Merajut Kembali Memori yang Hilang

Merajut Kembali Memori yang Hilang

last update最終更新日 : 2026-08-13
作家:  Ang.Roseたった今更新されました
言語: Bahasa_indonesia
goodnovel18goodnovel
10
8 評価. 8 レビュー
9チャプター
52ビュー
読む
本棚に追加

共有:  

報告
あらすじ
カタログ
コードをスキャンしてアプリで読む

概要

POV 3

Tragedi

Cinta yang Manis

Bos / CEO

Mahasiswa

Miliarder

Romansa Kantor

Amnesia

Medis

Hidup untuk menebus dosa, itulah pikiran Samantha, setelah dia melakukan hal bodoh 4 tahun lalu, kini dia siap untuk memulai hidup baru mencoba untuk napak tilas terakhir kalinya. Namun tiba-tiba, takdir seakan mempermainkannya, dia kembali bertemu dengan orang-orang yang telah meninggalkannya, Charlie. Tapi kenapa dia seakan tak mengenalinya? Kenapa matanya seakan tidak mengenalinya?

もっと見る

第1話

1. 911

Januari 2022.

Rachel membuka pintu rumah, lalu berlari ke lantai dua. Dia membuka pintu studio, namun anaknya tidak ada di sana.

Dia beralih ke pintu sebelahnya, membuka kamar tidurnya, dan benar saja, anaknya sudah pucat dengan busa yang keluar dari mulutnya.

"Sammy!" teriak Rachel sambil meluruskan posisi anaknya yang miring. "Sam!"

Sebagai perawat, dia sigap memeriksa napas anaknya. Masih ada! serunya dalam hati. Dia pun memeriksa denyut nadi.

Dia bisa merasakan pembuluh darah yang berdenyut, menandakan masih ada kehidupan, namun makin lama denyutan itu semakin melemah.

"Sam! Sadar!" teriak Rachel sambil melakukan sternal rub, sebuah gerakan memutar pada bagian dada Samantha untuk melihat apakah dia masih bisa memberikan respons atau tidak.

Namun, ternyata Samantha tidak memberikan respons apa pun. Dia tidak bergerak. Rachel sekali lagi mendekatkan telinganya ke antara mulut dan hidung Samantha. Embusan napasnya pun makin lama makin melemah.

Rachel tak punya pilihan. EMT akan sampai dua menit lagi, sedangkan Sam tidak bisa lagi menunggu. Akhirnya, dengan berat hati, Rachel melakukan kompresi dada kepada anaknya sendiri sambil menunggu EMT datang.

Hal yang tidak seharusnya dilakukan oleh tenaga medis terhadap anggota keluarga. Sesuai dengan ritme, Rachel melakukan kompresi dada atau RJP. "Satu … dua … tiga …," ucap Rachel.

Hingga hitungan kedelapan, dia berhenti sebentar untuk memberikan napas buatan dan memeriksa nadi Samantha. Sudah dua kali putaran, namun denyut nadi Sam tidak kembali juga.

Air mata Rachel kini mulai turun. Dia tidak ingin menyerah, tapi dia juga tidak bisa bertahan melakukan hal itu terhadap anaknya sendiri.

Hingga ketika keputusasaan itu muncul, tangannya mulai lemah, matanya mulai kabur, dan air matanya terus mengalir.

"LAFD and EMT! Rach, where are you!?" Teriakan itu muncul dari lantai bawah.

Secercah harapan muncul. Suara yang dia kenal, suara dari kapten pemadam kebakaran 105, Brick Herman. "Di atas, Kapten!" teriak Rachel.

Setelahnya, terdengar begitu banyak derap langkah yang naik ke lantai dua. Chloe, Grunt sang paramedik, dan juga Brick muncul di hadapannya.

Rachel tahu kedatangan mereka belum tentu bisa mengembalikan kondisi Samantha, tapi setidaknya kehadiran mereka menjadi sebuah keadaan yang menyegarkan untuknya.

"Rach, lepaskan dia, biar aku," ucap Chloe sambil menepuk pundak Rachel.

Rachel langsung mengangkat tangannya. "Chloe, Narcan. Dia meminum diazepam."

"Aku tahu. Tenanglah. Berapa lama dia seperti ini?"

"Aku tidak tahu. Saat aku pulang, dia sudah seperti ini. Biasanya dia tidak sendirian, ada sahabatnya. Kupikir dia baik-baik saja hari ini. Ini salahku."

Grunt memasang mesin AED untuk melihat kondisi Samantha. "BP low, 60/45, O2 Sat 75. Chloe." Grunt hanya memberi isyarat menggunakan mata pada Chloe. Dia tahu situasi ini tidak baik.

