LOGINApa yang ada dibenakmu ketika mendengar kata Nature? Laut? Hujan? Gunung? Atau justru sebuah nama dari produk kecantikan? Namun, sayang sekali Nature di sini bukanlah tentang itu. Nature dalam cerita ini atau lebih tepatnya Nature Squad adalah sebuah nama dari para perkumpulan anak remaja SMA yang memiliki sifat dan kepribadian yang berbeda. Sebut saja salah satu tokohnya Samudra. Seorang anak remaja kelas 2 SMA yang memiliki kepribadian ceria dan seperti tidak memiliki beban hidup. Dia jatuh cinta kepada sahabatnya sendiri. Mungkin untuk sebagian orang itu adalah hal klise dan tidak akan berdampak apa-apa. Namun, bagaimana jika jatuh cinta adalah sesuatu yang dilarang untuknya? Bukan karena takut arti persahabatan hilang tapi karena sebab yang jauh lebih berat? Bahkan bisa mengancam nyawa? Jalan apa yang akan Samudra ambil? Apakah tetap mempertahankan perasaannya yang mungkin saja akan berakibat fatal untuknya, atau melepaskan perasaannya demi orang-orang yang ia sayangi? Ayo ikut bersamaku untuk menjadi saksi dari perjalanan hidup anak-anak remaja ini. Bukan hanya persoalan asmara, tapi bagaimana mereka bisa mengendalikan ego satu sama lain untuk mempertahankan 'Nature Squad' tetap ada.
View MoreHari yang ditunggu-tunggu telah tiba. Liburan kecil kecilan kalau kata Samudra. Setelah diskusi yang terbilang singkat pantai Anyer lah yang menjadi tujuan mereka dan agar liburan ini semakin terasa, Anton selaku ayah dari Samudra menyewa mobil bis agar mereka bisa berangkat dalam satu kendaraan yang sama. "Happy, sayang?" tanya Dewi mengelus lembut tangan putra tunggalnya. Samudra membalas elusan tangan ibunya. "Sangat happy. Thank you mom, i love you mentok sementok mentoknya." Mobil yang dikendarai supir melaju menuju rumah kediaman masing-masing. Awalnya mereka mau janjian di satu tempat, tapi setelah berdiskusi antar orang tua mereka memutuskan untuk dijemput satu satu saja ke rumah masing-masing dan berhubung mobilnya di sewa keluarga Anton, maka keluarga mereka lah yang sekarang berkeliling menjemput satu satu. *** Di rumah Rain dan Dirgantara, semua orang sedang bersiap-siap. Rain masih memilih baju yang cocok. Entah kenapa ia ingin tampil cantik hari ini. Untuk siap
Terkadang hal yang terlihat biasa saja bisa sangat berarti untuk segelintir orang. Bukan karena kemewahan, jalan jalan ke luar negeri, pergi ke tempat-tempat mahal dan terkenal. Cukup pergi ke mall dan menonton film saja sudah membuat Samudra bahagia karena menurutnya bukan ke mana kita pergi tapi dengan siapa kita pergi. Samudra berikrar hari ini adalah salah satu hari yang tidak akan pernah ia lupakan selama jantung dan napasnya masih ingin berjuang bersama tubuhnya. "Makan dulu yuk!" ajak Anton setelah mereka selesai dengan tontonannya. "Ayah udah lapar lagi?" tanya Samudra keheranan karena beberapa jam lalu mereka baru saja makan kan di rumah. Anton terkekeh seraya mengacak rambut berponi milik putranya tersebut. "Perut ayah kan perut karet, gampang laparnya." Dewi ikut terkekeh melihat interaksi 2 pangerannya tersebut, kemudian dengan suara lembutnya ia mengajak untuk mengisi perut terlebih dahulu. *** "Bee," panggil Binar pada kekasihnya. Dirgantara menoleh padan
