แชร์

Sepuluh

ผู้เขียน: Khody Didi
last update วันที่เผยแพร่: 2026-04-25 11:37:15

Nayaka menyuap soto betawinya, perpaduan daging dan santan yang menurutnya sangat pas di dalam mulut membuatnya berselera. Lalu dia melanjutkan ucapannya, “dia memang keliatan galak, tapi dari semua wali kelas, bu Nayaka itu yang paling peduli, dia asik dan sangat gaul, dia juga selalu membela kami di depan guru lainnya, kadang dia ikut nongkrong bareng di kantin, pokoknya seru. Mungkin karena dia masih muda,” ucapnya.

“Oh gitu, kalau papa memilih untuk enggak nikah l

อ่านหนังสือเล่มนี้ต่อได้ฟรี
สแกนรหัสเพื่อดาวน์โหลดแอป
บทที่ถูกล็อก

บทล่าสุด

  • Kawin Gantung Dengan Duda Ganteng   Empat Puluh Enam

    Caroline duduk di apartmennya yang mewah, jendela besar terbuka memperlihatkan gemerlap kota. Di atas meja kaca, beberapa kertas catatan terlihat, foto restoran Nuansa yang jaraknya cukup jauh dari club tempat Nayaka manggung malam ini.Dia meminta bantuan seorang profesional untuk mewujudkan impiannya, namun, dia ingin mengeksekusi rencananya sendiri demi kepuasannya.Dia sudah menyiapkan dua rencana sekaligus yang tentu akan membuatnya sangat puas, mungkin dia sudah gila. Ya wanita yang sangat mencintai seorang pria, lalu ditinggalkan begitu saja pasti bisa gila.Namun, dia tidak bodoh. Melakukan sesuatu secara terang-terangan akan membuatnya langsung dicurigai dan rencana keduanya takkan terlaksana, karena itu dia merancang insiden yang akan dilakukan sebagai kecelakaan teknis.Pada pukul delapan malam, Caroline menuju restoran Nuansa Food. Malam minggu dan di tanggal muda pasti restoran sangat ramai dan dia memanfaatkan itu untuk melancarkan aksinya a

  • Kawin Gantung Dengan Duda Ganteng   Empat Puluh Lima

    Nayaka terbangun cukup siang, ketika dia keluar kamar, dilihat Mbok Sumi tengah membersihkan rumah dengan kemoceng, dia menyapa Mbok Sumi dan menuju dapur. Dengan tergopoh asisten rumah tangga itu mengekornya.“Mau kopi apa teh, Bu?” tanya Sumi.“Siang-siang gini, es kopi enak kali ya Mbok,” ucap Nayaka yang kemudian duduk di meja makan.“Saya buatin ya, ibu mau sambil makan?” tanya mbok Sumi. Nayaka mengangguk, perutnya terasa lapar, beruntung sang asisten tersebut sudah membuat sajian makan siang. Sambil menunggu es kopinya dibuat. Nayaka pun menikmati makan siangnya.Lalu dia melihat putrinya keluar dari kamar, sudah memakai pakaian rapih. Carmen menghampirinya, “mama bangun juga akhirnya,” ucap Carmen membuat Nayaka tersenyum tipis.“Mau ke mana kamu?” tanya Nayaka. Carmen menarik kursi untuk duduk di sampingnya.“Sebenarnya aku mau minta izin ke mama, papa sih udah ngizinin,” ucap Carmen.“Mau main sama teman-teman?” tanya Nayaka santai. Carmen menggeleng, wajahnya menatap ibu s

  • Kawin Gantung Dengan Duda Ganteng   Empat Puluh Empat

    Sambil terus memandangi Nayaka dari jauh, Caroline mengeluarkan ponsel dari clutch kecilnya. Dia menyalakan kamera, merekam beberapa menit penampilan DJ Shai. Fokusnya bukan hanya pada wajah penuh peluh dan energi Nayaka. Namun juga pada pengunjung club yang menjerit memanggil namanya, pada lampu club yang berkerlip. Semua bukti yang bisa dia gunakan nanti.Caroline membayangkan bagaimana reaksi kepala sekolah tempatnya mengajar jika menerima video ini? Bagaimana murid-murid akan bergunjing jika tahu guru teladan mereka adalah DJ malam?Namun, Caroline memiringkan wajahnya, video ini tak cukup kuat dan menjijikkan untuk menjebak Nayaka. Dia akan memikirkan cara lainnya selain video ini dan juga membuat Nuansa tak ada di sampingnya. Dia meneguk habis wine di gelasnya. “Aku akan buat kamu jatuh, Nayaka. Aku akan pastikan semua orang tahu siapa kamu sebenarnya!”Musik akhirnya mencapai puncak. Nayaka menutup set-nya dengan gebrakan keras, membuat penont

