แชร์

Bab 151 Tubuh menantu

ผู้เขียน: Jackie Boyz
last update วันที่เผยแพร่: 2026-07-21 08:50:51

Darto tiba di rumah tidak lama setelah Yuyun masuk ke dalam kamarnya. Darto langsung membersihkan tubuhnya di dalam kamar mandi, dan makan malam yang disajikan Sarinten juga sudah di atas meja makan.

Hari sudah gelap, belum ada tanda-tanda Amina, Devan, atau Wati tiba di rumah. Darto memakai kaos santai serta celana pendek, dia berjalan ke dapur dan bertanya pada Sarinten.

“Ten? Orang-orang pada ke mana kok sepi?” tanyanya seraya masuk ke dalam dapur.

“Ada Neng Y
อ่านหนังสือเล่มนี้ต่อได้ฟรี
สแกนรหัสเพื่อดาวน์โหลดแอป
บทที่ถูกล็อก

บทล่าสุด

  • Lika-liku Cinta Terlarang   Bab 213 Desahan dalam kecemburuan

    Kedua kaki Narti gemetaran saat selesai melakukan hubungan intim dengan Anto pagi ini. Dia agak kesulitan berjalan. Anto melihatnya menjadi tidak tega, dia segera memapahnya dan membantunya pergi ke kamar mandi.“Kakimu pasti sakit sekali, Nar, maafkan aku yang nggak tahu aturan, harusnya aku nggak hajar kamu pagi-pagi begini, aku nggak mikir panjang karena kamu cuek sejak semalam,” ujarnya pada Narti.“Mas Anto sekarang mainnya kasar sekali, pepekku sampai pedih Mas, kakiku juga sampai gemetaran,” timpal Narti sambil meremas lengan Anto yang kini tengah memapahnya ke kamar mandi.“Apa hanya itu saja?” tanya Anto karena belum puas dengan jawaban Narti atas perubahan sikap Narti terhadapnya.“Aku juga tahu Mas membawa Nyonya Amina ke rumah ini, di ranjang sempit itu pasti cairan Mami tumpah-tumpah,” ujar Narti dengan kepala menunduk.“Mami ngeyel pengen dengar deritan ranjang di kamarku sambil aku genjot pepeknya yang becek penuh lendir itu, dia nggak pernah puas

  • Lika-liku Cinta Terlarang   Bab 212 Gairah di ruang makan

    Anto mulai menyodok liang intim Narti dari belakang.“Ooh, ooh, Mas, ooh, oohhh, ouhhh, ouhhh,” erang Narti seraya meremas-remas tepian meja makan.“Pepekmu sudah lama nggak aku sodok Nar, ooh, Nar rasanya sempit sekali sayang,” puji Anto sambil terus menggenjot Narti dari belakang.Anto meremas buah dada Narti, dia juga menciumi bahu telanjang Narti sambil terus menekan kejantanannya keluar masuk dari liang intim Narti.“Akhh, aaakhhh, Mas aku hampir klimaks, ooohh, ssshhh, Mas, oohh,” erang Narti seraya menyodorkan bokongnya ke belakang hingga Anto bisa menyodoknya dengan lebih leluasa.“Keluarkan Nar, aku ingin kamu puas, oookhh, Nar pepekmu enak sekali, cairanmu hangat sekali Nar, oohhh,” seru Anto sambil meremas-remas kedua buah dada Narti. Sodokan Anto semakin cepat, dia juga ingin segera mendapatkan kepuasan. Kain batik yang membalut tubuh Narti sampai jatuh ke lantai akibat sodokan cepat yang Anto lakukan. Kini tubuh Narti menjadi telanjang bulat dalam de

  • Lika-liku Cinta Terlarang   Bab 211 Desahan Anto

    Darto sudah duduk di ruang makan, dia melihat Amina berjalan lesu menuju ke ruang makan sambil melamun. Darto bisa menebak dari ekspresi wajah Amina saat ini, Amina merasa tidak senang melihat Devan dan Yuyun baik-baik saja sementara hubungan antara dirinya dengan Darto ada Yuyun di dalamnya. “Bu,” tegur Darto pada Amina. Amina menoleh ke arah Darto lalu menarik kursi dan duduk di seberang meja makan di mana Darto duduk, tidak seperti biasanya dia duduk di samping Darto. Melihat Amina melakukan itu Darto langsung menghela napas panjang. Dia merasa Amina sengaja menjaga jarak dengannya karena perdebatan sebelumnya. Ditambah lagi Amina terus menekuk wajahnya seolah-olah tidak ingin berbaikan dengan Darto. “Ibu masih marah sama aku?” tanya Darto pada Amina. “Memangnya kenapa? Apa aku nggak boleh marah sama Bapak? Lagian ada Yuyun yang selalu bisa menggantikan posisiku di ranjang!” gerutu Amina dengaan suara pelan karena dia cemas ada ya

  • Lika-liku Cinta Terlarang   Bab 210 Menikmati tubuh istri

    “Pak, ooh, ohh, ssh, ouuggghh,” erang Yuyun dengan suara merengek manja.“Pepekmu enak sekali Yun, aku nggak tahan, oohh,” lanjut Darto sambil terus menyodok liang Yuyun meski sudah puas dan klimaks.Hal itu membuat Yuyun semakin manja dan enggan melepaskan pelukannya dari tengkuk Darto.“Bapak, ke mana Mas Devan?” tanyanya.“Devan pergi ke ruang tv, Yun, pepekmu oohh, enak sekali Yun, bikin aku pengen gesek terus sayang,” ujarnya sambil menatap area intim Yuyun yang saat ini dia gesek dengan gesekan cepat.“Terus, Mami ke mana? Nanti ketahuan,” rengek Yuyun.Darto tidak menjawab, dia langsung melumat bibir Yuyun dengan penuh nafsu.“Ummm, umhh, umhh, ummm,” gumam Yuyun dalam lumatan Darto. Darto terus menggenjot Yuyun entah berapa lama, dan Yuyun tertidur karena sangat mengantuk.***Sekitar pukul enam pagi Yuyun terjaga dari tidurnya. Yuyun mendapati dirinya tidur seorang diri di dalam kamar.“Semalam, aku ingat Mas Devan tidur di sampingku,

