Reinkarnasi Dewa Terkuat
Tepat saat itu, Peri Ziyun berdiri dan menyelamatkannya.
Peri Ziyun berdiri dengan anggun, sosoknya lentur dan menawan. Bibir merah cerinya sedikit terbuka, napasnya selembut anggrek. Mata indahnya, saat memandang sekeliling, bergelombang seperti air musim gugur, sangat memikat, seolah bisa berbicara.