Friend with Benefit (Bahasa Indonesia)
“Ayo, tidak perlu di bahas lagi, tujuan kita ke sini adalah numpang makan, jadi nggak perlu memikirkan orang-orang yang berada di sini.”
“Kadang aku heran, apa yang ada di kepalamu itu hanya makan dan seks saja?” cibir Elena dan itu membuat Yogie semakin tertawa lebar.
Keduanya akhirnya memutuskan untuk ikut larut dalam pesta meski tidak di pungkiri jika pesta saat itu adalah pesta yang membosankan seperti biasanya. Elena sempat penasaran, sebenarnya mana keluarga Yogie? kenapa lelaki itu tidak mengajaknya ke tempat keluarganya? Dan untuk apa juga ia menginginkan hal itu? Elena menggelengkan kepalanya, menepis semua pikiran-pikiran aneh yang sempat melintas di otaknya.