  • Lika-liku Cinta Terlarang   Bab 209 Menghajar menantu kesayangan di ranjang

    “Ah, Den Devan bisa saja,” sahut Sarinten dengan wajah tersipu malu.“Nggak usah, Ten, sudah malam kamu tidur saja, lagian aku juga sudah kenyang,” jawab Devan tiba-tiba. Nada suara Devan berubah menjadi serius, tadinya dia sempat ingin menggoda Sarinten akan tetapi karena teringat dengan perkataan Mita di kafe, dan hal itu membuat Devan merasa tidak nyaman.“Ya sudah kalau Den Devan nggak mau, aku lanjut tidur dulu,” pamitnya pada Devan.Devan hanya melambaikan tangannya tanpa menjawab perkataan Sarinten. Usai menikmati makanan di meja makan, Devan pergi ke kamar, ketika melewati pintu kamar Amina Devan mendengar erangan Amina di dalam kamar.“Ah, Pak, ooh, ohh, Pak pepekku panas, oohh, ohhh,” erang Amina di balik pintu dalam kamar.“Katanya tadi Ibu kelelahan, oh, ohh, ohh, nggak tahunya minta genjot juga di tengah malam begini, oh, Bu, ooh, bulu pepek Ibu tebal sekali, ooh, seksi sekali Bu,” timpal Darto sambil menyodok liang intim Amina yang kini mengangkang

  • Lika-liku Cinta Terlarang   Bab 208 Menggoda Sarinten

    “Jahat? Apanya yang jahat? Aku dari dapur nyari makanan tadi,” jawab Darto sambil mengusap punggung Sarinten. “Pak, puaskan aku,” pinta Sarinten sambil melonggarkan pelukannya pada tubuh Darto lalu rebah di kasur sambil menahan kedua pahanya dengan kedua tangannya, mengangkang lebar-lebar. Darto menelan ludahnya menatap biji kacang Sarinten di antara bulu-bulu intimnya yang lebat, buah dada Sarinten tampak mencuat dan kencang karena bernafsu. Darto mengusap wajahnya sendiri sambil menatap pemandangan yang sangat dia sukai tersebut. Sarinten menunggu Darto turun ke kasur lantai di mana dirinya sedang rebah saat ini, akan tetapi Darto hanya terus berdiri sambil memandangi selangkangan Sarinten. “Pak, ayolah, sekali saja kok,” rengek Sarinten seraya membuka bibir liang intimnya ke sisi samping kiri dan kanan. Melihat pemandangan itu spontan tongkat Darto langsung terbangun dari tidurnya. “Pak ayo, genjot pepekku,” pintanya sam

  • Lika-liku Cinta Terlarang   Bab 66 Kelelahan

    Yuyun sebenarnya merasa lelah karena belakangan ini dia sering bercinta dengan Darto. Tidak ada waktu untuk memikirkan Rangga karena tubuhnya sudah tidak mampu menerima sentuhan intim dari Rangga. Yuyun sampai melamun dalam pelukan Rangga."Kamu kenapa? Ada yang mengganggu pikiran kamu, Yun?"

  • Lika-liku Cinta Terlarang   Bab 3 Istri Majikan yang menggoda

    Tak lama kemudian, Darto dan Amina berjalan bersama-sama menuju ke ruang makan. Seperti biasa Amina mengenakan baju terusan ketat sepanjang lutut. Kedua bahu jenjangnya tampil mulus karena baju yang dikenakan Amina hanya sampai sebatas dada.Anto hampir memuntahkan kopinya menatap kedua bola yang h

  • Lika-liku Cinta Terlarang   Bab 2 Layani aku

    Brak! Saking terburu-buru sampai terdengar gebrakan keras di pintu. Sarinten bersembunyi di belakang punggung Devan, wanita itu malah merangkul pinggang Devan.Yuyun mendengar suara pintu terbuka dan tertutup kembali langsung berbalik dan mengetuk pintu kamar mandi. “Mas! Mas Devan di dalam? Burua

  • Lika-liku Cinta Terlarang   Bab 1 Panasnya ibu tiriku

    Pagi-pagi sekali Sarinten menyiapkan sarapan untuk keluarga Darto. Janda berusia tiga puluh dua tahun beranak satu tersebut sudah enam bulan bekerja di kediaman Darto sejak diceraikan oleh suaminya.Darto memiliki istri sambung bernama Amina, wanita berusia empat puluh tahun pengelola empat toko pe

บทอื่นๆ
สำรวจและอ่านนวนิยายดีๆ ได้ฟรี
เข้าถึงนวนิยายดีๆ จำนวนมากได้ฟรีบนแอป GoodNovel ดาวน์โหลดหนังสือที่คุณชอบและอ่านได้ทุกที่ทุกเวลา
อ่านหนังสือฟรีบนแอป
สแกนรหัสเพื่ออ่านบนแอป
DMCA.com Protection Status