Reinkarnasi Putri Terbuang: Kini Aku yang Jadi Permaisuri

Reinkarnasi Putri Terbuang: Kini Aku yang Jadi Permaisuri

بواسطة:  Cahya Laksmiتم تحديثه الآن
لغة: Bahasa_indonesia
goodnovel16goodnovel
لا يكفي التصنيفات
50فصول
1.0Kوجهات النظر
قراءة
أضف إلى المكتبة

مشاركة:  

تقرير
ملخص
كتالوج
امسح الكود للقراءة على التطبيق

Di kehidupan sebelumnya, Kalyani sudah mengerahkan seluruh kemampuannya, tetapi tetap tidak pernah mendapatkan pengakuan dari orang tua maupun para kakaknya. Dia bahkan dijebak oleh adik kandung dan pria berengsek yang dicintainya hingga tewas mengenaskan. Dia pun mengakhiri hidupnya dengan tragis. Setelah terlahir kembali, dia bertekad tidak akan mengulangi kesalahan yang sama. Keluarga sekejam itu ... sebaiknya memang tidak usah dipertahankan. Namun, setelah dia pergi, para kakaknya malah menyesal. Mereka satu per satu mengejarnya, berharap bisa mendapatkan kembali maaf dan kasih sayangnya. Kalyani hanya berkata dengan sinis, "Aku sudah nggak punya beban dan bisa hidup sesuka hati. Bukankah itu jauh lebih baik?" Awalnya, Kalyani mengira dia akan sebatang kara di kehidupan ini. Tak disangka, seorang pangeran berhati licik malah terus mengejar, mencurahkan seluruh cinta serta kasih sayang hanya untuknya seorang.

عرض المزيد

الفصل الأول

Bab 1

Tahun 934, tanggal 10 bulan 12 ....

Di kediaman Adipati Sagara yang terletak di sudut timur laut ibu kota Kerajaan Belara, tepatnya di Paviliun Persik ....

Dari luar, bangunan itu tampak sangat megah, dikelilingi oleh dinding bata hijau, genteng merah, serta pagar dan ukiran batu giok yang indah.

Namun, bagian dalamnya kosong melompong seperti gua salju. Selain sebuah meja, sebuah kursi, sebuah lemari, dan sebuah dipan empuk tua, di tengah musim dingin yang membekukan ini bahkan tidak ada tungku penghangat.

Di atas dipan terbaring seorang gadis kecil yang kurus kering. Tubuhnya hanya diselimuti selimut kapas tua yang tipis. Gadis kecil itu terus batuk, wajah mungilnya juga merah padam. Namun, di sisinya bahkan tidak ada seorang pelayan pun yang menjaganya.

Setelah kembali mengalami batuk hebat, bulu matanya bergetar pelan, lalu dia perlahan membuka mata. Sorot matanya masih dipenuhi kebingungan.

Bukankah dia sudah mati?

Dia ingat dengan sangat jelas. Tunangannya, Mardani, memaksanya menelan obat, lalu melemparkannya kepada sekelompok preman dan bajingan.

Lantaran tak sanggup menanggung penghinaan itu, dia langsung menusukkan tusuk konde ke lehernya hingga tewas. Dengan luka seperti itu, mustahil dirinya masih bisa diselamatkan.

Mustahil dia masih bisa hidup.

Gadis kecil itu duduk dengan bersusah payah. Seluruh tubuhnya lemas dan kepalanya terasa berat. Kelopak matanya terasa sangat panas. Saking panasnya, bola matanya bahkan ikut terasa nyeri.

Baru bergerak sedikit saja, rasa sakit yang menusuk langsung menjalar dari bahunya. Dia menundukkan kepala. Saat melihat bercak darah yang memenuhi bahunya, sejumlah kenangan perlahan menjadi jelas di dalam benaknya.

Namanya Kalyani, putri sulung sah kediaman Adipati Sargana di Kerajaan Belara. Seharusnya dia menjalani kehidupan yang mulia dan dimanjakan sejak lahir.

Namun sesaat setelah dilahirkan, dia diam-diam dibawa pergi oleh Selir Inara dari kediaman itu. Dia kemudian dibuang ke Desa Gunadarma yang miskin.

