Satu Malam Untuk Selamanya
"Kamu nggak usah khawatir, Bulan. Nanti kita pesan dua kamar. Atau kalau mau kamu ajak Mecca sekalian."
Romeo ini memang nggak kira-kira ya? Apa dia lupa, dia mengajakku ke Venice, Italia, yang jauh di sana. Bukannya ke Depok atau Bekasi.
"Sorry, Romeo, aku nggak bisa ikut sama kamu," kataku memberi keputusan. Gila aja aku ikut dengannya. Apa penilaiannya nanti kalau tahu aku begitu gampangnya mengiyakan padahal kami baru saling mengenal hitungan hari?