LOGINหมอปีศาจพันหน้าไม่มีใครรู้ว่าเป็นบุรุษหรือสตรี ทุกย่างก้าวที่หมอปีศาจเดินผ่าน หากไม่มีคนตายก็จะพบความอัศจรรย์คนที่ตายแล้วฟื้นคืนชีพอีกครั้ง! ชื่อเสียงดังก้องทั่วยุทธภพแต่ไม่มีใครรู้เลยว่าหมอปีศาจพันหน้าเป็นเพียงแม่นางน้อยคนหนึ่งเท่านั้น! และแม่นางน้อยอย่างหลินจื่อเยว่ที่ข้ามภพมาเป็นลูกศิษย์คนที่สิบของหมอเทวดาแห่งหุบเขาเทวะ และไม่รู้ว่าร่างนี้ไม่สามารถดื่มสุราได้ ทำให้นางไปคว้าบุรุษรูปงามมาเป็นพ่อของลูกเพราะฤทธิ์น้ำเมา จึงเกิดผลผลิตน้อยๆ ออกมาอย่างไม่ตั้งใจ แม้จะไม่รู้ว่าบุรุษรูปงามนั้นเป็นใครมาจากไหน แต่นางจะต้องเลี้ยงดูก้อนแป้งที่น่ารักเป็นอย่างดี!
View More"Agh! Kenapa kalian semua melakukan ini? Kenapa kami tidak boleh hidup bahagia? Kenapa kami yang lemah harus kalain siksa seperti ini? Dewa! Dimana kamu? Dimana kamu yang telah kami sembah selama ini? Kenapa kamu tidak muncul.. Kenapa?"
Sosok pria muda berusia sepuluh tahun tampak berlutut menghadap ke langit. Dia mengucapkan semua keluhannya ke langit dengan marah, dia mengeluh dengan ketidakadilan yang diterima oleh dia dan keluarganya.
"Benci! Aku benci kalian semua, aku akan membunuh kalian semua! Aku bersumpah akan membunuh kalian yang merenggut seluruh kebahagiaan yang dulu aku miliki!" Teriak anak itu dengan marah dan mengutuk langit yang tidak adil terhadap dirinya.
Tidak ada yang menjawab, tidak ada yang mendengarkan keluhannya, hanya hujan, petir dan kilat sebagai tanda betapa hancurnya hati sang anak itu sekarang. Tatapan yang penuh keputusasaan membuat si anak benar-benar jauh dari anak-anak seusianya, senyuman anak berumur sepuluh tahun itu pun tampak tidak ada lagi setelah kejadian yang menimpanya itu.
……
Di desa De, yang masih terletak di wilayah kerajaan Chu. Ada sosok anak laki-laki kecil berumur delapan tahun hidup bersama dengan ayah dan ibunya. Mereka hidup bahagia bersama dengan orang-orang desa yang juga bergaul akrab dengan mereka. Setiap hari di hiasi dengan senyuman, setiap pagi di awali dengan suara ayam dan berbagai binatang lain di desa itu yang menyambut datangnya mentari pagi.Dan saat matahari mulai terbenam, juga disambut dengan suara domba, sapi yang dibawa gembala kembali ke desa. Meski desa itu kecil, tapi seluruh orang desa tidak pernah kekurangan apapun, mereka selalu berkecukupan dan memiliki pakaian cukup. Hidup seperti itu saja sudah cukup memuaskan bagi mereka.
Dan Ini kejadian sebelum terjadinya malam berdarah yang merenggut semuanya dari seorang anak kecil berumur delapan tahun itu. Penderitaan yang membuatnya hidup dalam kegelapan selama bertahun-tahun, mengubahnya menjadi anak yang ceria menjadi anak pendiam berhati dingin.
Di dunia yang kejam, dimana yang kuat menjadi penguasa dan si lemah menjadi budak yang dapat di siksa, di bunuh sesuka hati si kuat. Dunia yang tidak akan pernah berubah dimanapun kita semua berada.
“Ibu, Aku ingin makan daging domba.” Ucap seorang anak laki-laki yang tampak sedang memeluk kaki ibunya. Anak kecil berwajah tampan dan memiliki aura unik sendiri padanya, sehingga membuat orang lain tidak dapat menolak kehadirannya.
“Hei, bukankah kemarin kita sudah makan daging? Tidak! Makan daging terus tidak baik untuk kesehatanmu, ibu akan membuat beberapa sayuran untukmu.” Jawab wanita berusia tiga puluh tahun yang tidak lain adalah ibu dari anak itu.
