LOGIN“หนูจ๋า… ช่วยถูสบู่ให้พ่อนะจ๊ะ… ” อาชาขยับเข้ามาใกล้ “เอ่อ… ” นามิใจเต้นแรง… ตาจ้องมองอาวุธคู่กายของพ่อผัวอีกครั้ง ยิ่งมองยิ่งหัวใจเต้น เห็นเส้นเลือดขรุขระปูดโปนโอบล้อมรอบๆ ดุ้นเอ็น เด่นตระหง่านขึ้นมาอวดความอลังการ ดูราวกับดุ้นมะระจีนใหญ่ๆ นามิอดนึกไม่ได้… ว่ามันคงเสียวมาก ถ้าความยาวใหญ่ที่ตากำลังจ้องอยู่นี้สอดใส่เข้ามาในกลีบสาวของหล่อน “ไม่เป็นไรถ้ายังเขิน… งั้นถูหลังให้พ่อก่อนก็ได้” อาชาหันหน้าเข้าหาผนัง… นามิใจเต้นแรง มองข้างหน้าทำเอาใจเต้น แต่พอเห็นข้างหลังใจก็ยังเต้นระส่ำ พ่อผัวคนนี้มีรูปร่างเซ็กซี่มาก บั้นท้ายกำยำไปด้วยมัดกล้าม สะโพกสอบสวยดูแข็งแกร่ง ตึงเต็มไปด้วยริ้วลายกล้ามเนื้อ
View More"Dua puluh juta, apa masih kurang?"
Seorang pria memberikan negosiasi kerjasama dengan pelayan yang bekerja di rumah mereka. Ramli, pria yang berusia sekitar tiga puluh lima tahun itu nampak berpikir seribu kali sebelum memutuskannya. Pria itu adalah pelayan di rumah Rangga dan Vina. Pasangan suami-istri dan sedang mencari cara untuk segera mendapatkan anak. "Tugasmu cuma satu, hamili istriku!" lanjut Rangga, suami Vina.Sang istri, Vina berdiri di samping suaminya dengan wajah tak nyaman.
Bagaimana bisa dirinya harus berhubungan intim dengan pria yang menjadi pelayan di rumahnya.
Rangga kembali menegaskan tujuannya untuk mengajak Ramli bekerja sama dengan dirinya. Karena ia tahu jika Ramli sangat membutuhkan uang untuk membiayai ketiga anaknya yang ada di kampung. "Ini untuk uang muka, setelah Vina benar-benar hamil, aku genapin semuanya menjadi seratus juta. Aku rasa yang ini sudah cukup untuk biaya anak-anakmu di kampung, bahkan lebih dari cukup. Bagaimana, kamu tertarik? Tenang saja aku tidak akan menuntutmu, setelah Vina hamil kamu bisa hidup seperti biasa, dengan satu syarat kamu harus bisa merahasiakan kerjasama kita ini. Jangan sampai ada yang tahu!" kata Rangga dengan entengnya. Ramli, pria berwajah tegas dan sedikit pas-pasan, memiliki tatapan mata yang tajam, rambut hitam ikal dan memiliki postur tubuh yang nyaris sempurna. Tubuh yang atletis bak binaraga karena pria itu pernah menjadi penjaga tempat gym di desanya. Tak ayal, ia memiliki tubuh yang proporsional dan gagah. "Tapi Pak... Apa ini tidak keterlaluan? Bu Vina adalah istri Anda. Apa Anda rela jika istri Anda disentuh oleh pria seperti saya? Saya rasa ini sangat tidak masuk akal!" sahut Ramli, berusaha untuk menjaga martabat majikannya. "Hah, persetan dengan itu semua. Kami berdua hanya menginginkan anak. Jika tidak, rumah tangga kami yang harus dikorbankan, dan aku harus kehilangan segalanya, apa yang aku bangun selama ini akan sia-sia, aku tidak mau itu terjadi!" kata Rangga dengan tegas. Vina menundukkan wajahnya, sebenarnya wanita itu tidak setuju dengan kerjasama yang diusulkan sang suami. Pasalnya, ia dan Ramli harus melewati masa-masa yang sangat intim yang tak seharusnya mereka lakukan. "Mas, kamu yakin ingin aku melakukan ini? Kok aku ragu, ya!" ucap Vina kepada Rangga, wanita cantik putri dari seorang konglomerat di kota itu. "Kita tidak punya pilihan lain. Kamu tahu Papamu ingin sekali kita segera memiliki keturunan, sedangkan kamu tahu sendiri, setelah kecelakaan itu, dokter memvonis aku mandul, tidak mungkin aku bisa memberimu anak, sedangkan aku sangat mencintaimu, aku tidak mau kehilanganmu, Vin! Terpaksa, kita harus melakukan cara ini!" kata Rangga meyakinkan istrinya. Vina berusaha mengerti, sang suami memang mengalami permasalahan pada sistem reproduksinya.Setelah mengalami kecelakaan dua tahun yang lalu, Rangga divonis tidak bisa memiliki keturunan, testisnya bermasalah karena terkena paparan zat kimia.
