Penguasa Hati
Itu terlalu klise, seperti cerita-cerita murahan di novel romansa yang pernah ku baca diam-diam di ponsel Rina.
Rina di depan sudah memutar tubuhnya sedikit, memandang ke arahku dengan mata berbinar-binar, tangan menutupi mulutnya. Aku mengabaikannya. Ini hanya gangguan, gangguan yang sangat besar. Pria tampan, kaya, dan misterius. Tipe yang paling harus ku hindari.
Dr. Hadi, yang biasanya selalu disiplin dan tegas, hari itu malah tersenyum ramah. "Oh, Tuan Muda Azlan. Silakan masuk, silakan. Kamu bisa duduk di mana saja yang kosong."
Hot Chapters