Adik Ipar Malang
"Tante jangan khawatir. Untuk kasus Lilis, aku akan memberi pengertian kepada mereka. Aku yakin mereka pasti memaklumi. Sebenarnya ... sebenarnya Papa sama Mama sudah tahu kalau aku mencintai Lilis dari dulu. Tapi, mereka yakin kalau Lilis pasti menolakku, yang umurnya sembilan tahun lebih tua darinya. Nanti kalau sedang jalan, takutnya dikira om dengan keponakannya."
Aku menggaruk kepala yang tidak gatal sambil nyengir. Jujur, aku malu sekali mengatakannya. Aku 25 tahun, sedang Lilis masih 16 tahun, dengan wajahnya yang masih remaja. Entah apa lagi julukan yang akan teman-teman berikan untukku. Secara tidak sadar aku mengakui kalau diriku ini sudah tua. Bukan tua, tapi dewasa.
"Pfftt ...."