Sejak mulai mengerti keadaan, setiap hari yang dia alami hanyalah pukulan dan makian yang tiada habisnya, kelaparan, serta pekerjaan yang tak pernah selesai.

Di tengah musim dingin, dia harus mencuci pakaian di tepi sungai hingga kedua tangannya membengkak karena membeku.

Kalyani tidak mengerti mengapa ayah dan ibunya tidak menyukainya. Mengapa mereka setega itu terhadap dirinya? Padahal, dia sudah berusaha menjadi anak yang sangat penurut.

Saat berusia sepuluh tahun, Kalyani akhirnya mengetahui alasannya.

Ayah dan ibunya di Desa Gunadarma sama sekali bukan orang tua kandungnya. Mereka hanyalah pelayan keluarga Inara. Alasan Inara membawanya pergi adalah untuk membalas dendam atas kematian putranya.

Putra kandung Inara meninggal karena terserang cacar saat berusia tiga tahun. Mengira itu hanya nasib buruk, Inara hampir menangis hingga air matanya mengering. Belakangan dia baru mengetahui bahwa itu sama sekali bukan musibah biasa, melainkan ulah seseorang.

Nyonya Adipati Sargana, Pertiwi, yang juga merupakan ibu kandung Kalyani, diam-diam menyuruh seseorang meletakkan pakaian milik penderita cacar ke dalam kamar putra selir itu.

Status Inara yang rendah membuat protesnya tidak digubris siapa pun, ditambah lagi dia tidak memiliki bukti. Dia pun tidak mampu membalas dendam.

Tepat saat Pertiwi mengandung sembilan bulan dan melahirkan seorang putri, Inara memikirkan cara balas dendam ini. Dia menukar bayi itu dengan bayi yang sudah meninggal, lalu membuang bayi Pertiwi ke sebuah desa pegunungan yang miskin agar tumbuh dalam penderitaan dan perlakuan kejam.

Setelah dibesarkan hingga berusia 15 tahun, barulah dia akan dikembalikan ke kediaman Adipati Sargana.

Bayangkan saja bagaimana wajah mereka saat mengetahui bahwa gadis yang kasar, tidak berpendidikan, dan bahkan tidak mengenal satu huruf pun itu adalah putri sah keluarga adipati. Betapa besar "kejutan" yang akan diterima Pertiwi.

Bagi seseorang seperti Pertiwi yang sangat menjaga harga diri dan martabat, hal itu jauh lebih menyakitkan daripada dicincang.

Siapa sangka, ternyata Pertiwi melahirkan anak perempuan kembar. Padahal, Inara hanya menyiapkan satu mayat bayi untuk ditukar. Karena tidak ada waktu lagi, Inara tidak punya pilihan selain membawa pergi putri sulung Pertiwi.

Rencana Inara sebenarnya sudah tersusun dengan sangat baik.

Namun, saat Kalyani berusia 10 tahun, sebuah kejadian tak terduga mengubah segalanya. Kata orang, pelayan pribadi Inara yang bernama Sirah berselisih dengannya karena dipaksa menikah.

Dalam amarahnya, Sirah langsung melaporkan semua perbuatan Inara. Inara akhirnya dihukum mati dengan dipukul menggunakan tongkat. Kalyani pun berhasil ditemukan dan dibawa pulang.

Sepanjang perjalanan pulang, dia terus membayangkan orang tua kandungnya, kelima kakaknya, dan saudari kembarnya. Dia menantikan sebuah pelukan hangat dan kasih sayang keluarga yang selama ini dirindukannya.

Namun, setelah kembali ke kediaman Adipati Sargana, dia baru menyadari bahwa kenyataannya sama sekali tidak seperti yang dia bayangkan.

توسيع
الفصل التالي
تحميل

أحدث فصل

فصول أخرى

للقراء

Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.

لا توجد تعليقات
50 فصول
استكشاف وقراءة روايات جيدة مجانية
الوصول المجاني إلى عدد كبير من الروايات الجيدة على تطبيق GoodNovel. تنزيل الكتب التي تحبها وقراءتها كلما وأينما أردت
اقرأ الكتب مجانا في التطبيق
امسح الكود للقراءة على التطبيق
DMCA.com Protection Status