Wajah si anak berubah menjadi jelek saat mendengar ibunya tidak ingin memasak daging untuk dia. Padahal ayahnya sudah berburu dan membawa daging dari hutan tapi ibunya sangat ketat padanya dengan mengatasnamakan kesehatan.
Anak kecil itu melihat ayahnya yang baru pulang dari hutan, dia ingin ayahnya membantu agar ibunya dapat memasak daging. Tapi nyatanya si ayah memalingkan wajah ke arah lain agar tidak diganggu dengan permintaan si anak.
Si anak menyadari kalau ayahnya juga takut kepada si ibu jadi dia hanya dapat menghela nafas dan menyerah untuk meminta bantuan dari ayahnya tersebut.
“Sayang, apa kali ini tidak ada masalah di hutan? Aku dengar kemarin ada yang melihat beruang bertubuh besar sedang berkeliaran di hutan loh!” Tanya si ibu sambil memotong beberapa sayuran di dapur.
“Ah! Aku juga mendengar itu dari teman-temanku, ayah benarkah itu semua?” Si anak juga bertanya dengan rasa penasaran kepada sang ayah.Tampak pria tampan yang duduk itu berpikir sebentar sebelum mengangguk, benar jika ada beruang besar sebelumnya di hutan tapi setelah hari ini dia tidak menemukan apapun jejak mengenai beruang tersebut di dalam hutan.
Mendengar kalau tidak ada lagi jejak beruang di hutan, hari istrinya lebih lega. Memang desa mereka terbilang sangat kecil hanya ada delapan puluh keluarga hidup disini dan total hanya lebih dari dua ratus orang yang hidup disini. Meski mereka terbilang miskin di dunia luar tapi mereka sangat bahagia dapat hidup di desa kecil yang penuh orang-orang baik.
"Ibu, ayah, besok aku ingin bermain dengan teman-temanku ke danau. Apa boleh?" Tanya anak berumur delapan tahun itu meminta izin bermain kepada ayah dan ibunya.
Keduanya mengizinkan si anak untuk bermain tapi mereka tetap mengingatkan agar berhati-hati karena masih banyak binatang liar di luar sana yang berbahaya.
"Aku mengerti ayah, aku akan berhati-hati. Tapi besok pagi kita makan daging yah?"
"Tidak boleh!" Jawab ibunya langsung dengan tegas. Mendengar kata tidak boleh, wajah di anak agak sedih tapi dia juga tidak berdaya karena ayahnya saja tidak berani melawan singa betina di depannya ini.
"Sttt! Sini!" Si ayah memanggil anaknya dengan suara pelan. Dia mendekat ke ayahnya sambil bertanya-tanya kali ini apa yang ingin ayahnya lakukan.
"Jangan melawan ibumu. Besok pagi, sebelum ayah berburu ikutlah bersama ayah! Ayah akan membawamu ke suatu tempat yang bagus," bisik si ayah pada anaknya yang ingin mengajak keluar desa untuk memperlihatkan sesuatu.
"Benarkah? Kalau begitu aku akan menunggu ayah besok pagi di depan rumah!" Jawab si anak bahagia saat ayahnya ingin membawa ke suatu tempat. Si ayah tentu meyakinkan anaknya kalau yang dikatakan tidak ada kebohongan.
"Sudah! Ayo makan," setelah semua makanan siap. Keluarga yang berisi tiga anggota itu pun makan dengan penuh kebahagian di rumah kecil mereka.
Pada keesokan harinya, tepat seperti kata ayah si anak dia membawa ke suatu tempat yang jauh di luar desa. Keduanya berjalan menjauh dari desa tapi di wajah ayah dan anak itu tidak ada rasa takut sedikitpun. Padahal banyak yang bilang hitam berbahaya tapi keduanya seolah sudah terbiasa dengan semua itu.
Sampai di depan tebing, si ayah meletakan tangannya di depan tebing dan sebuah pintu terbuka dengan sendirinya. Anak itu terkejut tapi tidak mengatakan apapun kepada sang ayah. Dia terus mengikuti ayahnya dari belakang dengan mata penuh rasa takjub melihat seluruh isi dalam gua tersebut.
"Ayah, ini dimana? Kenapa banyak buku dan juga apa itu?" Ta ya si anak melihat berbagai macam buku serta ada banyak perak, emas di dalam gua.
"Ini adalah tempat rahasia ayah! Mulai sekarang ini juga tempat rahasiamu, suatu saat nanti tempat ini pasti berguna untukmu jadi ayah akan mengajarimu cara untuk masuk ke tempat ini!" Jawab si ayah yang akan mengajari anaknya cara untuk masuk ke dalam tempat penuh harta itu.
