Masukหมอปีศาจพันหน้าไม่มีใครรู้ว่าเป็นบุรุษหรือสตรี ทุกย่างก้าวที่หมอปีศาจเดินผ่าน หากไม่มีคนตายก็จะพบความอัศจรรย์คนที่ตายแล้วฟื้นคืนชีพอีกครั้ง! ชื่อเสียงดังก้องทั่วยุทธภพแต่ไม่มีใครรู้เลยว่าหมอปีศาจพันหน้าเป็นเพียงแม่นางน้อยคนหนึ่งเท่านั้น! และแม่นางน้อยอย่างหลินจื่อเยว่ที่ข้ามภพมาเป็นลูกศิษย์คนที่สิบของหมอเทวดาแห่งหุบเขาเทวะ และไม่รู้ว่าร่างนี้ไม่สามารถดื่มสุราได้ ทำให้นางไปคว้าบุรุษรูปงามมาเป็นพ่อของลูกเพราะฤทธิ์น้ำเมา จึงเกิดผลผลิตน้อยๆ ออกมาอย่างไม่ตั้งใจ แม้จะไม่รู้ว่าบุรุษรูปงามนั้นเป็นใครมาจากไหน แต่นางจะต้องเลี้ยงดูก้อนแป้งที่น่ารักเป็นอย่างดี!
Lihat lebih banyakPOV Adam
[Di jual barang kualitas bagus, dengan harga murah. Sekali memiliki, maka tidak akan menyesal sampai mati. Yang minat, langsung japri.]
"Dam, Dam, liat status promosi di akun F* istri lu," ujar Rendi setelah membaca caption status jualan istriku dengan suara lantang.
"Kenapa? paling dia promosi panci, wajan, dan perkakas masak lainnya. Lu, kaya baru liat status bini gua ajah."
"Iya gua tahu. Tapi, sekarang dia jualan barang antik. Asli, lu pasti kaget liat barangnya."
"Barang apaan?" tanyaku pada Rendi. Sementara mata fokus pada layar komputer.
"Liat dulu. Gua yakin lu suka barangnya," ujar Rendi terkekeh.
Aku langsung cek F******k. Mencari akun jualan istriku. Mira memang seorang penjual olshop alat-alat dapur. Dia sangat suka memasak. Sehingga, bergabung dengan perusahan penjual alat dapur, untuk menjualkannya di media sosial, dan marketplace.
Perasaanku mulai tidak enak. Jangan-jangan Mira berjualan barang-barang aneh. Seperti benda penglaris atau benda ala-ala dukun yang lainnya. Bisa malu diriku. Suaminya seorang pekerja kantoran, sedangkan istrinya jualan barang yang tidak jelas. Mau ditaruh di mana mukaku ini.
"Status yang mana?" tanyaku heran. Ketika sudah membuka akun jualan Mira. Tidak ada yang aneh. Dia berjualan panci seperti biasanya. Dengan caption yang cukup menarik. Banyak foto-foto alat dapur yang berseliweran di akunnya.
"Itu, status paling atas. Baru Dua jam yang lalu."
"Yang ini?" tanyaku mendekati Rendi. Menunjuk status istriku.
"Iya, yang itu. Buka foto-fotonya. Di foto paling akhir. Gua yakin lu suka barangnya."
Aku langsung buka foto-foto yang di shere istriku. Ada sekitar lima belas foto. Dari foto pertama sampai sepuluh tampak biasa saja. Tidak ada barang yang aneh.
Namun, di foto urutan sebelas sampai lima belas, aku sungguh kaget. Mata membelalak tak percaya. Mira mengirim fotoku dengan segala fose. Bahkan, di foto terkahir sangat mencengangkan. Ada fotoku yang sedang mencium tangan wanita. Namun, pada gambar wanitanya sengaja diburamkan.
"Eh, Dam, lu udah liat sw istri lu? gila. Kayanya dia tahu lu selingkuh," ujar temanku yang lain.
"Enak aja, lu. Gua gak selingkuh," hardikku kesal.
"Wah, ada istri jual suami. Serem amet," ledek Rendi.
"Diam, lu. Kerja-kerja."
