Istri Kesayangan Mafia Posesif
Dealer, seorang pria paruh baya berjas hitam, hanya mengangguk singkat lalu membagikan kartu.
"Banker dapat lima… Player tiga." Suaranya datar, namun Fenric menangkap kilatan gugup di matanya.
"Tambah kartu."
Kartu terakhir dibuka. "Banker delapan."
Senyum tipis terlukis di bibir Nero. "Lihat? Mudah."
"Itu bukan keberuntungan biasa," bisik Fenric menatap Nero sedikit curiga.
"Di sini, keberuntungan diciptakan … bukan ditunggu."