مشاركة

Tak Bisa Tahan

مؤلف: Erumanstory
last update تاريخ النشر: 2026-10-11 23:31:12

​Malamnya, sesuai dengan janji mereka, Adam dan Kiara pergi ke salah satu pusat perbelanjaan terkenal di pusat kota. Kiara berjalan di samping Adam sambil sesekali melirik lelaki itu yang mengenakan pakaian santai namun tetap terlihat sangat berwibawa. Banyak pasang mata wanita yang mencuri pandang ke arah Adam, membuat Kiara tanpa sadar merapatkan jarak dan menggandeng lengan kekasihnya erat-erat.

​Adam yang merasa dirangkul langsung menoleh, tersenyum kecil sambil melirik Kiara yang tampak ce
استمر في قراءة هذا الكتاب مجانا
امسح الكود لتنزيل التطبيق
الفصل مغلق

أحدث فصل

  • Jerat Bos Galak Posesif    Cari Tahu Tentang Zaki

    ​Kiara berjalan bergegas menuju ruang kerja Adam sambil membawa map berisi dokumen hasil perjalanan dari Bali. Begitu masuk ke dalam ruangan sang manajer, Kiara memutar handle pintu sampai berbunyi klik.​Adam yang duduk di kursi kebesarannya langsung berdiri, menghampiri Kiara, lalu menarik pinggang wanita itu hingga dada mereka menempel rapat.​"Mas! Pintunya nggak dikunci, nanti ada yang nyelonong gimana?" seru Kiara kaget sambil menahan dada Adam.​"Biarin. Siapa suruh anak baru itu godain kamu pagi-pagi?" cetus Adam dingin. Tatapannya masih membara oleh api cemburu. "Maksud dia apa beliin kamu kopi sama sarapan segala? Kamu itu supervisor dia, Kiara, bukan cewek yang bisa dia dekati seenaknya."​Kiara memegang kedua pipi Adam, mengelusnya lembut agar emosi pria itu mendingin. "Mas Adam, dengerin aku ya. Aku nggak ada merespons dia sama sekali. Aku bahkan tolak secara halus. Kamu kan liat sendiri tadi?"​"Tapi saya nggak suka, Kiara. Tatapan mata pria itu... beda. Saya tahu rasany

  • Jerat Bos Galak Posesif    Zaki Semakin Gencar

    ​Malam harinya, hembusan angin pantai terasa semakin dingin menembus celah jendela kamar resor yang sengaja dibuka sedikit. Namun, suasana di dalam kamar justru bertolak belakang. Suhu udara di dalam ruangan itu terasa begitu panas dan sarat akan gairah.​Setelah percakapan di pantai tadi siang yang sempat dibayangi rasa cemburu akibat ulah Zaki, Adam seolah melampiaskan seluruh gejolak posesifnya malam ini. Dia tidak membiarkan Kiara jauh sedikit pun dari jangkauannya.​"Mas... pelan-pelan," bisik Kiara terengah-engah, kedua tangannya mencengkeram bahu tegap Adam yang berkeringat.​Adam menatap wajah Kiara yang memerah pasrah di bawah kungkungannya. Tatapan matanya kelam, penuh pendar obsesi dan cinta yang menggebu-gebu. "Saya tidak bisa pelan-pelan, Kiara. Setiap kali mendengar ada pria lain yang mencoba mencari perhatian kamu, rasa ingin memiliki kamu sepenuhnya makin gila di kepala saya."​"Kan aku udah bilang, cuma ada kamu di hatiku, Mas..." suara Kiara hampir tenggelam oleh des

  • Jerat Bos Galak Posesif    Gara-gara Telepon Raul

    ​Suasana pagi di kamar resor Bali itu terasa begitu hangat. Sinar matahari menerobos masuk dari celah gorden, menimpa wajah Kiara yang masih terpejam. Tubuhnya terasa lengket dan agak pegal setelah maraton percintaan mereka kemarin sore sampai malam. Saat mau menggerakkan badan, Kiara sadar ada lengan kekar yang melingkar erat di pinggangnya.​Adam tidur di sampingnya tanpa selembar benang pun, memeluknya dari belakang seperti tidak mau kehilangan.​Kiara memutar tubuhnya perlahan. Dia menatap wajah Adam yang sedang tertidur pulas. Kalau sedang tidur begini, kesan bos galak yang ditakuti semua orang di kantor benar-benar hilang. Yang ada cuma lelaki tampan dengan wajah tenang yang sangat menggemaskan.​"Kenapa ngelihatin saya sampai segitunya, hmm?" gumam Adam dengan suara serak khas bangun tidur. Matanya masih terpejam, tapi senyum tipis terukir di bibirnya.​Kiara terkejut, pipinya langsung memerah. "Ih, kirain masih tidur!"​Adam membuka matanya perlahan, menatap Kiara dengan panda

  • Jerat Bos Galak Posesif    Tak Bisa Tahan

    ​Malamnya, sesuai dengan janji mereka, Adam dan Kiara pergi ke salah satu pusat perbelanjaan terkenal di pusat kota. Kiara berjalan di samping Adam sambil sesekali melirik lelaki itu yang mengenakan pakaian santai namun tetap terlihat sangat berwibawa. Banyak pasang mata wanita yang mencuri pandang ke arah Adam, membuat Kiara tanpa sadar merapatkan jarak dan menggandeng lengan kekasihnya erat-erat.​Adam yang merasa dirangkul langsung menoleh, tersenyum kecil sambil melirik Kiara yang tampak cemberut.​"Kenapa muka kamu ditekuk begitu, Sayang? Cemburu ya?" goda Adam dengan suara rendah.​Kiara mendengus pelan, menatap lurus ke depan. "Siapa yang cemburu? Enak aja. Aku cuma gak suka ada cewek lain yang ngeliatin kamu sampe gak kedip gitu. Risih tahu nggak, Mas."​Adam tertawa kecil, suara baritonnya terdengar begitu renyah di telinga Kiara. Lelaki itu semakin mengeratkan rangkulannya di pinggang Kiara, membawa wanita itu lebih dekat ke sisi tubuhnya.​"Biarin saja mereka mau lihat sepe

  • Jerat Bos Galak Posesif    Jangan Dekati Dia!