Suara ledekkan perlahan meredup. Mereka fokus kembali dengan kerjaan masing-masing. Sedangkan aku, malah gusar sendiri. Aku takut Mira salah paham atas kedekatanku dengan Diana. Aku paham betul, perempuan dalam foto itu adalah Diana. Sahabatku sejak SMA, kuliah, sampai sekarang kami kerja satu perusahaan sekaligus satu tim.
"Mas, kenapa sama istri kamu? ko, bikin status gitu," ujar Diana saat jam makan siang.
"Gak usah dipikirin, Na. Biasalah, paling salah kirim Saking banyaknya foto panci, Mira sampe salah majang barang dagangannya," ujarku berusaha menenangkan Diana. Padahal, sedari tadi aku panik. Mira tidak bisa dihubungi setelah membuat status yang menggemparkan.
Tak mau teman hidupku itu gusar, atau sakit hati. Entah dia menyadari atau tidak, foto perempuan yang dibuat buram adalah fotonya. Semoga saja tidak sadar. Hubungan kami bisa berantakan kalau itu terjadi.
"Apa Mira gak mau kita deket lagi sebagai sahabat, Mas? kalau gitu, lebih baik kita saling berjauhan."
"Gak gitu, Na. Udahlah, jangan berpikir negatif. Sebelum kenal Mira, aku udah Deket sama kamu. Kita bakal tetep berhubungan sampai kapan pun."
"Tapi pertemanan kalian ini sudah kelewatan," cetus Bumi tiba-tiba duduk makan bersama.
Kami bertiga adalah sahabat dekat sejak SMA. Bedanya, Bumi lebih beruntung dari kami. Di usianya yang sekarang, dia sudah menjadi manager di perusahan ini. Berkat Bumi juga, aku dan Diana bisa diterima di perusahaan ini. Meskipun, dalam soal percintaan, Bumi sangat tidak beruntung. Berkali-kali diselingkuhin, dan akhirnya menjadi jomblo abadi.
"Kelewatan gimana, Sih, Mi. Sok tahu kamu tuh.""Hahaha, terserah kamu, Na. Kalian sebenarnya tahu, tapi pura-pura tak tahu. Tenang saja, aku tak akan ikut campur. Asal, jangan libatkan aku dalam urusan ini. Siap-siap Dam, takutnya ada perang dunia ketiga, hahaha."
Bumi bicara dengan meledek. Seakan-akan kejadian ini adalah lelucon. Aku berusaha bersikap biasa. Walaupun ucapannya membuat pikiran negatif mendominasi isi kepala.
"Udah, makan-makan," sergahku menghentikan topik pembicaraan yang tidak mengenakan.
Sampai waktu pulang kerja, aku masih memikirkan ucapan Bumi. Takut Mira marah, atau mengancam berpisah. Bahaya jika itu terjadi. Bisa langsung miskin diriku. Apalagi harus berhadapan dengan bapaknya Mira yang galak luar biasa. Mampus ....
"Mir, buka pintunya, Sayang. Mas pulang."
Aku berusaha memasang ekspresi semanis mungkin. Lebih baik bersikap seolah-olah tidak tahu. Dibandingkan harus bertanya, malah menambah masalah saja.
"Mira ...."
"Iya, Mas. Aku denger. Emang aku budek?"
Mira membuka pintu dengan wajah datar seperti biasa. Dia mempersilakanku masuk. Sikapnya tidak mencurigakan. Tampak baik-baik saja. Mungkin benar dugaanku, Mira hanya salah memposting foto. Dia tidak mungkin tahu apa-apa tentang rahasia yang aku simpan.
"Mir, kamu baik-baik aja 'kan?"
"Ya, baik-baik ajalah. Emang kenapa? lihat nih, dari atas sampe bawah masih lengkap. Heran, kesambet kamu, Mas?"
"Hehehe, enggak ...."
"Ya udah sana, mandi terus makan. Aku dah, makan duluan. Gegara laper. Jadi, kamu makan sendiri aja yah."
"Iya, Sayang gak papa."
Tanpa menjawab lagi, Mira langsung merebahkan tubuh di kasur. Aku mulai mencium keanehan dari tingkahnya. Baru aku sadari, sikapnya perlahan cuek. Apa hanya perasaanku saja?
"Hahaha, iya .... beneran."
Dari ruang makan, aku mendengar suara Mira sedang asik berbicara dengan seseorang. Mungkin, dia sedang menelpon sahabatnya.