Chloe memberikan nasal Narcan pada Sam. Seharusnya setelah itu dia sadar, tapi ternyata tidak. Namun, tiba-tiba mata Sam terbuka, pupilnya bergerak ke atas hingga hanya bagian putih yang terlihat. Mesin AED berbunyi dengan cepat, namun tak ada tekanan.

"V-fib, guys," ucap Grunt.

"Starting compression!" ucap Chloe.

Fredrick, seorang FD yang bisa melakukan CPR, melakukan kompresi. Grunt memegang ambu, mengatur jalannya oksigen. Chloe mengambil epinefrin. "120 joule," ucap Chloe. "Clear away!"

Tubuh Sam terhentak seirama dengan kejut listrik yang dialirkan, namun dia tidak kunjung terbangun dan masih sama seperti sebelumnya. "Lagi, Chloe! Aku mohon!" ucap Rachel.

"Kap, bawa dia keluar! Aku suntikkan epinefrin lagi. 200 joule!"

"Go," ucap Grunt.

"Clear!"

Brick menarik Rachel keluar dari kamar itu, membawanya hingga ke pintu. "Rach, kamu tahu tidak seharusnya kamu di situ. Turunlah."

Rachel membiarkan dirinya ditarik oleh Brick karena dia tahu peraturan pertama: keluarga tidak diperbolehkan melihat proses penyelamatan. Gelar sebagai ratu IGD tidak ada gunanya ketika dia melihat anaknya tergeletak tak sadarkan diri.

"Tapi aku … aku tidak bisa meninggalkan dia," ucap Rachel, matanya tak berhenti menangis.

"She's back!" teriak Chloe.

Rachel akhirnya bisa bernapas. Dia melihat Sam membuka matanya dan menatapnya sebentar. Mulutnya seakan berucap, "Maaf." Rachel terluka, memang iya, tapi baginya pulihnya Sam adalah yang utama.

Rachel memeluk Samantha yang baru saja kembali dari kematian. Chloe menepuk pundaknya untuk melepaskan Samantha agar dia bisa segera dibawa ke rumah sakit.

Rachel dan Chloe melakukan RJP pada Samantha kurang lebih dua belas menit. Itu artinya, otak Samantha tidak mendapatkan oksigen dalam kurun waktu yang lama.

Samantha mungkin sempat mengatakan maaf, namun kini dia tak sadarkan diri lagi setelahnya. Rachel tahu dengan sangat, setelah ini bukanlah perawatan dokter yang utama, melainkan keinginan pasien itu sendiri.

Rachel melihat Samantha dipindahkan ke tandu, lalu dia menatap ke luar kamar. Victor di sana. Dia baru ingat, dia menghubungi Victor sebelum menghubungi 911, jadi sudah pasti Victor akan ke sini juga.

Dilihatnya Victor gemetar. Anak itu sudah seperti anaknya sendiri. Karena itu, Rachel langsung berlari memeluknya. "Dia baik-baik saja. Tenanglah, dia baik-baik saja."

Ucapan itu terus dia ulang sambil mengelus punggung Victor. Anak itu juga membalas pelukan Rachel dan menenggelamkan wajahnya di pelukan Rachel, seakan itulah mantra yang mereka berdua ucapkan untuk menguatkan satu sama lain.

Bahwa Samantha akan baik-baik saja.

もっと見る
次へ
ダウンロード

最新チャプター

続きを読む

読者の皆様へ

Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.

レビューもっと

aleevani
aleevani
ceritanya menarik, semangat update terus kak!
2026-08-13 19:22:21
1
0
Bee Hart
Bee Hart
Oh Sammy apa yang terjadi padamu? Lanjut terus thor updatenya...
2026-08-13 18:38:28
1
0
Rosa Rasyidin
Rosa Rasyidin
pas jadi orang baru kalah sama orang lama pas jadi orang lama kalah sama orang baru
2026-08-13 18:05:50
1
0
bounce
bounce
ceritanya bagus bgt, semangat kak......
2026-08-13 14:10:25
1
0
Edelweis Jingga
Edelweis Jingga
Udah bikin dah dig dug dari awal... ayo Thor, ditunggu updatenya!
2026-08-13 13:14:04
1
0
9 チャプター
無料で面白い小説を探して読んでみましょう
GoodNovel アプリで人気小説に無料で!お好きな本をダウンロードして、いつでもどこでも読みましょう!
アプリで無料で本を読む
コードをスキャンしてアプリで読む
DMCA.com Protection Status