Selubung Memori
yang langsung membuatku menatapnya lurus, hingga Fal tidak enak hati, memutuskan berganti, “Iya, Fal juga suka teh.”
“Tidak apa, Nak.” Kara terbahak-bahak. “Pondok juga punya susu.”
“Sungguh, Kara duduk saja, biar aku yang buatkan,” kataku.
Jadi, ketika Kara mencari permainan kartu, aku membuatkan susu milik Fal, teh tawar untukku dan Kara. Layla bilang Fal tidak boleh dimanjakan, tetapi untuk urusan ini, kebijaksanaannya ada di aku, jadi kuputuskan memberi susu hangat.
Bab Populer