    Mesin mobil sedan mewah milik Adam menderu halus membelah kemacetan Jakarta yang mulai mereda di malam hari. Di dalam kabin yang kedap suara itu, suasana terasa sedikit mencekam. Adam menggenggam kemudi dengan erat, buku-buku jarinya memutih. Sesekali matanya melirik ke arah kaca spion tengah, lalu beralih pada Kiara yang duduk tenang di sampingnya sambil menatap lampu-lampu kota di balik jendela.​Pikiran Adam masih tertahan pada kejadian di kantor tadi. Bayangan Zaki yang berdiri begitu dekat dengan Kiara, serta cara lelaki baru itu menatap kekasihnya, terus berputar seperti kaset rusak di kepalanya.​"Saya tidak suka cara lelaki itu menatapmu, Kiara," ujar Adam tiba-tiba. Suaranya berat, memecah keheningan yang sejak tadi menyelimuti mereka.​Kiara menoleh, sedikit terkejut namun kemudian menghela napas panjang. Dia sudah bisa menebak arah pembicaraan ini sejak Adam menjemputnya dengan wajah ditekuk. "Siapa? Zaki? Dia cuma staf baru, Mas. Dia hanya berusaha bersikap sopan pada su

  • Jerat Bos Galak Posesif    Usaha Jihan

    "Ini DP dari saya, lima puluh juta rupiah. Saya sudah memasukkan kamu ke perusahaan tempat anak saya bekerja. Namanya Adam. Dia manager di sana. Tugas kamu adalah mendekati Kiara, seorang supervisor di sana. Buat wanita itu jatuh cinta sama kamu. Saya mau anak saya kembali fokus ke perusahaan keluarga kami, dan menggantikan papanya sebagai pewaris. Kalau kamu berhasil memisahkan anak saya dari wanita miskin itu, saya akan menambahkan lima puluh juta lagi." Jihan menyodorkan sebuah amplop coklat pada lelaki muda dengan penampilan perlente di hadapannya. Dia sengaja melakukan itu supaya Adam dan Kiara berpisah. Jihan tidak mau Adam fokus mengejar Kiara sampai memilih bekerja di perusahaan orang lain. Terutama karena status sosial Kiara yang menurut Jihan tidak layak menjadi kandidat menantunya. "Ibu tenang saja, saya akan melakukan tugas ini dengan baik. Dengan wajah saya yang rupawan, saya yakin saya akan bisa dengan mudah menaklukan hati Kiara. Saya sudah bertahun-tahun berprofesi s

  • Jerat Bos Galak Posesif    Masalah Baru

    “Kiara, hari ini akan ada tamu penting untuk saya. Tolong kamu sambut dia seramah mungkin. Namanya Farukh. Setelah dia datang, langsung antar saja ke ruang meeting. Saya akan menunggu di sana. Jangan lupa bilang ke OB untuk menyiapkan minuman.”“Jangan sampai buat dia menunggu. Dia sangat penting u

  • Jerat Bos Galak Posesif    Serba Salah

    Kiara, 23 tahun. Dia baru saja lulus kuliah beberapa bulan yang lalu. Hal yang paling dia nantikan setelah mendapatkan gelar sarjana tentu saja sebuah pekerjaan. Dia melamar di sebuah perusahaan ternama. Keberuntungan berpihak padanya, begitu awal mula Kiara menyangka. Dia bisa dengan mudah masuk d

  • Jerat Bos Galak Posesif    Kelimpungan

    “Ini sudah tiga jam. Apa kerjaan kamu sudah selesai, Kiara?” Tepat tiga jam sejak pesan terakhir yang dikirimkan oleh Adam, Kiara kembali mendapati nama lelaki itu muncul di layer ponselnya sebagai pengirim pesan. Dia tentu menagih sesuai kesanggupan Kiara. Beruntung, lima menit lalu semua pekerja

  • Jerat Bos Galak Posesif    Di kejar Deadline

    Sudah tiga hari berlalu, tetapi Kiara belum juga bisa keluar dari rumah sakit. Kondisinya masih lumayan mengkhawatirkan. Hal itu tentu saja mengundang simpati dari rekan-rekan kerjanya. Mereka kembali datang ke rumah sakit untuk mengetahui keadaan Kiara yang terkini. Tentu saja kehadiran mereka mem

فصول أخرى
استكشاف وقراءة روايات جيدة مجانية
الوصول المجاني إلى عدد كبير من الروايات الجيدة على تطبيق GoodNovel. تنزيل الكتب التي تحبها وقراءتها كلما وأينما أردت
اقرأ الكتب مجانا في التطبيق
امسح الكود للقراءة على التطبيق
DMCA.com Protection Status