Budak Kesayangan Sang Tiran
Bayi itu, yang diberi nama Evangeline, mirip dengan nama ibu Lysandra, dengan nama tengah Seraphina—terbangun sebentar, membuka matanya yang biru, lalu tersenyum kecil sebelum tertidur lagi.
Xylas menatap putrinya, lalu menatap istrinya. Di dalam hatinya, dia bersyukur pada takdir, pada para leluhur, pada semua kekuatan baik di alam semesta yang telah mempertemukannya dengan wanita ini, yang telah memberinya cinta, kebahagiaan, dan sekarang, seorang putri.
“Aku mencintaimu, Lysandra,” bisiknya. “Lebih dari apa pun di dunia ini.”