The Cassanova's Regret:  The Runaway Wife with their Twin

The Cassanova's Regret: The Runaway Wife with their Twin

last updateปรับปรุงล่าสุด : 2025-11-30
โดย:  Shea.anneยังไม่จบ
ภาษา: Filipino
goodnovel18goodnovel
10
61 การให้คะแนน. 61 ความคิดเห็น
564บท
40.0Kviews
อ่าน
เพิ่มลงในห้องสมุด

แชร์:  

รายงาน
ภาพรวม
แค็ตตาล็อก
สแกนรหัสเพื่ออ่านบนแอป

Na-bankrupt ang pamilya ni Dianne, iniwan sa kaniya ang mga malalaking utang. Upang mabuhay at makabayad sa utang ay tinanggap niya ang isang offer ng isang bilyonaryo. Kapalit ng 30 million pesos ay magiging asawa siya nito sa loob ng tatlong taon. Si Axl Tyler Chavez, ang pangalawang anak ng Chavez Group. Siya ang naging tagapagmana nang mamatay ang kaniyang kapatid. Upang pangalagaan ang pwesto sa company at pwesto ng first love niya sa kaniyang buhay ay kumuha siya ng isang CONTRACTED WIFE. Ngunit matapos ang dalawang taon at siyam na buwan ay pinutol na niya ang kontrata at binayaran si Dianne. Paano kung malaman niyang buntis si Dianne ng kambal at siya ang ama? Paano kung lumayas si Dianne at itago ang kanilang anak. Handa nga ba si Tyler na iwan ang first Love para sa kaniyang dugo at laman? o handa siyang ipalaglag ang bata mapanatili lang ang magandang relasyon sa First Love. o baka naman, akuin nila ni First Love ang bata at mawala sa picture ang tunay na ina at ang kaniyang ex- contracted wife... is the cassanova having his regret? o he enjoy his life with his first Love?

ดูเพิ่มเติม

บทที่ 1

Kabanata 1- Contract Marriage

Boom!

Suara ledakan di tengah kota terdengar sangat keras.

Rupanya ledakan itu berasal dari pertarungan yang saat ini sedang terjadi di tengah kota.

Lebih tepatnya, bisa dibilang itu adalah pengepungan.

"Jangan menyerah teman-teman! Kita pasti bisa menjatuhkan dia!" ucap Lingling, yang tak lain adalah sahabat seorang pemuda yang saat ini sedang mengamuk itu.

"Tapi Ling, rasanya kurang yakin. Jujur saja, kekuatanku sudah semua aku kerahkan," ucap Lee.

"Iya aku tahu. Aku juga sudah mengerahkan seluruh kekuatan yang aku miliki. Tapi Lee, kita harus berusaha menyadarkan kembali kesadaran Limdong. Limdong itu sahabat kita Lee! Aku rela jika memang harus mengorbankan nyawa ini demi menyadarkan Limdong kembali."

Lingling kembali melesat ke arah Limdong untuk menyerang.

Lingling tetap gigih walaupun seluruh tubuhnya sudah babak belur akibat pertarungan ini.

Boom!

Boom!

Suara ledakan terus terdengar.

"Baiklah, Teman-teman! Aku minta tolong pada kalian semua. Karena hanya kita sajalah yang tersisa. Kalau Limdong tidak segera sadar, maka bisa-bisa Limdong akan mengamuk ke seluruh tempat. Akan ada lebih banyak lagi korban berjatuhan," ucap Lee pada sekumpulan orang itu.

"Tapi Lee, lihatlah! Kebanyakan dari kita nampaknya sudah tidak sanggup lagi untuk meneruskan pertarungan ini. Kekuatan Limdong saat ia mengamuk seperti ini sungguh di luar nalar," ucap salah satu orang dari kelompok itu.

"Kalau kalian merasa sudah tidak sanggup lagi, maka kalian segera menjauh dari sini. Sementara biarkan aku dan Lingling yang mencoba menahan Limdong. Kalian bisa beristirahat untuk memulihkan kekuatan kalian." Lee juga ikut melesat ke arah Limdong. Lee sudah memantapkan hatinya bahwa ia akan melakukan hal yang sama dengan apa yang dilakukan Lingling.

Karena apa? Ya, Karena mereka bertiga adalah sahabat sedari kecil. Setiap saat selalu bersama.

Dan saat ini, Lee tidak akan berdiam diri melihat sahabatnya itu yang sedang mengamuk.

