Kutukan Perjaka Tua
Jauh sebelum Bang Ayas mengacaukan perasaanku, memporakporandakan segala hal yang sebelumnya telah tersusun rapi.
Karena kenyataannya, kemarin-kemarin saat bersama Bang Ayas, rentang usia kami seolah lenyap tak berbekas. Aku bahkan lupa kalau tahun lahir kami terpaut cukup jauh karena semua mengalir begitu saja.
"Aku minta maaf. Gara-gara aku, kamu sama Bang Ayas jadi salah paham," kata Acha.
Aku tersenyum. "Nggak papa, kok. Emang jalannya udah kayak gini kali."