"Hahaha ...."
Suara tawanya makin kencang. Istriku terdengar sangat bahagia. Ada apa gerangan? tidak biasanya Mira tertawa terbahak-bahak seperti itu. Perasaanku jadi tidak enak. Segera aku menyelesaikan makan, dan menyimpan piring kotor di dapur.
"Udah dulu, yah. Nanti aku telepon lagi."
Saat aku masuk ke kamar, Mira malah menutup sambungan teleponnya. Dia menarik selimut dan tidur membelakangiku. Aku makin curiga, ada yang tidak beres dengan istriku.
"Sayang ...."
"Hmmm."
"Mau dipijit?"
"Enggak."
"Kamu kenapa? ko, kaya beda. Aku buat salah?"
"Enggak."
"Hmm ... Mas boleh tanya sesuatu."
"Iya, apa?" tanya Mira masih dengan posisi yang sama. Dia seakan tak mau memandangku
"Kamu ... salah kirim foto Mas, yah?"
"Oh, foto yang di F* sama status wa?"
"Iya, itu salah kirim 'kan?"
"Enggak."
"Hahaha, jangan becanda Sayang. Gak mungkin kamu jual suamimu secara online."
"Emang kenapa? banyak yang nawar mahal, Mas. Liat deh, kolom komennya. Status aku jadi rame."
Aku tak melanjutkan lagi perbincangan dengan Mira. Memilih mengambil ponsel dan mencek status Mira. Benar saja yang dia katakan. Kolom komentar sudah berubah jadi wadah bergosip. Banyak kicauan para ibu-ibu yang ditanggapi Mira.
[Suaminya juga dijual, Mbak?][Cek harga]
[Wah, tampaknya suaminya selingkuh, nih. Beginilah kalau istrinya penjual online. Hahaha, mantap .... lanjutkan, Bun]
[Iya, Bun]
Balas Mira dengan emoticon tersenyum manis.
เรื่องราวจุดเริ่มต้นความสัมพันธ์ระหว่างเซี่ยวจวินและหลินจื่อเยว่ ถูกบอกเล่าให้กับเหล่าศิษย์พี่ทุกคนได้ฟังในค่ำคืนที่พวกเขาจัดงานฉลองต้อนรับหลานคนแรกของสำนักเจินเฉียงลุกมานั่งข้างเซี่ยวจวินพลางยกมือขึ้นตบไหล่เขาปุ ๆ อย่างเห็นใจ “น้องเขย ศิษย์น้องข้าผู้นี้นิสัยห่างไกลความเป็นสตรีปกติ ข้าเล่าเห็นใจเจ้าเสียจริง”“ใช่ ๆ พวกข้าเองก็เห็นใจเจ้า”“ศิษย์พี่ทั้งหลายรักข้าเสียจริง พากันเห็นใจบุรุษด้วยกัน ไยมิเห็นใจข้าบ้างเล่าที่มีสามีโดยที่ตอนนั้นมิรู้ว่าเขาชื่อเสียงเรียงนามอันใด”บุรุษทั้งเก้าคนพากันส่ายหน้าให้ เพราะไม่ได้รู้สึกเห็นใจสตรีเช่นศิษย์น้องเล็กอย่างที่นางเรียกร้องเลยแม้แต่น้อย“พวกท่านมิต้องเห็นใจข้าก็ได้ เพราะข้ายินยอมนางเอง มิได้ขัดขืนยามนางลุกขึ้นมาปลุกปล้ำข้า...”เพียะฝ่ามือเรียวฟาดลงบนต้นแขนแกร่งของสามีมิคิดถนอมแรง ใจจริงอยากจะแทรกกำลังภายในเข้าไปด้วยเสียด้วยซ้ำ ที่นำเรื่องน่าอายเช่นนี้ออกมาบอกเล่า ก่อนที่หลินจื่อเยว่จะหนีอุ้มเอาหลินเสวี่ยอี้เข้าไปนอนเสีย ปล่อยให้บรรดาบุรุษได้นั่ง
