Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Ibu dari Anak Kakaknya Mantan

Ibu dari Anak Kakaknya Mantan

"Lila, lagu apa yang tadi kamu nyanyikan?" Mata Lila berbinar, lalu ia mulai bernyanyi dengan suara riangnya. "Twinkle, twinkle, little staw... how I wondew what you awe..." Mila Rose tertawa kecil. "Lila pintar sekali, ya. Suaranya juga bagus." Lila tersenyum malu-malu. "Hehehe... Lila like to sing! Mommy always sing with me!" Naura tersenyum, merasa hangat melihat interaksi itu. Walaupun masa lalu masih membayangi, setidaknya malam ini, ada secercah harapan untuk masa depan yang lebih baik.
1.3K viewsOngoingAdded to Library 29 Times as your voice were lullabies
Read
+Library
Cacian Keluarga SuamiKu

Cacian Keluarga SuamiKu

Lira menutup mata. Ia mulai bernyanyi pelan, dengan suara yang pernah diajarkan hutan kepadanya saat usia sepuluh tahun. Nada itu bukan lagu manusia. Ini lagu yang hanya bisa dinyanyikan oleh seseorang yang pernah disentuh cahaya. Melodi itu mengalun — menghangatkan udara, menenangkan tanah, mengendurkan kabut. Cahaya makhluk itu perlahan berubah, dari abu-abu gelap menjadi lebih jernih, lebih lembut.
103.3K viewsOngoingAdded to Library 103 Times as your voice were lullabies
Read
+Library
Pernikahan Jebakan: Dimanja Sang Presiden

Pernikahan Jebakan: Dimanja Sang Presiden

Di saat bersamaan, dia mendengar anak-anak mencuci baju sambil bernyanyi. "I am sailing, home again cross the sea. I am sailing, stormy waters, to be near you, to be free. I am flying ...." Lance mendengar nyanyian tersebut dengan jelas. Alunan dan lirik yang begitu familier. Seketika, sekujur tubuh Lance sontak membeku. Dia mendekati anak-anak yang sedang bernyanyi ....
9.34.9M viewsCompletedAdded to Library 123.2K Times as your voice were lullabies
Show Reviews (1893)
Read
+Library
Mhealie 99
cerita nya seru sayang nya dari satu bab 10 koin sekarang sudah 14 koin, bantuan penerima koin juga sedikit tolong dong jangan di tambah lagi koin untuk membaca setiap bab nya, walau di tambah tapi mendapatkan koin nya di permudah juga..
Iss
utk Paviliun Angin, bnr² tega bgt ya.bisa²nya bikin ak maraton baca selama 26hr nggak peduli hbs jutaan buat beli koin smpe mataku kyk panda bengkak ngkak ngkak.kadang smpe lupa mkan. Tolong UPDTEnya yg banyak&jgn lama². jgn bikin aku tersiksa krna penasaran cerita selanjutnya......
Read All Reviews
Dikira S Rank, Ternyata Aku Babysitter F Rank

Dikira S Rank, Ternyata Aku Babysitter F Rank

Wanita itu perlahan melepaskan pelukannya. Lalu membungkuk hormat sekali lagi. “Perkenalkan.” Tangannya menyentuh dada perlahan. “Nama saya Lullaby.” “Pengasuh utama House Nightfall.” ZAP. Critical hit. Valerian langsung melotot brutal. “MMPHHH?!” (PENGASUH UTAMA?!) Elena juga ikut terdiam. Tatapannya perlahan berpindah dari Lullaby…
102.0K viewsOngoingAdded to Library 62 Times as your voice were lullabies
Read
+Library
Beautiful Darkness

Beautiful Darkness

“Katanya memainkan rambut dapat membuat rasa kantuk datang lebih cepat.” Ele tersenyum simpul mendengar penuturannya. “Mamamu benar. Aku mulai mengantuk.” “Mamaku dulu juga suka menyanyikan lullaby jika aku kesulitan tidur.” Kenangan di masa lalu terbersit di benak Ele. Ia teringat akan kenangan saat ibunya menyanyikan lagu ‘Somewhere Out There’ jika ia mulai rewel tak mau tidur sewaktu kecil. Sang Ibunda akan menepuk-nepuk pantatnya seraya menyenandungkan tembang itu dengan alunan suara merdunya. Ia sangat suka suara mamanya. Ele rasa ibunya lah pemilik suara terindah di dunia. Suara yang pertama kali ia dengar ketika ia muncul di dunia.
106.0K viewsOngoingAdded to Library 187 Times as your voice were lullabies
Read
+Library
PREV
123
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status