Pernikahan Bayaran
Ia merasa ketahuan karena mama seolah tahu rencananya untuk meluruhkan janin itu jika saja ia benar hamil.
“Mama gak akan maksa kamu untuk cepet kasih cucu buat mama, tapi—kalo ternyata kamu hamil, kamu gak mungkin nolak kehamilan itu ‘kan?”
Natasya tertawa sumbang, “Ya gak mungkin lah, ma. Aku—juga mau cepet hamil, kok. Kasus—hamil karet itu—aku belum bisa menerima mas Abian sepenuhnya, ma. Aku yakin mas Abian juga gitu. Tapi setelah itu, perlahan, aku bisa liat kalo mas Abian—gak seburuk yang aku pikir. Jadi—bibit cinta—tumbuh di antara kita.”
Bab Populer