Dikira Miskin Saat Menghadiri Hajatan Tetangga

Dikira Miskin Saat Menghadiri Hajatan Tetangga

last updateTerakhir Diperbarui : 2023-01-27
Oleh:  Lian NaiOngoing
Bahasa: Bahasa_indonesia
goodnovel4goodnovel
10
6 Peringkat. 6 Ulasan-ulasan
70Bab
127.8KDibaca
Baca
Tambahkan

Share:  

Lapor
Ringkasan
Katalog
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi

Bukankah tolok ukur sebuah kekayaan bukan dilihat dari seberapa banyak perhiasan yang dipakai? Maya, pendatang baru di Perumahan Citra Kencana disindir habis-habisan oleh para tetangganya karena datang ke Acara Hajatan tanpa menggunakan perhiasan. Banyak yang mengira jika suami Maya adalah pekerja cuci piring di Restoran Cempaka, Restoran yang jaraknya lumayan dekat dengan Perumahan tempat ia tinggal. Karena sedang mengurus pembangunan cabang Restoran yang baru, Abian-- suami Maya meminta Sang Istri untuk datang ke Restoran Cempaka dan mencari tahu apakah benar Restoran yang ia amanah kan pada Kepala Restoran baru bernama Satria itu sedang mengalami kebangkrutan? Maya kaget saat sampai di dalam Restoran. Satria yang ternyata suami dari tetangganya yang bernama Eti itu tidak mengenal dirinya sebagai istri Abian. Bahkan suami istri itu mengusir Maya dan mengira Maya adalah istri dari tukang cuci piring di Restoran. Maya direndahkan, dihina halu, diusir dan diperlakukan tidak baik. Bagaimana kelanjutan ceritanya? Apakah Maya akan diam saja diperlakukan semena-mena oleh bawahan suaminya?

Lihat lebih banyak

Bab 1

Hanya Karena Perhiasan

Istana Argantara Group, New York.

      Plak!

     "Sehan, kurang ajar sekali kamu! Beraninya kamu melawan mama tirimu. Sudah papa bilang, kalau dia sekarang istri papa, Apa yang menjadi keinginannya maka itu yang terjadi!" tegas lelaki setengah baya pemilik Argantara Group.

     "Tidak, Pa. Sampai kapanpun Sehan tidak akan pernah mau mengakui wanita itu sebagai mama Sehan! Mama Sehan hanya mama Rena!" tolak Sehan. 

   Sehan merasa apa yang dilakukan ayahnya sangtlah tidak adil. Ibu Sehan-Rena baru juga tadi siang dimakamkan, sang ayah sudah menyerahkan semua urusan rumah pada Alinda-ibu tiri Sehan. 

     Plak!

    Lagi-lagi tuan Arka Argantara menampar pipi putra tunggalnya. Sehan memejamkan matanya sambil mengusap pipinya yang terasa panas. "Pa, sampai kapanpun Sehan tidak akan mau mengakuinya!" teriak Sehan dengan bibir yang bergetar menahan amarah. 

       Amarah Sehan sudah memuncak, namun tidak bisa ia lampiaskan amarahnya itu pada lelaki yang sudah menduakan ibunya. Sehan hanya bisa menunduk dalam seraya memegangi pipinya.

    "Mas ... Sudahlah, biarkan saja, aku sudah biasa begini. Memang aku bukan ibu yang baik. Lebih baik aku yang meninggalkan rumah ini!" Alinda sengaja memperkeruh suasana. Sengaja ia ingin membuat hubungan ayah dan anak hancur. 

   Tuan Arka menarik tangan Alinda, namun tiba-tiba tubuh tuan Arka terjatuh. "Mas ... kamu kenapa?" teriak Alinda. 

Sehan bergerak mendekat ke arah sang ayah, namun didorong oleh Alinda. "Pergi kamu, Sehan! Papamu begini semua itu karenamu. Pergi kamu dari sini. Penjaga bawa Sehan keluar dari rumah ini!" teriak Alinda kencang. 

     Dua orang penjaga itu terlihat bingung, antara mematuhi Alianda atau Sehan. Tatapan tajam dari Alinda membuat ciut nyali kedua penjaga itu untuk menolak perintahnya. Gegas dua penjaga itu membawa Sehan keluar rumah. Sehan memberontak, namun tenaga yang ia punya kalah jauh dengan dua orang penjaga itu. 

    "Maaf, Tuan. Sebaiknya anda tidak melawan. Tinggalkan rumah ini jika ingin anda selamat. janagan sampai nyonya Alinda berbuat nekad pada anda. kami masih mengharapkan Argantara Group kembali berjaya," ucap salah satu penjaga dengan tatapan penuh makna. 

     Sehan diam tidak melakukan perlawanan lagi setelah mendengar perkataan penjaga. Ia menatap mata si penjaga, lalu mengangguk paham. Sehan menangkap bahwa ada yang tidak beres dengan kematian sang ibu dan juga sakitnya sang ayah. 