Apalagi tuntutan dari kedua orang tuanya yang menginginkan mereka untuk segera memberikan keturunan.Karena sudah lima tahun mereka menikah, nyatanya sampai saat ini Vina belum hamil juga.
Vina sendiri sangat mencintai suaminya dan tidak ingin melihat karier Rangga hancur karena pria itu bekerja di perusahaan orang tuanya. Terpaksa, Vina mengikuti permintaan sang suami. Dengan sangat terpaksa ia harus bisa menerima Ramli untuk mengisi rahimnya dari benih pria itu. Meskipun wanita itu masih ragu untuk melakukannya karena Ramli hanyalah seorang pembantu di rumah. "Oke, aku setuju melakukannya, tapi Mas, aku nggak yakin jika Ramli bisa memberikan keturunan yang bagus. Kamu tahu dia itu cuma pria dari desa. Mukanya aja muka ndeso, Mas!" kata Vina sambil melihat penampilan Ramli yang sangat sederhana. Ramli sudah merasa dirinya sedang dibicarakan oleh majikannya. Pria itu melihat dirinya sendiri.Sejenak ia mencium aroma tubuhnya sendiri yang dirasa tidak enak, cenderung bau asam dan kecut. Belum lagi celana tujuh perdelapan yang dipakainya saat bersih-bersih rumah. Nampak sekali penampilan pria itu sangat tidak menarik di mata para wanita.
"Kira-kira Bu Vina mau nggak ya dekat-dekat dengan pria kayak aku? Bu Vina kan cantik, tapi aku... Badan aja baunya kek kambing, gimana aku bisa menghamilinya?" batin Ramli dengan ekspresi bingung. Pantas saja Vina merasa ilfeel melihat Ramli. Wanita itu adalah seorang sosialita yang biasa bergaul dengan wanita-wanita kaya, apa jadinya jika dirinya hamil dari seorang pria yang cuma pelayan di rumahnya. Rangga kembali membujuk istrinya agar mau mengikuti rencananya, "Sudahlah, sayang. Ini tidak seburuk yang kamu kira. Ramli memang pelayan dari desa, tapi aku nggak meragukan kemampuannya, kalau bukan karena dia, mana mungkin aku bisa selamat dari preman-preman itu. Aku yakin sekali jika Ramli pasti bisa membantu kita. Apalagi dia sudah terbukti punya tiga anak. Paling cuma satu atau dua malam saja, kamu sudah bisa hamil!" ucap Rangga tanpa memikirkan akibat yang lain. Yang ada dalam pikirannya adalah karirnya, ia harus menyelamatkan karirnya yang sudah berada di atas. Vina pasrah, karena rasa sayangnya yang berlebihan untuk sang suami, wanita itu pun tidak bisa menolaknya. "Terserah kamu saja, tapi jangan salahkan aku jika bayi yang lahir nanti tidak mirip sama