เทศกาลหยวนเซียวครึกครื้นไปด้วยผู้คนที่พากันออกมาชมโคมไฟกันยังจัตุรัสกลางเมืองหลวง โคมไฟกระดาษที่ถูกบรรจงเขียนภาพหรือคำกลอนขึ้นลอยไปบนฟ้ายามค่ำคืน จนทั่วนภาสว่างโร่มิต่างจากกลางวันมากมายนักเซี่ยวจวินพาหลินจื่อเยว่และหลินเสวี่ยอี้มาหยุดยืนกลางสะพาน ในมือมีโคมไฟที่เป็นรูปครอบครัวนกพิราบเผือกสีขาวนวลสามตัวเกาะอยู่บนกิ่งไม้“นกพิราบเป็นตัวแทนสันติภาพ” หลินจื่อเยว่เอ่ยขึ้นขณะทอดมองสายตาไปยังโคมไฟของพวกเขาที่ค่อย ๆ ลอยสูงขึ้น“ไม่ผิด หากแต่นกพิราบสามตัวนี้กำลังเกาะอยู่บนกิ่งไม้ ตัวผู้และตัวเมียกระพือปีกป้องลูกน้อย ข้ามองมันแทนตัวพวกเรา มีข้า มีเจ้า มีเสวี่ยอี้โผบินไปบนท้องนภาอย่างอิสระนับจากนี้”“โหราจารย์เอกแห่งวังหลวงมีคารมคมคายเช่นนี้เลยหรือ มิน่าทำให้องค์หญิงหลงใหลได้ถึงเพียงนั้น”หลินจื่อเยว่เอ่ยแซว กว่าเรื่องราวขององค์หญิงหลี่หรงเอ๋อร์จะจบลง นางแทบจะกลายร่างเป็นนางมารวันละสิบครั้ง ทว่าได้ฮ่องเต้หลี่เซียนและองค์รัชทายาทช่วยปรามจนนางถอดใจไป ก่อนจะถูกส่งตัวไปอภิเษกกับองค์ชายต่างแคว้นเพื่อเชื่อมสัมพันธ์สตรีด้วยกันม
เซี่ยวจวินอุ้มพาภรรยามาวางบนเตียงก่อนจะตามขึ้นไปคร่อมร่างเล็กเอาไว้ สายตาคู่คมไล่มองสำรวจเรือนร่างงดงามขาวผ่องไปทุกส่วนก่อนจะจับปลายเท้าเรียวขึ้นมาแล้วจรดจุมพิตไปบนหลังเท้าขาวสะอาดแผ่วเบา ยิ่งทำให้หัวใจของหลินจื่อเยว่เต้นรัวแรงหนักกว่าเดิม แม้นจะอยากดึงเท้ากลับ ทว่าก็มิอาจทำได้ เนื่องจากเซี่ยวจวินมิยอมปล่อยริมฝีปากหยักไล่พรมจูบขึ้นมาตั้งแต่ปลายเท้า ท่อนขา จนมาถึงต้นขาด้านใน เซี่ยวจวินขบเม้มมันเบา ๆ จนเกิดรอยสีกุหลาบ เซี่ยวจวินผละใบหน้าออกมาแล้วสบมองดวงตาคู่สวยครู่หนึ่ง จังหวะเดียวกันก็สอดก้านนิ้วแกร่งยาวเรียวชำแรกแทรกเข้าไปในกลีบผงางาม เรียกเสียงครางหวานจากคนตัวเล็กได้เป็นอย่างดีเซี่ยวจวินมิได้หยุดเพียงเท่านั้น ยังคงโน้มลงไปตวัดดูดดึงยอดปทุมสีหวานราวกับมันเป็นของหวานเลิศรสจากสวรรค์ก็ไม่ปาน“ภรรยาข้างดงามและหอมหวานเสียจริง”“อึก ท่านพี่”ความร้อนในกายแล่นปลาบไปทั่วเรือนร่าง ยิ่งยามที่ลิ้นของสามีดูดึงยอดปทุม คล้ายกับความร้อนยิ่งเพิ่มสูงขึ้นจนกายบางบิดเร่าไปมา ยิ่งก้านนิ้วที่สอดแทรกเข้าไปภายในกายขยับเข้าออกในจังหวะท
