WARISAN DARI BAPAK
Ambar mendekat, sementara Fira kulihat berlari ke dapur.
"Kamu ngapain lagi sih, Mas? Katanya kamu mau berubah, kok malah jadi kaya gini? Ya Allah, Mas! Sudah tua kamu itu! Kalau mau bertaubat, yang benar. Jangan taubat sambel doang!" cerocos Ambar sambil mengompres lukaku dengan air es.
"Perih, Mbar."
"Makanya, banyakin aja terus kaya gitu. Sok jagoan!" Kini giliran Mbak Imah yang berkata.