kamu, tapi mirip dia!" jawab Vina dengan wajah lemas. Rangga tersenyum sambil mencium kening sang istri. "Soal itu kamu tenang saja. Yang penting kamu hamil dan melahirkan anak. Ini adalah tujuan utama kita, kan?" kata Rangga. Lalu, pria itu kembali menghampiri Ramli yang sedang berdiri tertunduk. Pria itu terlihat panik, karena kali ini pekerjaannya bukan sembarang pekerjaan, tapi pekerjaan yang dibilang enak tapi sangat beresiko. Sedangkan dirinya sudah janji kepada anak keduanya untuk membelikannya sepeda baru. "Ramli, bagaimana tawaranku tadi? Istriku sudah setuju untuk melakukannya. Sekarang aku menunggu keputusanmu. Ingat, kamu membutuhkan uang banyak untuk menyekolahkan anak-anakmu, apa kamu juga tidak ingin membahagiakan orang tuamu, dengan uang itu, kamu bisa merenovasi rumah agar anak-anakmu tinggal dengan nyaman, nggak kebocoran lagi pas hujan. Pikirkan baik-baik tawaran ini. Aku memberikan tawaran khusus untukmu karena aku tahu kamu pasti bisa membantuku," ucap Rangga dengan tegas. Tentu saja sebagai seorang pelayan, mana mungkin ia menyentuh istri majikannya, ini adalah sebuah hal yang sangat tabu dan terlarang. Tapi, melihat bagaimana kondisi pernikahan Vina dan Rangga membuat Ramli akhirnya setuju untuk melakukan kerja sama. Apalagi Ramli seringkali mendengar Vina dan suaminya bertengkar hanya gara-gara soal anak, sehingga membuat pria itu tak tega melihat Vina yang menangis setelah pertengkaran itu. Setelah berpikir seribu kali, akhirnya Ramli bersedia untuk bekerja sama membantu pasangan itu. "Baiklah, Pak. Saya bersedia membantu kalian. Katakan, bagaimana cara kerjanya?" kata pria itu dengan lugunya. Rangga tertawa mendengar ucapan Ramli yang sangat polos. "Astaga Ramli, bagaimana bisa kamu tanyakan itu, anakmu saja sudah tiga biji, lantas kamu tanya bagaimana cara kerjanya?" kata Rangga yang tanpa sengaja Vina pun ikut tertawa kecil. BERSAMBUNGร่างของสันต์ที่กำลังนั่งดื่มเบียร์อยู่ที่ม้าหินอ่อนหลังบ้าน“ดูท่าทางเหนื่อยนะจ๊ะพ่อสันต์… ดูสิ เหงื่อท่วมตัวเลย นวดกันมันส์มากไหมจ๊ะ”แอลลี่แซว น้ำเสียงบ่งบอกอาการประชดประชัน กระเง้ากระงอดจนไม่อาจเก็บความรู้สึกเอาไว้ได้“ก็แอบเห็นหมดแล้วไม่ใช่หรือ”ถึงขนาดนี้แล้ว สันต์ก็เลยกล่าวออกมาตรงๆ“ค่ะ… เห็นหมดแล้วทุกซอกทุกมุม”แอลลี่เบะปากใส่พ่อผัว“เห็นแล้วจะมาถามทำไม”สันต์ไหวไหล่ ยกเบียร์ขึ้นดื่ม ตาคมเหลือบมองมาทางแอลลี่แวบหนึ่ง เรือนร่างของหล่อนช่างเซ็กซี่ สองเต้าคัพอีอวบใหญ่ดูรัดรึง เบียดกันแน่นอยู่ในเสื้อยืดรัดรูปอวดสรีระอะร้าอร่ามจนท่อนเอ็นของสันต์คัดแข็งขึ้นมาเป็นลำ“หนูไม่ชอบให้พ่อสันต์กับป้าโฉมทำแบบนี้”ด้วยอารมณ์หึงหวงพ่อผัวสุดหล่อล่ำทำให้หญิงสาวระงับความรู้สึกไม่ไหว“พ่อขอพูดตรงๆ นะ เซ็กส์เป็นเรื่องธรรมชาติ พ่อก็เป็นม่ายมานาน มันก็เงี่ยนเป็นธรรมดา”สันต์กล่าวอย่างเปิดใจชิ๊… แอลลี่นึกตอบในใจว่า ‘ใช่… หนูเองก็เงี่ยน เพราะว่าไอ้วุฒิลูกชายพ่อสันต์ทั้งเล็กทั้งสั้น ที่ผ่านๆ มาหนูไม่เคยมีความสุขกับเรื่องบนเตียง’“ไม่รู้แหละ… หนูไม่ชอบให้พ่อสันต์มีอะไรกับผู้หญิงคนอื่น”กล่าวทิ้งไว้ให้พ่อ
ตอนแรกตั้งใจเอาไว้ว่าจะแกล้งทำไม่รู้ไม่เห็น แต่ความรู้สึกหึงหวงพ่อผัว ไม่อยากให้ผู้หญิงอื่นมาชุบมือเปิบแอบกินของอร่อยของพ่อผัว ทำให้แอลลี่จำต้องพูดความจริงออกมา ด้วยหล่อนเป็นคนโกหกใครไม่เก่ง ทำให้ป้าโฉมรู้ว่ามีคนเห็นหนังสดเข้าแล้ว“เอ่อ… พูดแบบนี้แสดงว่าเห็นหมดแล้วใช่ไหม”ป้าโฉมกล่าวอายๆ“จ้ะ... เห็น... แต่หนูไม่ได้ตั้งใจจะแอบดูนะ ก็บังเอิญได้ยินป้าร้องครางเสียงดังลั่นเหมือนจะคลอดลูกขนาดนั้น เลยถือวิสาสะเดินอ้อมเข้ามาทางหลังครัว”แอลลี่อธิบายว่าไม่มีเจตนาจะแอบดู “หนูแอน… ห้ามบอกให้ใครรู้นะ... ป้าขอให้หนูเก็บเรื่องนี้เอาไว้เป็นความลับนะจ๊ะ” ป้าโฉมรีบกำชับ ด้วยทุกวันนี้แกแอบคั่วอยู่กับลุงแดงที่เปิดร้านซ่อมมอเตอร์ไซค์อยู่ในตลาด ใกล้กับร้านเสริมสวยของแอลลี่“จ้ะป้า… ฉันไม่บอกใครหรอกจ้ะ แต่มีข้อแม้ว่าป้าห้ามมาทำแบบนี้กับพ่อผัวของหนูอีกนะ ไม่งั้นหนูจะบอกลุงแดงว่าป้าคบซ้อน”แอลลี่มองเหตุการณ์ในครั้งนี้ว่าเป็นเรื่องธรรมดาของมนุษย์ที่ยังเวียนว่ายอยู่ในห้วงกิเลสตัณหา คิดเสียว่าความลับในชีวิตของมนุษย์ทุกคนนั้นมีด้วยกันทั้งนั้น รอเพียงแค่เวลาที่จะเผยออกมาให้โลกรู้… หรือไม่ก็ถูกเ
“วันไหนจังหวะดีๆ จะโทรไปหานะ”สันต์ขยับถอนแท่งเอ็นออกมา ตอบสั้นๆ ไม่ได้สัญญาว่าวันไหน“อ่า… ”ป้าโฉมพรูลมหายใจออกมาด้วยความรู้สึกโปร่งโล่งในช่องท้อง ความหน่วงแน่นระบมรูหายไป รู้สึกโล่ง หลังจากร่องสวาทต้องขยายรับดุ้นข้าวโพดใหญ่ยักษ์ของสันต์ อัดแน่นคารูอยู่พักใหญ่ๆ“อูย… กลีบบวมเลยจ้ะพี่สันต์”ป้าโฉมว่าพลางถ่างขา แกล้งเอามือตีต้นแขนของสันต์เบาๆ เห็นน้ำหล่อลื่นไหลตามท่อนเนื้อเปียกเยิ้มของเขาที่ชักออกมาจากร่องกลีบกลวงโบ๋ของหล่อน กลีบมีอาการเบ่งบวม หลังจากโดนเสียดครูดด้วยเม็ดมุกมาพักใหญ่ๆ ‘โอ้ย… บ้าไปแล้ว… นี่ฉันดูอะไร’แอลลี่เอามือตบหน้าตัวเองเบาๆ เพื่อเรียกสติให้คืนกลับมา หลังจากยืนแอบดูคนเอากันจนมีอารมณ์ไปด้วย รีบถอนสายตาออกมาจากหน้าต่างที่เปิดแง้มเอาไว้‘ให้ตายเถอะ…’ แอลลี่รู้สึกตลกกับสิ่งที่ตัวเองทำ นี่หล่อนต้องเริ่มเดินเข้ามาใหม่อีกครั้ง ทำทีว่าเพิ่งเข้ามาถึงบ้าน และไม่เห็นเหตุการณ์อะไรทั้งนั้น“อุ๊ย… ว้าย… ”แอลลี่ตกใจ รู้สึกได้ว่ามีน้ำลื่นๆ ไหลออกมาจากซอกขาขณะก้าวออกมา ครั้นพอล้วงมือลงมาสัมผัสพื้นที่สามเหลี่ยมน้อยๆ ของตัวเอง ก็พบว่ามีน้ำหวานสวาทเปียกชุ่มอยู่ที่เป้าแพนตี้
