Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Aduh, Bosku Bucin

Aduh, Bosku Bucin

BAb 10 Marzuki menunduk, tangannya memegang surat pemecatan. Baru saja menemui Medi dan pihak HRD. Ulahnya di kota B sangat fatal membuatnya dipecat. Belum lagi kalau Bintang menuntut, sudah pasti dia dipenjara. “Langsung pergi, tidak usah inisiatif menemui Bintang apalagi menyebarkan berita bohong.”
101.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 60 kali sebagai web bucin
Baca
+Pustaka
Mafia Bucin Vs Wanita Penggila Uang

Mafia Bucin Vs Wanita Penggila Uang

Di depan bangunan yang dirancang mirip seperti sebuah gua, Yusuf bersama adik dan sekretarisnya berdiri memandang aneh bangunan itu. Vino, adik dari Yusuf bahkan ragu jika harus masuk ke dalam. “Aku tidak mau masuk ke dalam gua aneh ini Bang. Aku yakin di dalam banyak jebakan.” “Tapi tidak mungkin Big Bos menyuruh kita menemuinya secara langsung jika tidak ada hal penting.”
102.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 97 kali sebagai web bucin
Baca
+Pustaka
Editor Dingin Bikin Bucin

Editor Dingin Bikin Bucin

teriak pria tersebut dengan nada serius dan mendesak. Isabella menghela napas, mencoba mempertahankan ketenangan pikirannya. Meskipun demikian, suara teriakan tersebut membuat kekesalan dalam dirinya semakin meradang. Pria di luar tampaknya tidak berniat menyerah begitu saja. Suaranya terus memekakkan telinga Isabella, mengirimkan serangkaian kata yang mencoba meyakinkannya. “Dark Aurora, kami dari BelleVue Books serius ingin bekerjasama dengamu. Tolong, beri kami kesempatan...” Suara itu seperti mantra yang terus berulang, tak kenal lelah.
103.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 97 kali sebagai web bucin
Baca
+Pustaka
Bucin berujung Sengsara

Bucin berujung Sengsara

ucap penjaga warnet kesal. "Maaf, Mas. Geino mungkin hanya mengungkapkan apa yang dia rasakan. Walaupun bahasanya memang kurang tepat. Tapi mas jangan sembarangan bilang Geino anak nakal. Semuanya akan saya ganti, termasuk komputer yang kata mas gak bisa digunain lagi itu. Besok pagi saya kirim langsung ke sini." Batara merogoh dompet tebalnya, mengeluarkan uang lima lembar seratus ribuan. "Dan ini buat bayar seharian ini Geino main game." Urusan selesai, Batara membawa Geino keluar dari warnet itu. Kemudian masuk ke dalam mobilnya.
1021.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 733 kali sebagai web bucin
Baca
+Pustaka
MAS BUCIN, MILIKKU

MAS BUCIN, MILIKKU

Keesokan harinya, Gana mengajak Sera berkeliling kota untuk mencari tempat percetakan bersama. Tempat percetakan yang dipilih Sera masih dirahasiakan dari Gana. Harganya cukup fantastis, berkali lipat dari harga poster sempro dan skripsi. Lebih mahal juga dari baliho yang biasa dicetak untuk kegiatan kampus atau organisasi. Pokoknya tempat percetakan ini hidden gem banget, Sera dapat pujian lagi dari Kak Andra karena penemuannya ini tadi pagi. Jelas Sera menolak ajakan Gana. Padahal momen ini bisa diplesetin buat nge date al-ala, tapi Sera lebih memprioritaskan kepercayaan Golden Team.
581 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 16 kali sebagai web bucin
Baca
+Pustaka
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status