Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Jejak di Balik Pesantren

Jejak di Balik Pesantren

Di sana, para tokoh membacakan kisah mereka. Para pembaca mendengarkan bukan untuk menyunting, tetapi untuk memahami. Muncul pemahaman baru: “Menulis adalah tindakan hidup. Membaca adalah tindakan berempati.” Para Pembaca yang Tertinggal mulai menemukan bentuk baru: bukan sebagai penafsir tunggal, tetapi sebagai cermin makna yang tumbuh bersama cerita. Kai menatap langit yang sebelumnya retak. Kini perlahan menyatu.
2.6K viewsCompletedAdded to Library 102 Times as membaca puisi
Read
+Library
AEONIAN : Yang Pernah Terjadi Akan Abadi

AEONIAN : Yang Pernah Terjadi Akan Abadi

kata ketua kelas Alana “Aku punya ide, bagaimana kalau musikalisasi puisi?” usul Ardhana “Bagus” kata ketua kelas Alana “Setuju” kata Araya “Sepakat” kata teman-teman Alana yang lainnya “Lalu, siapa yang akan membaca puisi dan membuat instrumen? Kita belum latihan sama sekali” kata Alexa
107.4K viewsCompletedAdded to Library 265 Times as membaca puisi
Read
+Library
Di mana Rindu ini Kutitipkan

Di mana Rindu ini Kutitipkan

“Wah, keren. Besok acaranya jam berapa?” “Aku mengumpulkan teman-teman pukul 16.00 di depan ruko. Oh iya, besok ikut ngisi baca puisi ya.” “Wah, aku penonton saja Bang, tidak bisa baca puisi.” “Loh, jangan merendah dong. Pokoknya besok harus baca puisi. Sampai ketemu besok.” *
103.5K viewsOngoingAdded to Library 117 Times as membaca puisi
Read
+Library
From Allah to Allah

From Allah to Allah

Dia menatap Kearah langit sambil membacakan sebuah puisi yang masih ia hafal jelas dalam ruang otaknya. Fathan mulai membaca puisinya itu dengan suara yang bisa dibilang sangat nyaring dihamparan dandelion yang dia tiduri. Suaranya yang sangat nyaring seakan-akan ingin didengar oleh sekitarnya. Saat ini, Saat Aku berharap kau mengerti. Angin selalu menghembuskan hadirnya pada sepi yang kian menguat.
102.4K viewsOngoingAdded to Library 97 Times as membaca puisi
Read
+Library
Hubungan Rahasia Dengan Tunangan Duke

Hubungan Rahasia Dengan Tunangan Duke

senyum Claire kini merekah bersamaan dengan keheningan yang ia ciptakan begitu ia selesai membaca puisi yang kubuat. aku tidak tau apakah ia terkesima atau menyadari bahwa seseorang yang tertulis didalam puisi itu adalah dirinya. namun begitu Claire selesai membacanya, ia menutup buku tersebut dan menyodorkan kembali kepadaku. "Puisi yang indah. saya cukup menyukainya"
101.4K viewsOngoingAdded to Library 50 Times as membaca puisi
Read
+Library
Rumah Tengah Hutan

Rumah Tengah Hutan

Sisanya, menghitung untung pribadi. Satu tembok telah selesai ditulisi oleh Mei sebuah puisi. Sepuluh kali aku membaca puisi itu, sepuluh kali pula aku tidak mengerti maksudnya. Pahamku, hanya menerangkan tentang kemalangan manusia, sisanya tidak ada. Kapan-kapan kalau ada waktu, aku akan bertanya kepada dia tentang isi puisi ini.
8.99.9K viewsCompletedAdded to Library 316 Times as membaca puisi
Read
+Library
Dinikahi Dosen

