Tertawan Kontrak Panas CEO Arogan

Tertawan Kontrak Panas CEO Arogan

last updateÚltima actualización : 2025-07-26
Por:  MirielleEn curso
Idioma: Bahasa_indonesia
goodnovel18goodnovel
10
66 calificaciones. 66 reseñas
107Capítulos
1.7Kvistas
Leer
Agregar a biblioteca

Compartir:  

Reportar
Resumen
Catálogo
ESCANEA EL CÓDIGO PARA LEER EN LA APP

Demi menyelamatkan sang adik, Chloe Lynn terpaksa menerima tawaran gila dari pria yang paling membencinya, Nash Sullivan. Sayangnya, Chloe tidak tahu jika pernikahannya bukan sekedar transaksi, namun juga awal balas dendam bagi CEO dingin itu. Lantas, bagaimana nasib Chloe?

Ver más

Capítulo 1

PROLOG

“Aku menyukaimu!”

Chloe Lynn, gadis muda berusia 16 tahun membungkuk seraya mengulurkan sepucuk surat pada kakak kelasnya, Nash Sullivan. Suaranya terdengar tegas, meski kedua tangannya bergetar. Dia tahu resiko pengakuan ini. Nash bukan hanya terkenal tampan dan cerdas, tapi juga selalu menolak gadis mana pun yang menyatakan cinta padanya.

Namun, sekali lagi, Chloe tak peduli. Bukan sekali dua kali dia memikirkan resiko penolakan, tapi dia berpikir, lebih baik mengetahuinya –sekalipun dia ditolak- daripada tidak sama sekali.  Yang dia tahu, dia menyukai Nash, ketika pertama kali melihat Nash bermain basket saat matahari senja membingkai sosoknya dalam cahaya keemasan.

Sejenak lapangan menjadi hening, lalu tawa meledak. Bukan sorakan bahagia, melainkan ejekan yang memekakkan telinga.

Ketika Chloe mengangkat wajahnya, dia menemukan senyum sinis dan menghina di bibir Nash, seolah dia melihat sesuatu yang menjijikkan pada diri Chloe. Senyum itu menyayat harga diri Chloe, sungguh!

“Apa kau sadar diri? Bagaimana bisa kau merasa jika Nash akan menerimamu?” Seseorang berteriak dari antara kerumunan.

“Hei, bahkan gadis yang selevel dengannya ditolak begitu saja. Dan kau?”

“Sepertinya dia memang tak tahu malu!”

Gelombang tawa dan tepukan menyebar sepereti racun. Mereka terbahak, mengejek dan sesekali menunjuk wajahnya. Tapi Chloe tetap berdiri, mencoba tegar, menatap Nash seolah masih berharap –hanya satu kata saja, bahkan jika itu adalah penolakan yang jujur.

Tapi yang dia dapat hanyalah suara datar yang menghujam. “Kembalilah ke rumah dan lihat dirimu sendiri di cermin!”

Tepat saat itu, diantara sorak ejekan, Chloe mendapati dirinya runtuh.

Dia menggigit bibir, menahan air mata yang akhirnya jatuh juga. Tanpa sepatah kata, dia berbalik, berlari meninggalkan lapangan basket dan membawa luka pertamanya: cinta pertama yang dibalas hinaan.

Langkahnya membawanya ke tempat yang selama ini menjadi pelariannya. Jembatan tua yang tak banyak diketahui orang. Hanya Chloe yang selalu ke sana, ketika dunia ini terasa bising di telinganya dan dia butuh ketenangan.

Namun hari itu agak berbeda.

Dari kejauhan, dia melihat dua wanita berdiri di bawah jembatan, terlihat mereka sedang bersitegang. Chloe menghela nafas kecewa karena sepertinya kali ini dia harus berbagi tempat dengan orang lain, padahal dia ke sana untuk menyendiri.

Tapi semakin Chloe mendekat, dia melihat situasi yang mencekam, matanya membelalak ngeri. Salah satu dari mereka –wanita yang lebih muda- mengayunkan benda tumpul ke kepala wanita yang lebih tua. Wanita itu terhuyung selama beberapa detik, lalu terjatuh. Detik berikutnya, tangan pelaku mencekik leher wanita itu dengan ganas dan tanpa ampun.

“Hentikan!” Chloe menjerit.

Gadis muda itu menoleh, matanya bertemu dengan Chloe dan bibirnya langsung mengumpat kasar selagi dia melarikan diri. Chloe berlari, namun ketika dia tiba, darah sudah mengalir membasahi tanah dan bebatuan. Tangan Chloe gemetar saat dia menempelkan jari ke hidung wanita itu, masih ada napas, meski sangat lemah.

Dengan panik dia membuka ponsel dan menghubungi nomor darurat. Lalu dia mencoba melakukan CPR seperti yang biasa dia lihat di televisi. Tangan mungilnya menekan dada wanita itu berulang kali sambil mengusap air matanya yang tak berhenti jatuh.

Dari kejauhan, gadis muda itu berdiri dibalik rumput liar, merekam semuanya diam-diam. Bibirnya melengkung membentuk senyum jahat. Jika wanita itu mati, maka bukti rekaman itu akan menunjukkan bahwa Chloe-lah pelakunya. Bahkan saat dia berusaha melenyapkan nyawa seseorang, tampaknya Tuhan masih memihak. Dia mengirim sosok gadis lain untuk dijadikan kambing hitam.