Akibat amukan Limdong, keadaan kota rusak parah.

Untungnya, walaupun banyak korban namun tidak ada satupun yang kehilangan nyawa. Itu karena semua orang di sana mampu bekerja sama dengan baik untuk mengungsikan warga lainnya seperti wanita, anak-anak, dan juga orang lanjut usia.

"Argh...!" teriak Lingling. Ternyata ia terpental akibat pukulan dari Limdong.

"Lingling...!" Lee langsung berlari ke arah Lingling untuk menahan tubuhnya agar tidak membentur tembok bangunan.

"Jangan terlalu memaksakan diri. Sebaiknya kita coba atur strategi untuk menyerang Limdong," ucap Lee.

Lee lega karena ia masih sempat menyelamatkan Lingling.

"Tapi Lee, kalau kita tidak terus menahannya bisa-bisa Limdong pergi dan mengamuk di tempat lain. Kita harus bisa menahannya sampai bantuan dari Guru datang," jawab Lingling.

"Iya aku tahu. Tapi Ling, lihatlah keadaan kita. Dan coba kau lihat keadaan mereka semua. Kalau kita terus bertarung dengan kondisi yang seperti saat ini, aku takut akibatnya akan fatal," ucap Lee.

"Sebaiknya suruh saja semua orang mundur. Biarkan aku sendiri yang akan berusaha menahan Limdong. Kamu juga, istirahatlah bersama yang lainnya," ucap Lingling.

Lingling memang terkenal dengan kegigihannya. Gadis ini sangat keras kepala. Dan Lee sangat paham dengan sifat yang dimiliki gadis cantik di hadapannya saat ini.

"Tidak! Aku menolak usulanmu. Biarkan aku ikut denganmu menahan Limdong."

Lee juga bersikeras akan menahan Limdong sampai guru mereka datang.

Tapi, saat mereka sedang berdiskusi ada bola cahaya melesat ke arah mereka.

Pertahanan yang dimiliki Lee dan Lingling tidaklah kuat. Karena energi yang mereka miliki sudah tinggal sedikit. Mereka sudah bertarung kurang lebih selama dua jam penuh. Dan lagi, lawan yang mereka hadapi kekuatannya sepuluh kali lipat.

Boom!

Duar!

Lagi-lagi suara ledakan yang dahsyat kembali terdengar.

Dan benar saja, perisai yang mereka bentuk hancur dengan mudahnya saat energi pukulan dari Limdong menyentuhnya. Dan parahnya lagi, mereka terkena serangan itu dengan telak.

Wush...!

Tubuh Lingling dan Lee terpental dan membentur puing-puing bangunan dan pohon yang ada di sekitarnya.

Setelah mendarat, Lingling dan Lee merasakan sakit yang luar biasa pada bagian dada mereka masing-masing. Dan mereka berdua juga memuntahkan segumpal darah.

Serangan itu terlalu kuat. Tubuh mereka tidak sanggup bila harus menerima pukulan seperti itu lagi.

Tatapan Lingling mulai menjadi buram. Demikian halnya pula dengan Lee.

Tapi Lingling masih tetap berusaha untuk berdiri. Ia sudah bertekad bahwa akan terus berjuang.

"Roar...! Roar...! Roar...! Akan aku habisi kalian semua!" Suara teriakan Limdong memekikkan telinga.

Limdong masih terus mengamuk sambil berteriak. Dan teriakan Limdong saat ini terdengar seperti suara Monster!

Itu efek dari kondisi tubuhnya yang saat ini sedang tak terkendali. Dan baru kali ini Limdong mengamuk sehebat ini.

Sedari kecil, Limdong memang sudah sering kali mengamuk. Itu disebabkan karena tubuh Limdong tidak mampu menampung kekuatan yang sangat dahsyat yang terdapat dalam tubuhnya.

Didalam tubuh Limdong ternyata terdapat sesosok mahluk. Itu adalah Iblis. Dan ternyata Iblis yang ada di dalam tubuh Limdong itu kekuatannya jauh di atas manusia. Entah bagaimana ceritanya, Iblis itu tersegel di dalam diri Limdong.

Limdong masih terus mengamuk. Ia akan menghancurkan apapun yang ada di hadapannya. Gedung,pohon, bahkan semua orang. Karena kondisi Limdong saat ini tak terkendali, maka ia akan menyerang siapa saja yang mendekatinya. Tak terkecuali dua sahabatnya sekalipun.