Dinikahi Dosen

Huznuzon aja, mungkin mereka mengadakan santunan sudah sering, karena duitnya masih banyak, jadi bisa dipakai untuk acara mewah gini. "Saatnya pembacaan puisi dari Wandy untuk istri tercinta, mari kita nantikan dengan mengheningkan suasana." Semua orang tidak ada yang bicara, sehingga suasana menjadi hening. Musik ala-ala klasik romantis mulai dibunyikan. Aku hanya melongo saja, mengamati. Wandy, mulai menggenggam tangan Arsel ala-ala drama korea. Membacakan puisi cinta yang indah bait-baitnya.
1036.0K viewsCompletedAdded to Library 1.2K Times as membaca puisi
Read
+Library
Khair dan Khaira

Khair dan Khaira

Maka, membahas Iqra' saja tidak akan selesai dalam skripsi Khair. Membaca itu sendiri adalah nafasnya literasi. Sederhananya, dari membaca seseorang akan mampu mencerna bacaannya dan mengamalkan apa yang dibacanya. Kemampuan seseorang dalam memahami bacaan (baik itu tekstual maupun konstekstual) dan mengamalkanya dalam kehidupan sehari-hari, itulah yang dinamakam literasi.
1011.7K viewsCompletedAdded to Library 304 Times as membaca puisi
Show Reviews (85)
Read
+Library
Eneng Susanti
Siapapun yang membaca cerita ini, tolong berikan tanda dengan komen atau ulasan. Walau hanya sepatah dua patah kata, itu sangat berarti bagi penulisnya 🥲 Terima kasih buat semua yang sudah memberikan ulasan ...
Agatha Orchidas
ternyata cerita ini manis kak... ... aku suka alurnya, aku gak paham ttg bahasa yg bagus baik dan benar itu seperti apa... sejauh ini bagiku bahasa hanya penghantar penyampaian kata... intinya aku suka... ... semangat terus kak... lanjut ya... ...
Read All Reviews
Pendekar Romantis

Pendekar Romantis

“Bunga yang indah, harus di dekati kumbang yang gagah… “Bunga akan mudah dinikmati aromanya, kalau si kumbang bersikap jantan… “Persemaian bunga dan kumbang menciptkan bunga-bunga lain bertumbuh kembang… “Bunga…jangan dibiarkan layu sendiri, kumbang harus mengisapnya sampai sang bunga tertunduk malu” Itulah puisi yang selalu Malaki baca dan kini ia hapal di luar kepala. Tanpa Malaki sadari puisi itu bermakna sangat dalam.
10134.3K viewsCompletedAdded to Library 3.2K Times as membaca puisi
Show Reviews (22)
Read
+Library
KSATRIA PENGEMBARA
Numpang promo y kk LEGENDA RAJA PENDEKAR Kisah perjalanan seorang pendekar muda bernama Jiu Long, hingga mencapai tingkat derajat tertinggi di dunia kependekaran saat itu. Menjadi orang nomor 1 di dunia persilatan dan mendapat julukan sebagai RAJA PENDEKAR. Jangan lupa mampir ya. Terima kasih...
Embunayu
Kak author yang baik. ijin promosi novel pertama saya ya Judul: Perjalanan Jati Diri Pendekar Pedang Api cerita: Perjalanan mencari jati diri Pangeran Karna setelah diusir karena dia adalah Sampah. Dibantu leluhur dan Dewa Perang dirinya menemukan inti jiwanya dan menjadi pewaris terkuat
Read All Reviews
Kupu-Kupu Kertas

Kupu-Kupu Kertas

Karena sudah tau bagaimana rasanya mati dalam hidup. "Coba kamu deklamasikan satu puisi di sini. Saya sedang butuh hiburan rohani. Bisa 'kan Mayang? Tadi kamu bilang bahwa rembulan saja bisa kamu curi demi menyenangkan saya, masa membaca puisi saja tidak bisa?" ejek Bu Mitha. "Tentu saja, Bu. Apa yang tidak buat Ibu," Mayang tersenyum. Bu Mitha ini pintar sekali membalikkan kata-kata.
1031.6K viewsCompletedAdded to Library 789 Times as membaca puisi
Read
+Library
PREV
1234567
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status