PENDEKAR TAPAK DEWA
ucap La Mudu, “Aku akan mengampuni kalian. Tapi ingat, jika kalian ingkar sumpah dan kembali berbuat rusuh, maka kalian akan bernasib akan benar-benar mengenaskan. Di lubang semut pun sarang kalian, aku tetap menemukannya. Aku akan menghukum kalian. Ingat baik-baik namaku: Jawara Mudu! Jawara Mudu tak pernah ingkar sumpah!”
Mendengarkan nama itu, bukan hanya kesepuluh laki-laki perusuh itu yang dibuat sangat kaget, bahkan semua warga dibuat merasakan hal yang sama. Hanya bedanya, kesepuluh laki-laki perusuh langsung pucat karena sangat ketakutan, sementara segenap warga dibuat terbelalak dan langsung menatap wajah La Mudu dengan tatapan takjub seolah tak ingin berkedip.