TAK INGIN BERCERAI
Aku meringis mendengar ceritanya, tapi tak menghilangkan tekadku untuk mempunyai anak sendiri, dan melahirkan seperti dirinya.
"Sudah qodratnya wanita, Win. Haid, hamil, melahirkan, menyusui, itu sudah qodratnya wanita, kita itu kaum paling mulia di sisi Tuhan.. karna belum tentu pria bisa menahan rasa sakit saat melahirkan, belum tentu pria bisa tahan membawa perut besar selama sembilan bulan, pokoknya kita kaum yang istimewa, Win." Aku sok ceramah, sok bijak. Hanya menvoba menghiburnya saja. Tapi memang begitu yang pernah kudengar dari ceramah-ceramah di media sosial.