Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Simpanan Sang Miliuner

Simpanan Sang Miliuner

Sekali lagi terima kasih. Info selanjutnya follow I*: abigail_kusuma95 With Love, Abigail Kusuma.
1022.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 752 kali sebagai 뱅커
Baca
+Pustaka
Test Book

Test Book

Penapika12268
Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test
1.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 42 kali sebagai 뱅커
Baca
+Pustaka
AJISEKA

AJISEKA

Sret Bagh! Tiba-tiba tendangan keras menghantam perut Ajiseka, kecepatan gerakannya luar biasa cepat. Bahkan, Ajiseka tidak sempat menghindar. Namun, nyatanya tendangan itu tidak berarti apa-apa untuk Ajiseka. “Ku anggap kaulah pelaku pembunuhan ini, anak muda!” ucapnya setelah berhasil melesakkan serangan dadakan ke tubuh Ajiseka.
9.53.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 72 kali sebagai 뱅커
Baca
+Pustaka
Pembalasan Sang Bandar

Pembalasan Sang Bandar

"Gimana Robert, apakah pria itu sudah memberikan uang yang kita mau?" tanya Xander kepada bawahannya, sekaligus kaki tangannya. Mereka sedang duduk berdua di cafe dekat taman dipinggiran kota.
1.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 48 kali sebagai 뱅커
Baca
+Pustaka
ARTUR

ARTUR

tanya jenderal Banin. "itu yang jadi masalah besar jemderal penawar dari racun itu tidak pernah di ketahui" jawab tabib itu. >> Di depan kamar tuan Arfen Artur menunggu gurunya pulang Artur marah karena dia harus berlatih sendiri tanpa gurunya. "hei Artur kenapa kau disini? " tamya guru Jeje "aku menunggu guru Arfen dia harus menjelaskan kenapa dia pergi tanpa mengatakan sesuatu padahal aku sudah menunggunya lama"
102.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 53 kali sebagai 뱅커
Baca
+Pustaka
Ku Bayar Derita Ibuku sebagai Menantu

Ku Bayar Derita Ibuku sebagai Menantu

tanya Hera. “Siapa yang mau pinjam di bank-bank kaya gitu. Ibu mau pinjam di bank nya Bu Tohir, orang batak yang biasa pinjamkan uang itu loh.” “Kalau pinjam di orang Batak, bukannya bunganya besar Bu?” tanya Hera. “Iya. Nggak apa-apa lah, yang penting bisa dapat uang cepat,” jawab Bu Rodhiah. “Ya udah kalau ibu maunya gitu. Aku terserah ibu aja,” ujar Hera kemudian meninggalkan ibunya.
104.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 152 kali sebagai 뱅커
Baca
+Pustaka
JEJAK SANG PEWARIS

JEJAK SANG PEWARIS

tanya Edward, memastikan. Sarah mengangguk seraya menjawab, “Benar. Nama lengkapnya memang Viona Margono. Semua orang tahu bahwa Keluarga Margono adalah pemain lama dalam bisnis perbankan. Kita dapat mengajukan pinjaman kepada bank milik Keluarga Margono.” Edward sedikit terperanjat mendengar penjelasan Sarah. Dia sebenarnya tahu bahwa Viona adalah jalan keluar terbaik saat ini.
1025.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 707 kali sebagai 뱅커
Baca
+Pustaka
Menantu Dewa

Menantu Dewa

IQ-nya rendah, ya? Saat ini, seorang lelaki paruh baya yang merupakan kepala bank berjalan keluar dari ruangan. Dia spontan mengerutkan keningnya ketika melihat kericuhan di luar sana. “Ada apa ini?” Viona langsung berkata, “Pak, lelaki ini mencuri kartu hitam nasabah kita. Dia datang untuk mengambil semua uang dari kartu itu!” Apa? Kartu hitam?!
9.374.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.7K kali sebagai 뱅커
Baca
+Pustaka
Terperangkap Pesona Pria yang Kukira Lumpuh

Terperangkap Pesona Pria yang Kukira Lumpuh

Seraya tersenyum dia berkata, "Gunakan punyaku." Pelayan terkejut dengan tindakan Anna yang tiba-tiba. Dia menunduk dan melihat kartu hitam dengan nama bank ternama di Swiss tercetak di atasnya. Seketika hatinya gemetar, dia tahu harus menggunakan kartu milik siapa. Pelayan segera tersenyum pada Anna, "Baik, mohon tunggu sebentar."
1045.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.6K kali sebagai 뱅커
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
456789
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status