Salah Ranjang
Keen lalu menutup laptopnya.
"Lagi pula bodoh sekali dia, bagaimana bisa dia percaya dengan orang itu. Jelas-jelas laki-laki yang ada di gunung itu aku. Tapi siapa orang yang mengetahui rahasia ini, bukankah saat itu hanya ada aku dan dia saja. Bagaimana bisa ada orang lain yang tahu hal ini, kecuali itu adalah Arnold atau mungkin dia sendiri yang membocorkan nya pada orang lain," gerutu Keen.
"Ah bikin pusing saja, dasar wanita menjengkelkan," ujar Keen yang saat ini sedang mengacak-ngacak rambutnya.