  • Kawin Gantung Dengan Duda Ganteng   Empat Puluh Tiga

    Pada malam sabtu berikutnya, Nayaka tengah bersiap untuk ke club malam. Langkahnya terhenti ketika dia menyadari rokok elektiknya menghilang LAGI! Untuk kesekian kali. Dia mengeram kesal. Dia sudah rapih dengan pakaiannya, menutupi baju dengan atasan terbuka itu dan memakai jaket tipis.Ketika dia keluar kamar, dia melihat Nuansa yang berpamitan pada Carmen, dia berkata ingin dinner dengan Nayaka dan meminta Carmen tidak menunggu mereka. Tentu saja Carmen tidak keberatan, dia justru senang jika ayahnya bisa lebih dekat dengan ibu sambungnya ini.Nayaka memasuki mobil dengan langkah dihentakkan, sebal sekali rasanya. Apakah ada tuyul di rumah?“Kenapa?” tanya Nuansa karena wanita itu terus melipat tangan di dada dengan wajah kesal.“Kayaknya kita harus pasang cctv di kamar deh, vape aku hilang terus,” gerutu Nayaka.“Yakin mau pasang CCTV, kalau diretas, aktifitas suami-istri kita akan ketahuan lho,” ujar Nuansa.

  • Kawin Gantung Dengan Duda Ganteng   Empat Puluh Dua

    Sudah cukup malam ketika Nayaka membuka laptop di kamar yang ditempati bersama Nuansa, dia membiarkan Jendela terbuka lebar karena dia lagi-lagi menghirup rokok elektriknya. Dia melihat file mixing yang biasa dia gunakan untuk bermain musik.Dihisap lagi rokok itu dan dihembuskan ke udara, Nayaka mengambil earphone dan menyambungkan ke laptop, tangannya menekan tombol play.Dia terus berpikir bagaimana jika sekolah tahu tentang pekerjaannya sebagai DJ? Bagaimana jika dia bertemu rekan DJ yang disewa sekolah yang merupakan teman yang dikenalnya?Asap dari rokok elektriknya berputar di udara sebelum menghilang. Pintu kamar terbuka, Nuansa memasuki kamar itu dan menutup rapat pintu sambil menguncinya. Dia melihat Nayaka yang tengah menghisap rokok.“Beli lagi?” tanya Nuansa. Nayaka melepas earphonenya, “kenapa?” tanya Nayaka karena tidak mendengar ucapan Nuansa. Nuansa menggeleng, “aku mau mandi,” ucapnya. Nayaka han

  • Kawin Gantung Dengan Duda Ganteng   Empat Puluh Satu

    Ruang rapat di sekolah SMP itu terasa lebih tegang dari biasanya. Deretan kursi kayu tersusun melingkar, papan tulis di depan dipenuhi coretan agenda acara perpisahan kelas sembilan yang tak lama lagi akan dilangsungkan.Kepala sekolah membuka diskusi, lalu memberi kesempatan pada para guru untuk menyampaikan pendapat setelah OSIS mengajukan usulan pesta perpisahan dengan mengundang DJ ke sekolah. Acara perpisahan memang biasanya diisi oleh tarian dari para adik kelas, atau seni pagelaran musik. Namun, sebelumnya tak pernah menghadirkan DJ.“Menurut saya, boleh saja kita izinkan,” ucap seorang pria yang merupakan guru olah raga, sambil menepuk meja pelan, “anak-anak butuh hiburan setelah ujian panjang dan melelahkan, lagi pula ini perpisahan. Tidak ada salahnya kita beri kesempatan bersenang-senang, karena mereka mungkin akan berbeda sekolah nantinya.”Namun, seorang wanita yang merupakan guru agama langsung menyahut dengan nada keb

บทอื่นๆ
สำรวจและอ่านนวนิยายดีๆ ได้ฟรี
เข้าถึงนวนิยายดีๆ จำนวนมากได้ฟรีบนแอป GoodNovel ดาวน์โหลดหนังสือที่คุณชอบและอ่านได้ทุกที่ทุกเวลา
อ่านหนังสือฟรีบนแอป
สแกนรหัสเพื่ออ่านบนแอป
DMCA.com Protection Status