Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Mas Ganteng

Mas Ganteng

“Nanti kamu bisa coba juga buat menulis atau menggambar.” “Menulis?” Gerta terbebalak antusias. “Iya, menulis. Kamu bisa mencoba menulis cerita yang kamu mau atau menggambar sesuatu yang kamu sukai.” Gerta tampak berpikir. “Mmm … kalau menggambar aku udah sering, tapi kalau menulis … aku belum pernah.” “Itu bisa kamu coba mulai sekarang. Kamu kan suka membaaca buku dongeng, nanti kalau kamu bisa menulis, kamu bisa membuat cerita dongeng sendiri.”
7.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 261 kali sebagai yang menggambar
Baca
+Pustaka
Pembalasan Istri Kumal

Pembalasan Istri Kumal

Mutia menggambar sebuah keluarga, ada dua orang dewasa dan dua gadis cilik dengan warna pelangi mengitarinya. "Assalamualaikum." Sri berkata dengan lembut. "Waalaikumsalam." Mutia menjawab dan menatap Sri dengan senyum yang hangat. "Sibuk sekali, sedang apa?" Tanya Sri matanya lekat menatap kertas yang kini sudah di penuhi coretan gambar yang cantik. "Menggambar, Mutia kangen bisa gambar begini, jelek ya tante?" Sri menggeleng dengan cepat, wanita itu lalu duduk dan mengambil hasil gambar gadis cilik itu.
8.9277.8K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 8.6K kali sebagai yang menggambar
Baca
+Pustaka
Hello, My EX

Hello, My EX

Raga tertawa sombong dengan tangan bersidekap. Raga membawa Rea ke sebuah danau buatan yang untunglah cukup sepi. Cowok itu ingin menunjukkan salah satu hobinya sejak kecil, menggambar. "Coba lo gambar satu karakter. Nggak usah detail sampai shading. Cukup sketsa kasarnya aja," tantang Rea. Raga menyeringai. "Apa imbalannya? Nantangin gue tanpa keuntungan itu bukan gaya gue."
108.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 279 kali sebagai yang menggambar
Baca
+Pustaka
Bocilnya Mas Duda

Bocilnya Mas Duda

Lily menyodorkan buku tulis yang membuat ku tersentak kaget, dengan tergagap aku memeriksa pekerjaan Lily. "Bagus kok. Sudah bagus! Lily hebat sekali!" Puji ku mengelus rambut halus Lily yang terkepang rapi. Lily bersorak gembira, "Yey! Sekarang giliran menggambar! Lily suka sekali menggambar!" Aku tersenyum mendengar nada antusias Lily. "Bagaimana jika menggambar gunung?" Lily menggeleng, "Kemarin sudah menggambar gunung! Lily mau menggambar yang lain!"
2.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 57 kali sebagai yang menggambar
Baca
+Pustaka
KEBANGKITAN PENDEKAR RAJA IBLIS

KEBANGKITAN PENDEKAR RAJA IBLIS

Arash tersenyum senang, ia lalu menggambar mawar dengan jumlah yang banyak, seperti sebuah buket, Arash membayangkan sebuah mawar merah. "Srrriinng!!" seolah paham dengan apa yang Arash mau, kuas ajaib kembali menciptakan mawar asli seperti yang ia bayangkan. "Terima kasih Arash!!" Wang Yulie berjinjit dan mengecup pipinya, membuat teriakan masing-masing murid perguruan Wunan bergemuruh ingin maju meminta digambarkan sesuatu kepada Arash. "Arash, buatkan aku gambar bakpao daging!"
1022.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 665 kali sebagai yang menggambar
Baca
+Pustaka
Corona Love

Corona Love

tanyaku penasaran. “Nah ini uniknya. Mungkin beda ya di tiap tempat, tergantung perusahaan atau penyelenggaranya. Tapi yang kualami justru disuruh gambar pakai kursor gitu.” Lyna antusias saat menceritakannya. “Pakai kursor? Gimana caranya?” aku semakin penasaran. “Kamu udah sering pakai “Paint” di komputer ‘kan? Nah kayak gitu caranya. Jadi kita ngegambar kayak kalau lagi pakai Paint.” Terangnya.
3.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 104 kali sebagai yang menggambar
Baca
+Pustaka
SURGA YANG TAK DIINGINKAN

SURGA YANG TAK DIINGINKAN

Hingga pada suatu hari Mas Zian akhirnya tahu kalau aku telah menjebaknya dengan obat perangsang. "Kamu tidak hamil kan Lia?" tebak Mas Zian setelah kami memadu kasih. "Aku ha-hamil, kok Mas," jawabku dengan gugup. Mas Zian menatapku dengan saksama dan bertanya, "Tapi kenapa kamu agresif sekali. Bukankah kalau sedang hamil muda tidak boleh seperti itu?" "Aku nggak tahu Mas," jawabku sambil tertunduk.
9.725.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 516 kali sebagai yang menggambar
Baca
+Pustaka
Mendadak Jadi Istri Suami Kontrakku Yang Dingin

Mendadak Jadi Istri Suami Kontrakku Yang Dingin

tanyanya sambil menatap lembut. Alana sempat terkejut, lalu mengangkat kepalanya. “Aku bosan. Ternyata aku lebih suka menggambar dibanding memasak,” jawabnya jujur. Dave tersenyum tipis, tidak menunjukkan keberatan sedikit pun. “Aku merasa menggambar membuatku jauh lebih tenang. Ada banyak hal yang bisa aku ekspresikan lewat setiap sketsa.” Senyum Alana merekah, matanya berbinar.
109.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 244 kali sebagai yang menggambar
Baca
+Pustaka
Kebangkitan Kembali Sang Phoenix

Kebangkitan Kembali Sang Phoenix

Cairan merah pun mulai bercucuran membasahi lantai yang terbuat dari marmer mahal itu. "Kau tahu, saat aku kecil dulu aku suka sekali menggambar, walaupun hanya garis abstrak saja. Tapi karena aku baik hati, aku akan memperlihatkan gambarku padamu, tapi tidak ada kertas disini, jadi aku akan menggambar di tubuhmu." Li Yue membuat goresan panjang di kedua tangan dan kakinya. "Hhmmppttt," ronta Fuan Gu
101.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 24 kali sebagai yang menggambar
Baca
+Pustaka
Dia Gampang Dibujuk

Dia Gampang Dibujuk

yang dia katakan sendiri, sudah kupenuhi untuknya. Seorang mantan yang memenuhi syarat seharusnya seperti sudah mati. Setelah meletakkan ponsel, aku kembali memangkas mawar di hadapanku. Ini adalah sebuah kota kecil di tepi laut Fransia. Matahari bersinar cerah dan udara selalu dipenuhi aroma bunga serta garam laut. Dengan tabungan yang benar-benar menjadi milikku saat aku pergi, aku mengambil alih toko bunga kecil ini.
3.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 69 kali sebagai yang menggambar
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status