"Tuh kan ayah curang!" protes Samudra tidak terima kekalahan sedangkan Anton justru tertawa senang melihat putranya merajuk padanya. "Ah gagal deh nge timezone seharian," gerutu Samudra benar-benar merasa kesal karena kekalahan telaknya. Memang sejak dulu jika tanding catur dengan ayahnya ia tidak pernah menang. Ayahnya bukan curang memang jago saja. "Next kalahin ayah ya," ujar Anton lebih seperti meledeknya. Anton mengangkat tangan kirinya untuk melihat jam yang melingkar pas di pergelangan tangannya. "Oke karena ayah yang menang, sekarang ganti baju ya kita bakal pergi keluar." "Ke mana?" tanya Samudra. "Entar juga kamu tau. Udah sana gih ganti baju, jangan lupa bawa jaket!" Samudra terus menebak-nebak ke mana mereka akan pergi, tapi kemana pun ia senang sekali hari ini karena bersama kedua orang tuanya. Ayahnya benar-benar menepati janjinya untuk berubah.Sampai mobil hitam yang dikendarainya berhenti disebuah bangunan menjulang tinggi, banyak orang berlalu lalang membawa
Berikut kehebohan di grup Nature Squad tentang rencana liburan sekolah mereka. Sebenarnya bukan libur panjang hanya liburan sebelum ujian tiba. Ya cuma 3 hari dan tempat liburannya pun masih di Indonesia tepatnya di daerah Banten. Rain | pukul 12:00 Guys bang Di bawa pacarnya, boleh gak? Bintang | pukul 12:02 @dirgantara Wiiih punya pacar lu? Rain | pukul 12:03 Lah belum cerita bang? Waaah parah @dirgantara Rain | pukul 12:03 Ini aja kita lagi jalan bertiga Bintang | pukul 12:04 Lah ngapain lo ikut? Cosplay jadi nyamuk lo?" Samudra | pukul 12:10 Hahahahaaaaaa cosplay jadi tonggeret dia mah Samudra | pukul 12:12 Dah lah giliran gue muncul lo pada ilang. Rain | pukul 14:05 Dih datang-datang langsung ngebully. Gak like. Dirgantara | pukul 19:01 Berisik! Samudra | pukul 19:08 Cie abang abis ngapel cie.. Dirgantara | pukul 19:09 Dih kapan gue jadi abang lo? Bintang | pukul 19:11 Jleb banget. Rain | pukul 19:11 Hahahaa rasain! Samudra | pukul 19:15 yang kamu laku
Hari tetap sama, tidak ada yang berubah. Namun, tidak dengan pemuda yang sedari tadi gelisah karena bimbang antara mengikuti kata hatinya atau mengikuti gengsinya. Dirgantara mondar-mandir di depan pintu kamar Rain. Pemuda itu ragu antara masuk atau tidak ke dalam kamar sang adik. Sudah sekitar 1
Sedari tadi pemuda itu terus menenggelamkan seluruh tubuhnya dalam selimut tebal. Bibirnya bergetar, matanya terasa begitu panas. Pemuda malang itu terserang demam. "Dek, makan dulu, ya. Dari pulang sekolah kamu belum makan lho," ucap Bianca. Baskara hanya menggeleng lemah sembari meringkukkan tu
Hari itu tidak terasa berbeda, tapi ada sesuatu di udara yang membuat langkahnya melambat. Sebuah panggilan dari sang kepala keluarga membuat harinya tidak akan setenang biasanya. "Dirga," panggil Wira dari ruang keluarga. "Iya, Pa?" Pemuda itu keluar dari tempat favoritnya. "Ikut Papa ke ka
Hari ini Samudra mengajak Rain pergi ke sebuah taman hiburan. Bahkan, pemuda itu sudah menyewa tempat ini khusus untuk mereka berdua agar bebas bermain apa saja tanpa gangguan dari siapapun. "Sam, kamu serius booking tempat ini huat kita berdua doang?" tanya Rain masih tidak percaya. Pemuda itu ha
Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.
reviewsMore