Tujuh Tahun yang Salah
Dengan tenang aku berkata, "Aku serius, Riki. Kita cerai saja."
Riki enggan mengalah dan malah terus mendesak, "Tisya, kamu kira kamu masih nona besar seperti dulu? Kamu itu nggak bisa hamil, tapi aku juga nggak pernah mempermasalahkannya. Aku memang punya beberapa selingkuhan di luar sana, tapi kan nggak pernah aku bawah pulang. Kamu …. "
Aku menyela ucapannya, "Tapi aku sudah jijik padamu, Riki."