Luka Yang Sisa Kenangan
Namun kini, pria itu berlutut di hadapan patung dewa, kening menempel erat pada lantai yang dingin, penuh ketulusan hingga terlihat begitu merendahkan diri.
Sudut bibir Luna terangkat, rasa getir memenuhi dadanya.
Jadi, ternyata Rocky bukan tidak percaya pada dewa.
Hanya saja, dulu belum ada yang pantas membuatnya melakukan itu.
….
Saat Luna keluar dari kuil di atas gunung, hari sudah hampir senja.
Angin lembah berembus cukup dingin.
Dia merapatkan bajunya.
Baru saja hendak menuruni tangga batu, tiba-tiba sebuah bayangan hitam melesat dari balik pohon dan menghadangnya di depan.
Hot Chapters