LOGIN“Tidak ada uang kembali. Tidak ada pulang." Mikhael perlahan bergerak. Mendekat ke arah gadis yang tampak putus asa itu. "Karena kamu milikku sekarang. Selama kamu milikku, tidak akan ada yang menyentuhmu. Tidak akan ada yang membuatmu kelaparan, atau menyiksamu disini." Kalimat itu berulang-ulang dibisikkan padanya, layaknya borgol yang mengunci segalanya. ... Di distrik lampu merah yang gelap, sebuah tangan terulur menyelamatkan Ann dari jurang kehancuran. Namun di baliknya tersembunyi luka lama dan niat yang tak sepenuhnya murni. Ann, seorang gadis yang kehilangan ingatan setelah menyaksikan ledakan mobil yang menewaskan orang tuanya, diculik dan dijual ke dunia kelam itu. Ia dibeli oleh Mikhael, pria brutal dari arena bawah tanah yang mengaku mengenalnya. Tapi Mikhael bukan lagi pria lembut dari masa lalunya. Ia kini dingin, penuh kemarahan, dan dihantui dendam. Di tempat ini, tak ada keselamatan tanpa sesuatu yang harus dikorbankan. Saat Ann mencoba kabur dari jerat Mikhael, ia justru terperangkap lebih dalam dalam jaringan gelap perdagangan manusia, narkoba, dan misi rahasia militer di kawasan dunia bawah tanah. Di antara kebencian, ketakutan, dan harapan yang samar, tumbuh perasaan yang tak bisa mereka tolak. -cinta yang lahir di tempat paling kelam.
View More"Bagaimana bisa anda tahu saya disini?""Kamu kira berapa pasang mata yang mengawasimu di segitiga emas?""Sejak kapan kamu memiliki seorang wanita dan anak? bukankah aku sudah bilang untuk memakai pemngaman?"“Mereka bukan—” Ucapan Mikhael terputus. Rahangnya menegang, frustrasi jelas terlihat. Ia memperbaiki posisi duduk, menatap pria di depannya dengan sorot dingin."Katakan langsung apa yang anda inginkan.""Braga mencari seseorang.""Siapa? bukankah dengan kekuasaannya dia bisa menemukan siapapun yang dia mau?""Pernahkah kamu mendengar bahwa dia memiliki seorang putri?"Mikhael menaikkan sebelah alisnya, pandangannya kemudian tertuju pada asap cerutu yang perlahan mulai padam. Dirinya terdiam lama, tampak memikirkan sesuatu.“Informasi konyol macam apa ini?”"Aku pun tidak percaya awalnya, tetapi pencarian bertahun-tahun yang nihil membuatnya mulai melonggarkan pengawasan hingga informasi tersebut bocor.""Cari wanita itu, kita bisa menjadikannya tawanan untuk mengalahkan braga,
Sebuah mobil off-road berhenti di depan rumah putih berpagar besi.Lampu depan menyapu jalanan kering, menyorot halaman yang sunyi.Mikhael menoleh ke kiri.Wanita di sampingnya tertidur. Napasnya pelan dan rambutnya sedikit berantakan, menutupi sebagaian wajahnya.Mikhael menoleh ke arah belakang. Jia, anak kecil itu melihat ke arahnya.Mikhael menempelkan jari telunjuk di bibirnya.“Ssst…”Ia melepas sabuk pengaman dan turun, membuka pintu sisi penumpang dengan hati-hati. Tangannya menyelip ke bawah lutut Ann dan punggungnya, mengangkatnya perlahan.Langkahnya nyaris tanpa suara.“Bisa kamu buka pintu itu? Kuncinya ada di saku kiriku,” katanya pelan.Jia mengangguk. Ia menarik kunci dari saku celana Mikhael dan berlari kecil ke arah pintu.Sedikit terburu-buru, ia menekan tombol kunci dengan suara klik yang terlalu keras.“Pelan-pelan,” tegur Mikhael cepat.Begitu pintu terbuka, Mikhael melangkah masuk ke dalam rumah dan membawa Ann ke kamar tidur. Ia menurunkan tubuhnya dengan perl
"Kita akan kembali ke rumah,""Rumah?""Rumahku," jawab Mikhael, sambil memasukkan beberapa barang ke dalam tasnya. Rumah di tengah hutan itu terasa semakin jauh—semakin jauh mereka pergi, semakin kecil kemungkinan Ann bisa meninggalkannya."Aku…" gumam Ann, suaranya serak dan ragu. Jari-jarinya saling meremas, tubuhnya menegang, alisnya berkerut bingung, seolah mencoba menemukan kata-kata yang tepat namun semuanya lenyap dalam ketakutan yang menekan dadanya.Ann terdiam, menatap Mikhael yang sedang memasukkan beberapa barang ke dalam tasnya. Rumah di tengah hutan itu terasa semakin jauh, kemungkinan untuk pergi dari Mikhael terasa kian mengecil.Mikhael menoleh, mata gelapnya menembus kebingungan itu. Ia tahu—Ann tidak ingin ikut dengannya.Dengan cepat, ia melempar tas ke ranjang. Tangan kekarnya berkecak di pinggang, menandai kemarahan yang membara, menatap gadis di depannya yang membeku.Tiba-tiba, lengan halus Ann terjepit oleh dua tangan besar. Tubuhnya terseret maju dengan kekua
Pintu berderit terbuka, menampilkan seorang pria bertelanjang dada yang berjalan dengan sempoyongan. Tangannya membawa dua tas hitam besar.Ann tertegun, matanya membesar. Tanpa pikir panjang, ia turun dari kasur, berlari menahan tubuh Mikhael yang hampir terjatuh. Tubuh mereka bertemu dalam benturan berat — perbedaan tinggi dan berat di antara keduanya hampir saja membuat Ann ikut terseret jatuh.Mikhael melemparkan kedua tas itu ke lantai dengan bunyi berat, lalu bersandar lemah pada bahu Ann. Hela napasnya hangat di kulitnya, berbau darah dan keringat.“Tahukah kamu berapa yang aku hasilkan hari ini?” suara Mikhael parau, namun di ujungnya masih tersisa senyum tipis.“Aku tidak ingin tahu,” jawab Ann, suaranya bergetar halus. Ia menuntun Mikhael ke tepi kasur, membiarkannya jatuh duduk.“Jia, bisakah kau mengambil air dan kotak obat di lemari?” Ann berkata lembut. sejak mikhael datang, dia telah berlari ke belakang sofa, bersembunyi sambil sesekali mengintip ke arah mereka.Pandang






Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.