วันต่อมาเซี่ยวจวินเดินทางเข้าวังตั้งแต่ช่วงเช้าพร้อมด้วยหลินจื่อเยว่ หากแต่วันนี้บุตรชายมิได้มาด้วย เพราะเจ้าตัวอยากไปเที่ยวตลาดกับท่านป้าอาเยียนหลังจากได้เผยความรู้สึกของกันและกันให้ได้รับรู้ และทำการแยกห้องนอนกับหลินเสวี่ยอี้ ทั้งสองก็ช่วยกันทำงาน ให้คำปรึกษากันและกันในทุกเรื่อง แม้ว่าเซี่ยวจวินจะยกอำนาจการตัดสินใจเรื่องภายในจวนให้กับหลินจื่อเยว่ ทว่านางก็ยังถามไถ่จากพ่อบ้าน ด้วยว่าที่ผ่านเขาเป็นคนดูแลจวนนี้มาตลอดเมื่อเข้ามาถึงวังหลวงทั้งเซี่ยวจวินและหลินจื่อเยว่ก็ตรงไปยังตำหนักหลงเสวียนทันที เหิงกงกงยังคงต้อนรับทั้งสองด้วยใบหน้าแย้มยิ้มปรีดา เพราะนับจากวันที่หลินจื่อเยว่แนะนำให้หลี่เซียนแช่น้ำสมุนไพรเพื่อขับพิษ ดูเหมือนหลี่เซียนก็ค่อย ๆ แข็งแรงขึ้น“เซี่ยวจวินหรือ มา ๆ เข้ามา” เสียงของหลี่เซียนดูสดใสขึ้น“เซี่ยวจวินถวายพระพรฝ่าบาท”“จื่อเยว่ถวายพระพรฝ่าบาท”ทั้งสองเอ่ยขึ้นพลางยอบกาบย่อตัวลงคารวะตามพิธีการ“นั่งเถอะ”“พระอาการเป็นอย่างไรบ้างพ่ะย่ะค่ะฝ่าบาท&rdqu
เซี่ยวจวินตั้งใจมอบหมายงานให้กับคนอื่นดูแลต่อจากนี้ แน่นอนว่านอกจากเขาและจางหมิ่นแล้วยังมีโหราจารย์อีกท่านที่เชี่ยวชาญการทำนายดวงชะตา และพยากรณ์ความเป็นไปของบ้านเมืองได้ขณะที่เซี่ยวจวินเข้าไปจัดการงานที่เหลือเพื่อมอบหมายให้คนอื่นหลังจากนี้ หลินจื่อเยว่และหลินเสวี่ยอี้ก็พ
เวลาผ่านไปค่อนคืนจนดึกสงัดแล้ว ทว่าร่างสูงที่นอนอยู่บนตั่งเตียงยังคงพลิกกายไปมาสลับซ้ายขวา จนสุดท้ายต้องผุดลุกขึ้นนั่ง แล้วถอนหายใจออกมาแรง ๆ เฮือกหนึ่ง เซี่ยวจวินผุดลุกขึ้นแล้วเปิดประตูเพื่อออกไปข้างนอก ภายในจวนยามนี้เงียบสงัดได้ยินเพียงเสียงลมยามราตรีที่พัดโบกต้นไม้ใบห
ทางด้านเมืองหลวงนั้นเกิดเหตุวุ่นวายลุกลามร่วมปี กระนั้นทุกอย่างก็จบลงได้อย่างสวยงาม ย้อนไปราว ๆ หลายเดือนก่อนที่เจียงเหม่ยสั่งให้บิดาส่งคนไปกำจัดหลี่ชุน เพื่อที่จะได้ส่งโอรสของตนอย่างองค์ชายหลี่หมิงขึ้นเป็นองค์รัชทายาทแทนทว่าพวกโจรเดนตายพวกนั้นก็ทำเสียแผน สังหารหลี่ชุนไม
วันเวลาล่วงเลยผันผ่านจากวันเป็นเดือน เคลื่อนผ่านจนตอนนี้อายุครรภ์ของหลินจื่อเยว่เข้าสู่ช่วงเดือนที่หก หน้าท้องพองนูนจนหญิงสาวเริ่มอุ้ยอ้าย นางมองอาเยียนที่วิ่งทำโน่นทีทำนี่ทีจนวุ่นวายก็ได้แต่นึกว่า หากยามนี้นางไร้อาเยียนอยู่ด้วยจะเป็นอย่างไร อาเยียนนั้นนอกจากเรียนรู้วิชาปรุงยาจากนางแล้ว วรยุทธ์ก็












Ulasan-ulasan