Om Duda!
tanya Doni mengelus rambut Disya lembut.
"Sekarang Bunda yakin, kamu memang sedang kenapa-kenapa," kata Dina menimpali.
Gadis itu duduk di sofa, diapit oleh Dina dan Doni, sedangkan Devan duduk di sofa single. Disya menarik napas panjang, lalu menghembuskannya perlahan. "Oke, janji sama Disya enggak ada yang boleh menyela ucapan Disya sebelum Disya selesai bicara."