Ponselnya berdering, Chloe mengalihkan perhatiannya. “Ya?” katanya sambil terengah.

“Chloe... ayah dan ibumu... bunuh diri!”

Dunia seolah berhenti berputar. Tangan Chloe terkulai lemah, napasnya tercekat. Dia menatap wanita di hadapannya, lalu meraih tas dan berlari. Ambulans pasti akan segera datang. Tapi sekarang, ada hal yang lebih penting. Keluarganya.

Chloe tiba di rumah sakit dengan langkah terhuyung. Di sana, Alex Lynn, adiknya yang masih berusia sebelas tahun menunggunya dengan mata memerah dan tubuh gemetar.

 “Bagaimana keadaan mereka?” tanya Chloe nyaris tak bersuara.

“Entahlah!” Alex menggeleng. “Katakan mereka akan baik-baik saja, Chloe. Katakan kita tidak akan kehilangan mereka!”

“Ya.” Chloe mengangguk, dia mendekap Alex erat. “Mereka menyayangi kita. Mereka akan baik-baik saja!”

Tapi rupanya, kata ‘baik-baik saja’ yang dilontarkan Chloe memiliki makna terbalik. Ketika dokter keluar, dia mengatakan jika jantung orang tuanya tak lagi berdetak.

Berhenti berdetak.

Mati.

Dunia Chloe seketika runtuh, dia jatuh ke titik dasar paling rendah kehidupannya. “Tidak mungkin.” Dia menggeleng, air matanya meleleh. “Mereka tidak akan meninggalkan aku dan juga Alex! Tidak...”

Tapi dokter tidak bergeming. Dia menghela napasnya dalam-dalam, menatap Chloe dan Alex dengan tatapan penuh simpati. Saat itulah Chloe sadar jika sepertinya dokter tidak sedang bermain-main dengannya. Tangisannya pecah, suaranya memenuhi koridor.

Mimpi buruk itu datang sangat cepat dan hari itu dunia Chloe benar-benar berakhir.

Di sisi Barat rumah sakit yang sama, Nash berlari menyusuri lorong demi lorong. Dia terengah saat mendapati ayahnya, Foster Sullivan, terduduk di lantai, menatap kosong ke arah pintu ruang operasi.

“Dad, apa yang terjadi?” Nash mencoba menahan kepanikannya.

Foster Sullivan mengangkat wajah, terlihat keletihan dan kekhawatiran menumpuk di sana. “Entahlah,” katanya dengan gelengan kepala yang lambat. “Mereka menemukan ibumu di bawah jembatan,” Suara Foster bergetar, “dalam keadaan yang mengerikan.”

“Jembatan? Kenapa? Untuk apa Mom ke sana?”

Foster menggeleng lagi. “Ketika ambulans tiba, mereka tidak menemukan siapa-siapa kecuali ibumu.”

Nash duduk di samping Foster, sesekali dia menengok ke pintu, berharap dokter akan segera keluar. Telapak tangannya dingin karena panik dan rasa takut. Dan tak berapa lama, ponselnya berdering, sebuah pesan video masuk.

Tangannya bergetar saat melihat rekaman video di ponselnya. Detik pertama: seorang gadis, menekan dada –atau leher- ibunya yang terluka. Detik kedua: tas sekolah yang tergeletak di sampingnya, gantungan kunci itu. Wajah Nash mengeras, matanya menyipit, dia mengenalinya.

“Chloe?”

Suara itu terdengar lirih, tapi juga penuh amarah dan dendam.

Expandir
Siguiente capítulo
Descargar

Último capítulo

Más capítulos

A los lectores

Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.

Calificaciones

10
98%(65)
9
0%(0)
8
0%(0)
7
2%(1)
6
0%(0)
5
0%(0)
4
0%(0)
3
0%(0)
2
0%(0)
1
0%(0)
10 / 10.0
66 calificaciones · 66 reseñas
Escribir una reseña

reseñasMás

Liyusa_
Liyusa_
alurnya seru ka. bkin nagih baca tros
2025-11-15 19:39:38
0
0
Lil Seven
Lil Seven
seru banget, bacanya nagih terus, seruuu
2025-11-03 07:36:50
0
0
Cherry Blessem
Cherry Blessem
kakakk!!! ceritanya baguss!!! sering sering update ya kak! aku tungguin!!
2025-10-30 19:03:55
0
0
Pelangi Jelita
Pelangi Jelita
Aku ngebayangin gimana harus hidup dengan orang yang kita benci... jadi pengen tau kisahnya, masuk list pustaka pokoknya
2025-09-06 14:08:27
0
0
Auphi
Auphi
Semoga nggak jadi thriller
2025-09-01 10:11:57
0
0
107 Capítulos
Explora y lee buenas novelas gratis
Acceso gratuito a una gran cantidad de buenas novelas en la app GoodNovel. Descarga los libros que te gusten y léelos donde y cuando quieras.
Lee libros gratis en la app
ESCANEA EL CÓDIGO PARA LEER EN LA APP
DMCA.com Protection Status