Cinta Yang Salah
Mas Arkan mengambilkan tisu dari atas meja lantas menyeka air mataku, diusapnya dengan lembut.
"Maaf Intan, maafkan Mas, sekali lagi." Mas Arkan menangkupkan kedua telapak tangannya di depan dada, "Ini memang kesalahan Mas, tapi Mas tidak pernah menyangka bahwa Anton memasang cctv di kamarmu, dia sengaja tidak pulang karena sedang mengintai kita," ujarnya seraya merengkuh pundakku.