Satu-satunya harapan yang bisa membuat Limdong kembali sadarkan diri adalah Guru mereka. Guru mereka terkenal akan keahliannya dalam ilmu penyegelan. Hanya teknik penyegelan lah yang bisa menekan kekuatan Iblis yang ada di dalam tubuh Limdong itu.

"Gawat!" Lingling melihat ada seorang anak kecil bersembunyi di balik sebuah tembok yang sudah tidak utuh lagi. Lingling berusaha sekuat tenaga menggerakkan tubuhnya berniat untuk menyelamatkan anak kecil itu.

Dan Lee juga menyadari apa yang dilihat oleh Lingling.

"Biar aku saja! Kau tetaplah di situ!" teriak Lee. Kemudian dengan terseok-seok Lee berjalan kearah anak kecil itu.

Tapi sayangnya, usahanya sia-sia. Nampaknya Limdong memang tidak melihat keberadaan anak kecil di balik tembok itu. Tapi, Limdong malah melihat ke arah Lee.

Dan benar saja, Limdong langsung menyerang ke arah Lee.

Boom!

Limdong menyemburkan energi panas dari mulutnya.

"Tidak...! Lee...!" Lingling berteriak melihat Limdong yang menyerang Lee.

Lee yang memang kondisinya sudah terluka parah, ia pun pasrah. Lee memejamkan matanya. Ia bahkan sambil tersenyum. Seakan-akan kematiannya tidak ada rasa penyesalan sedikitpun. Sedangkan Lingling, ia menangis. Hubungan mereka bukan lagi sekedar sahabat. Tapi bagi Lingling, Lee dan Limdong sudah ia anggap seperti saudaranya.

Namun nyatanya, mau berusaha sekuat apapun Lingling tidak akan bisa menyelamatkan Lee.

"Lee...!"

Lingling terus berteriak. Karena hanya itulah yang bisa ia lakukan saat ini. Tubuhnya sudah terluka parah sama seperti Lee. Bahkan berdiri pun terasa sulit.

Slash...!

Tapi tiba-tiba ada cahaya yang melesat.

"Lee...!"

แสดง
บทถัดไป
ดาวน์โหลด

บทล่าสุด

บทอื่นๆ

ถึงผู้อ่าน

Maligayang pagdating sa aming mundo ng katha - Goodnovel. Kung gusto mo ang nobelang ito o ikaw ay isang idealista,nais tuklasin ang isang perpektong mundo, at gusto mo ring maging isang  manunulat ng nobela online upang kumita, maaari kang sumali sa aming pamilya upang magbasa o lumikha ng iba't ibang uri ng mga libro, tulad ng romance novel, epic reading, werewolf novel, fantasy novel, history novel at iba pa. Kung ikaw ay isang mambabasa, ang mga magandang nobela ay maaaring mapili dito. Kung ikaw ay isang may-akda, maaari kang makakuha ng higit na inspirasyon mula sa iba para makalikha ng mas makikinang na mga gawa, at higit pa, ang iyong mga gawa sa aming platform ay mas maraming pansin at makakakuha ng higit na paghanga mula sa mga mambabasa.


คะแนน

10
100%(61)
9
0%(0)
8
0%(0)
7
0%(0)
6
0%(0)
5
0%(0)
4
0%(0)
3
0%(0)
2
0%(0)
1
0%(0)
10 / 10.0
61 การให้คะแนน · 61 ความคิดเห็น
เขียนรีวิว

ความคิดเห็นเพิ่มเติม

Shea.anne
Shea.anne
35k wc!! omg
2025-09-01 00:42:39
0
0
Shea.anne
Shea.anne
Happy 33k views po
2025-08-10 02:59:47
0
0
Shea.anne
Shea.anne
Waaaaa!!32k views!! cuteeee
2025-07-28 03:59:35
1
0
Shea.anne
Shea.anne
31k views!!! Ang galing
2025-07-16 12:34:21
1
0
Shea.anne
Shea.anne
Happy 30k,!!!!!
2025-07-07 06:20:06
1
0
564
สำรวจและอ่านนวนิยายดีๆ ได้ฟรี
เข้าถึงนวนิยายดีๆ จำนวนมากได้ฟรีบนแอป GoodNovel ดาวน์โหลดหนังสือที่คุณชอบและอ่านได้ทุกที่ทุกเวลา
อ่านหนังสือฟรีบนแอป
สแกนรหัสเพื่ออ่านบนแอป
DMCA.com Protection Status