Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Payung Merah

Payung Merah

Tika memberi instruksi pada Reino dan Mike. [Hari ini aku bekerja di luar kantor] Tika mengirim pesan singkat pada Axel. [Jaga dirimu] Tika tersenyum [Baiklah, kau juga] ****** Sebuah restoran steik kelihatan cukup ramai malam itu, hampir tidak ada meja yang kosong. Tim yang terdiri dari tiga orang bernapas lega, karena merasa cukup beruntung masih mendapatkan meja. "Luar biasa, bagaimana bisa seramai ini hari ini? Apa semua orang sedang ingin makan steik?" Tika mengawali pembicaraan.
104.0K viewsOngoingAdded to Library 102 Times as warung ku
Read
+Library
Mata Batin

Mata Batin

Keadaan warung sangat ramai. Sepanjang perjalanan banyak sekali warung nasi dengan berbagai lauk. Ia tak tergiur sedikitpun. Warung sederhana dengan tembok terbuat dari anyaman bambu. Suasana warung itu mengingatkan Bara tentang kampung di seberang pulau. "Mau makan apa ngopi?" tanya penjaga warung. "Nasi satu Mak. Pakai sayur asam dan sambal terasi."
1019.2K viewsCompletedAdded to Library 479 Times as warung ku
Read
+Library
Jimat Tali Mayat

Jimat Tali Mayat

“Kagak ada bekas aer wudunya. Kucel-kucel begitu.” “Eh, ssttt ... jangan-jangan itu gerombolan orang gak bener, Mpok Leha-Mpok Yan-Teh Iim.” “Maksude, Bu Bariah?” tanya Welas. Pemilik warung tersebut menepuk lengan Welas, lantas menjawab, “Itu lho, Mbak, kayak rampok atau begal ‘gitulah. Pokoknya yang punya kerjaan ngerugiin orang dan gak bener.”
8.512.7K viewsCompletedAdded to Library 395 Times as warung ku
Read
+Library
Istri Tawanan Duke Utara

Istri Tawanan Duke Utara

Tok ... tok .... “Tuan, saya Martell. Izin menghadap.” Arsenio melirik ke arah pintu. “Masuk.” Martell membuka pintu. Dia melihat Arsenio tengah duduk di kursi yang tersedia di balkon kamarnya. Lelaki bermata biru dengan surai hitam itu menuang segelas anggur, lalu menikmatinya. “Apa yang ingin kau bicarakan?” Arsenio melirik Martell acuh tak acuh.
105.3K viewsOngoingAdded to Library 184 Times as warung ku
Read
+Library
SEKRETARIS CUPU KESAYANGAN CEO TAMPAN

SEKRETARIS CUPU KESAYANGAN CEO TAMPAN

Septa mengamati bangunan warung yang terbuat dari anyaman bambu ditopang tembok semen yang hanya separuh. Sementara itu, ada beberapa meja dan kursi di bawah dua pohon mangga yang berbuah lebat. Suasana masih lengang, bisa jadi karena belum waktunya jam pulang pabrik. Mereka keluar dari mobil lalu Ardan mengajak Septa masuk warung. Ada etalase berisi berbagai macam lauk, aneka gorengan berwadah nampan plastik bertutup transparan berada di atas meja dan ada pula aneka minuman berjejer rapi di depan etalase serta dalam showcase.
5.5K viewsCompletedAdded to Library 218 Times as warung ku
Read
+Library
Suami Preman Ternyata Sultan

Suami Preman Ternyata Sultan

Qasam mendorong motor matic tersebut mendekat ke arah warung. Dia usap keringat dengan lengan baju. “Mampir sini, Mas. Ngopi saja dulu!” pemilik warung tua ramah sekali. Inilah pertama kalinya Qasam mendorong motor di bawah terik matahari sampai berkeringat. Ia memasuki warung yang terbuat dari papan itu. Warung itu merupakan kedai kopi yang menjual berbagai macam menu sarapan, menyatu dengan warung sembako dan berbagai jenis sayur mayur mentah.
1043.4K viewsCompletedAdded to Library 1.1K Times as warung ku
Read
+Library
Pendekar Kera Sakti