     Dengan mobil sportnya Sehan meninggalkan rumah penuh kenangan itu. Mobil sport Sehan berhenti di sebuah rumah sederhana milik sang ibu. Mata Sehan mengembun, ia menyesal karena sudah meninggalkan sang ibu sendirian menghadapi Alinda. 

       "Andai aku tidak egois mementingkan egoku sendiri dan menemani mama, pasti mama masih hidup. Aku curiga jika Alinda sudah berbuat jahat pada mama, aku akan menyelidiki semua!" gumam Sehan mengingat apa yang dikatakan oleh penjaga tadi. Penjaga yang sudah ikut keluarganya bertahun-tahun. 

    Tiga bulan kemudian. 

       Seperti biasanya, di pagi hari Sehan masih bergelung di selimutnya. Di saat yang lain tengah berusaha keras berjuang mengejar waktu agar tidak terlambat masuk kerja, Sehan masih enak tidur. Apalagi setelah tahu kalau sang ayah sudah dirawat di rumah saja. 

     Kemewahan dan nyamannya hidup serba ada membuat Sehan tidak peduli dengan sindiran sang ayah waktu itu. Sehan tidak mau membantu ayahnya di perusahaan. Sehan ingin menjadi seorang model. Untuk itu ia paling malas jika diperintah sang ayah untuk datang ke kantor, walaupun hanya sekedar main saja. 

        Sehan membaca pesan itu. Detik berikutnya, rahang Sehan mengeras. Mata dengan iris Coklat hazel, menatap tajam isi pesan itu. 

    "Apa? Tidak mungkin! Tidak mungkin perusahaan papa bangkrut!" teriak Sehan tidak percaya dengan berita yang dikirimkan oleh ibu tirinya itu. 

     Tubuh Sehan seketika terasa lemas tidak bertulang, ia ambruk di lantai. Bagaimana tidak sedih selama ini semua biaya hidupnya yang serba mewah ditanggung oleh perusahaan sang ayah. Sekarang perusahaan itu bangkrut, bagaimana Sehan akan bisa hidup seperti sebelum ayahnya menikah lagi.

       "Tidak ... Ini tidak benar! Aku harus ke kantor untuk memastikan sendiri apa benar berita yang dikirim Alinda ini benar." Sehan menggeram marah sembari mengepalkan telapak tangan kanannya. 

     Sehan menyambar kunci mobil dan bergegas menuju ke kantor Argantara Group. Tidak butuh waktu lama untuk sampai ke sana. Kini pemilik tubuh Atletis dan wajah bak dewa Yunani kuno itu berdiri di depan pintu utama Argantara Group. 

     Langkah tegap Sehan tidak mampu menarik perhatian para pegawai kantor yang lalu lalang. Sehan terheran merasa dirinya asing di tempat itu. Dulu setiap Sehan datang, para pegawai kantor langsung menyambut dan memberi hormat kepadanya sebagai pewaris tunggal perusahaan. 

     "Kenapa semua terasa asing? Kenapa mereka seperti tidak mengenaliku? Ada apa dengan mereka?" Sehan bermonolog dengan dirinya sendiri karena tidak ada satupun pegawai yang menyapa Sehan. 

   "Aku harus menemui Paman Arthur." Sehan melangkahkan kakinya ke arah ruangan di mana menjadi ruang kerja manager personalia Argantara Group. 

    "Paman Arthur," panggil Sehan pada sosok yang duduk di kursi kerja dengan posisi membelakangi siapapun yang datang. 

  Sehan terkejut saat lelaki itu memutar kursinya dan sekarang menghadap Sehan. "Siapa kamu? Di mana paman Arthur?" ucap Sehan dengan nada terkejut.

    Sehan baru dua Minggu yang lalu datang ke kantor untuk meminta uang jatah bulanan. Kini semua yang ada di kantor sudah berubah. 

     "Katakan di mana paman Arthur!"

Tampilkan Lebih Banyak
Bab Selanjutnya
Unduh

Bab terbaru

Bab Lainnya

To Readers

Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.

Ulasan-ulasanLebih banyak

JP
JP
Mampir kak numpang promo ya ... REVENGE Pembalasan gadis yang teraniaya sampai hampir mati. Banyak misteri dan romance yang menyelimuti kisah ini. Semangat thor! Thanks ^-^
2023-01-03 23:47:58
0
0
Mulyadi Mercedes
Mulyadi Mercedes
ok juga ceritanya
2022-12-24 16:00:04
1
1
Tiecha Jamila
Tiecha Jamila
abis maraton baca, ceritanya seru
2022-12-24 08:45:24
2
1
JP
JP
Ijin promote thor. REVENGE menceritakan derita wanita yang tidak tahu apa-apa disiksa sampai hampir mati hanya dengan satu tuduhan, Pelakor. Bangkit dari kematian berbekal sedikit ilmu bela diri, Claudia melacak semua orang yang membuatnya menderita. Mampir kak buat reviewnya. Thanks.
2022-12-20 03:30:37
1
0
Lian Nai
Lian Nai
Baca yuk, dijamin seru loh!
2022-12-05 21:02:40
2
1
70 Bab
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status