“ฮึ่ก… อูย… อูย… อูย… เสียวสุดๆ พี่สันต์จ๋า”แรงกระเด้าอย่างซาดิสม์ดุดัน ทำเอาสาวใหญ่ร้องครางเหมือนเจ้าลงองค์ประทับ สองมือเกาะเกร็งอยู่กับขอบโต๊ะอีกฟาก แอ่นบั้นท้ายส่ายรับแรงกระแทกจากดุ้นเอ็นยาวใหญ่ สอดเสียบเข้ามามิดดุ้น สันต์กระเด้ารัวจนพวงสวรรค์ใต้โคนแท่งเอ็น เหวี่ยงฟาดร่องก้นของป้าโฉมเป็นจังหวะ “อูย... อูย… อูย… อูย… อูย… ”ร่างอวบขาวสั่นกระตุก สนุกกับการโดนกระทำ ร้องครางซ้ำๆ ตามจังหวะกระเด้าดุดันเพียะ…ฝ่ามือของสันต์ฟาดลงบนกลีบก้นกลมกลึง สอดแขนรัดเอวดึงเข้ามากระเด้าแรงขึ้น“อ๊า… อ๊า… อ๊า… แหกหมดแล้ว”ตอนนี้ป้าโฉมได้แต่ร้องคราง ใบหน้าบิดเบ้เหยเก แอลลี่เห็นแล้วรู้สึกเสียวแทน หล่อนแอบสะดุ้งไปพร้อมกับป้าโฉมที่กำลังโดนกระแทกอย่างหนัก“ไม่ไหวแล้ว… แตกเถอะพี่สันต์”ป้าโฉมซุกหน้ากับหลังมือของตัวเอง สันต์ก้มลงจูบไซ้หัวไหล่ เอาหนวดเคราแข็งปักทิ่มลงบนแผ่นหลังเปล่าเปลือย ทั้งเลียทั้งจูบทั้งไซ้ ทำเอาสาวใหญ่ขนลุกซู่ อารมณ์กระเจิดกระเจิง ขยับสะโพกยกตูดโต้แรงกระเด้า อัดอวัยวะเพศเข้าหากันอย่างเมามันส์“พี่สันต์จ๋า… มันส์สุดๆ… อูย… ”ป้าโฉมละล่ำละลักบอก สันต์เอามันส์มาก กระแทกแรงถึงใจหล่
กลิ่นสาบสาวของแม่ยายที่ปะปนอยู่กับกลิ่นแป้งอ่อนๆ ทำเอาท่อนเอ็นคัดแข็งขึ้นมาเป็นลำ“หยุดหั่นผักก่อนนะครับ… ”ทิวกุมมือแม่ยาย จับมีดที่กำลังหั่นผักออกไปจากมือ เลื่อนเขียงออกไปไว้ข้างๆ เหมือนรู้ว่ากำลังจะใช้พื้นที่ว่างตรงหน้าทิวกดลำเอ็นเข้าเสียดสีง่ามก้นของแม่ยายอย่างจงใจปลุกเร้าอารมณ์กระสัน ทำเอาหล่
“อ๊อย… อ๊อย… อูย… ซี้ด… สะ… เสียว… ”สกาวเดือนร้องคราง สามีของหล่อนที่ตายจากไปไม่เคยทำแบบนี้ทิวกระตุกยิ้มได้ใจ เหลือบตาขึ้นมองใบหน้าของแม่ยายที่กำลังบิดเบ้ แอ่นสะโพกยกกลีบก้นรับปลายลิ้นของลูกเขยที่กำลังมอบประสบการณ์สุดซ่านเสียวด้วยการลงลิ้นกับของรักของหล่อนจนน้ำหล่อลื่นแตกซ่านออกมาชุ่มกลีบ“โอ้ว… น
“อูย… มันดุ้นสุดๆ หอยหนีบดีจังแม่เดือนจ๋า”ทิวใส่หนัก ขยับสะโพกซอยรัวๆ รุนแรงยิ่งขึ้น สกาวเดือนแอ่นนมกระแทกใบหน้าเขย ร่อนสะโพกตอบโต้แรงเสียดสีของดุ้นเนื้อยาวใหญ่ตอกตำเข้ามามิดลำ ก้อนไข่ใต้โคนอัดคาปากรูตามจังหวะกระแทกใส่ดุดัน“อ๊ายยยย… อูย... อูย... อูย... ”สกาวเดือนร้องครางครวญ… ร่องสวา
สกาวเดือนครางครวญ หล่อนเสียวซ่านเหมือนใจจะขาด น้ำตาแห่งความสุขไหลพรากออกมา ในนาทีที่ถึงจุดสุดยอดอย่างรุนแรง“สวรรค์ที่แม่เดือนโหยหา… รู้แล้วใช่ไหมครับว่าอยู่ใกล้ๆ แค่นี้เอง… ต่อไปนี้ผมขอทำหน้าที่พาแม่เดือนไปท่องสวรรค์บ่อยๆ นะครับ”ทิวยอมรับว่าติดอกติดใจแม่ยายสุดๆ“แม่เสียวมาก… ทิวล่ะ… เสียวไหมจ๊ะ”
reviews