Pendekar Kera Sakti

Tapi warok yang ini ternyata benar-benar mengejutkan Baraka. Ken Warok bertubuh kecil, pendek, kurus, rambutnya potongan cepak, mirip hansip sedang masa pendidikan. Usianya sekitar dua puluh enam tahun. Mengenakan pakaian serba hitam, komprang. Bajunya tak dikancingkan sehingga tampak tulang iganya yang bertonjolan mirip tangga berjalan. Hampir-hampir Baraka tidak mempercayai kalau orang yang mirip sebatang korek api itu bernama Ken Warok. "Aku ingin bertemu dengan Ken Warok, bukan kamu Kang."
1028.4K viewsOngoingAdded to Library 738 Times as warung ku
Read
+Library
Istri Kesayangan Juragan

Istri Kesayangan Juragan

“Belikan kangkung, tomat, sama tempe, ya, Nduk. Di warung Bu Sarti aja. Sekalian angin-angin…” Anin hanya mengangguk. Ia belum bicara sepatah kata pun sejak tamparan kemarin. Wajahnya tenang, tapi matanya masih menyimpan bekas luka yang belum reda. Ia melangkah melewati gang kecil, menuruni jalan tanah yang setengah becek. Suara ayam dan sapu lidi berpadu membentuk orkes pagi desa. Tak sampai lima menit, ia sampai di warung sederhana di pinggir jalan—atap seng, dinding triplek, dan bau rempah yang menyeruak dari panci-panci besar.
1.2K viewsOngoingAdded to Library 36 Times as warung ku
Read
+Library
(Bukan) Gadis Matre sang Juragan

(Bukan) Gadis Matre sang Juragan

"Panjang ceritanya. Kita berhenti saja di warung pinggir jalan itu. Saya rasa, sudah waktunya kamu mengetahui semuanya." Bayu membelokkan mobil pada sebuah warung sederhana yang terbuat dari kayu dan bambu. Di depan warung, ada papan kecil dengan tulisan tangan yang mempromosikan menu dagangan mereka. Ada beberapa macam menu sederhana yang tertulis di sana. Seperti nasi goreng, bakso urat, teh dan kopi panas istimewa. Untuk mempersingkat waktu mereka memesan dua mangkuk bakso dan dua teh hangat. Sembari menunggu pesanan datang, Bayu mulai bercerita. "Sekarang, dengarkan baik-baik," katanya, suaranya rendah, namun penuh penekanan. "Ini cerita yang mungkin akan mengubah cara kamu memandang sem
1022.3K viewsCompletedAdded to Library 848 Times as warung ku
Read
+Library
Dari Penguasa Kegelapan Menjadi Raja Pedang

Dari Penguasa Kegelapan Menjadi Raja Pedang

Di depannya tergantung sebuah spanduk lusuh dengan tulisan "Warung Sapi Rebus Keluarga Wang" Ia melangkah masuk. Di dalam, ada beberapa meja kayu bulat dengan bangku panjang. Tungku batu kecil menyala di pojok, menghangatkan ruangan yang sudah mulai dingin. Aroma daging sapi rebus dan arak bercampur di udara. Seorang pria paruh baya dengan wajah lelah menyambutnya di pintu. Ia mengenakan pakaian sederhana dengan celemek kotor di depan.
9.720.1K viewsCompletedAdded to Library 642 Times as warung ku
Show Reviews (14)
Read
+Library
Klan Qing
Izin promosi ya, Thor. Judulnya: Murid 3 Dewa Novel ini menceritakan petualangan Lin Chen hingga menjadi Penguasa Alam. Selain reinkarnasi Jenderal Perang dari Alam Atas, dia juga memiliki Tubuh Kaisar Langit yang Legendaris. Bahkan 3 Dewa Kuno mengangkatnya sebagai Murid mereka.
Jimmy Chuu
Meskipun membaca buku ini bisa menjadi buku mandiri, namun Lore dari kisah : Dari Penguasa Kegelapan Menjadi Raja Pedang adalah : 1. Warisan Artefak Kuno 2. Pewaris Kultivasi Iblis - Raja Kelelawar Hitam 3. Dari Penguasa Kegelapan Menjadi Raja Pedang
Read All Reviews
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status