QUEEN: I LOVE YOU PAPA
Satu kata yang membuat hati Kanaya berdebar tidak terkendali, satu kata yang memberitahukan kabar bahagia, satu kata yang sudah mewakili isi surat elektronik itu, tanpa membaca keseluruhan isi yang keseluruhan menggunakan bahasa inggris.
Saat Dinnar masih membaca surat yang dikirim dati Al Azhar University Mesir itu, Kanaya yang sudah tidak bisa menahan rasa bahagia bercampur haru, langsung bergeser dari samping suaminya, menatap kepada putranya yang berdiri tepat dihadapannya, tengah mengulas senyum lebar. Senyum yang Kanaya yakini adalah senyum bahagia. Netra Kanaya berembun, perasaannya campur aduk, ia hendak maju memeluk sang putra, namun langkahnya terhenti saat Aflah terlebih dahulu me
Sikat na Kabanata