เรื่องราวจุดเริ่มต้นความสัมพันธ์ระหว่างเซี่ยวจวินและหลินจื่อเยว่ ถูกบอกเล่าให้กับเหล่าศิษย์พี่ทุกคนได้ฟังในค่ำคืนที่พวกเขาจัดงานฉลองต้อนรับหลานคนแรกของสำนักเจินเฉียงลุกมานั่งข้างเซี่ยวจวินพลางยกมือขึ้นตบไหล่เขาปุ ๆ อย่างเห็นใจ “น้องเขย ศิษย์น้องข้าผู้นี้นิสัยห่างไกลความเป็นสตรีปกติ ข้าเล่าเห็นใจเจ้าเสียจริง”“ใช่ ๆ พวกข้าเองก็เห็นใจเจ้า”“ศิษย์พี่ทั้งหลายรักข้าเสียจริง พากันเห็นใจบุรุษด้วยกัน ไยมิเห็นใจข้าบ้างเล่าที่มีสามีโดยที่ตอนนั้นมิรู้ว่าเขาชื่อเสียงเรียงนามอันใด”บุรุษทั้งเก้าคนพากันส่ายหน้าให้ เพราะไม่ได้รู้สึกเห็นใจสตรีเช่นศิษย์น้องเล็กอย่างที่นางเรียกร้องเลยแม้แต่น้อย“พวกท่านมิต้องเห็นใจข้าก็ได้ เพราะข้ายินยอมนางเอง มิได้ขัดขืนยามนางลุกขึ้นมาปลุกปล้ำข้า...”เพียะฝ่ามือเรียวฟาดลงบนต้นแขนแกร่งของสามีมิคิดถนอมแรง ใจจริงอยากจะแทรกกำลังภายในเข้าไปด้วยเสียด้วยซ้ำ ที่นำเรื่องน่าอายเช่นนี้ออกมาบอกเล่า ก่อนที่หลินจื่อเยว่จะหนีอุ้มเอาหลินเสวี่ยอี้เข้าไปนอนเสีย ปล่อยให้บรรดาบุรุษได้นั่ง
เทศกาลหยวนเซียวครึกครื้นไปด้วยผู้คนที่พากันออกมาชมโคมไฟกันยังจัตุรัสกลางเมืองหลวง โคมไฟกระดาษที่ถูกบรรจงเขียนภาพหรือคำกลอนขึ้นลอยไปบนฟ้ายามค่ำคืน จนทั่วนภาสว่างโร่มิต่างจากกลางวันมากมายนักเซี่ยวจวินพาหลินจื่อเยว่และหลินเสวี่ยอี้มาหยุดยืนกลางสะพาน ในมือมีโคมไฟที่เป็นรูปครอบครัวนกพิราบเผือกสีขาวนวลสามตัวเกาะอยู่บนกิ่งไม้“นกพิราบเป็นตัวแทนสันติภาพ” หลินจื่อเยว่เอ่ยขึ้นขณะทอดมองสายตาไปยังโคมไฟของพวกเขาที่ค่อย ๆ ลอยสูงขึ้น“ไม่ผิด หากแต่นกพิราบสามตัวนี้กำลังเกาะอยู่บนกิ่งไม้ ตัวผู้และตัวเมียกระพือปีกป้องลูกน้อย ข้ามองมันแทนตัวพวกเรา มีข้า มีเจ้า มีเสวี่ยอี้โผบินไปบนท้องนภาอย่างอิสระนับจากนี้”“โหราจารย์เอกแห่งวังหลวงมีคารมคมคายเช่นนี้เลยหรือ มิน่าทำให้องค์หญิงหลงใหลได้ถึงเพียงนั้น”หลินจื่อเยว่เอ่ยแซว กว่าเรื่องราวขององค์หญิงหลี่หรงเอ๋อร์จะจบลง นางแทบจะกลายร่างเป็นนางมารวันละสิบครั้ง ทว่าได้ฮ่องเต้หลี่เซียนและองค์รัชทายาทช่วยปรามจนนางถอดใจไป ก่อนจะถูกส่งตัวไปอภิเษกกับองค์ชายต่างแคว้นเพื่อเชื่อมสัมพันธ์สตรีด้วยกันม
เซี่ยวจวินอุ้มพาภรรยามาวางบนเตียงก่อนจะตามขึ้นไปคร่อมร่างเล็กเอาไว้ สายตาคู่คมไล่มองสำรวจเรือนร่างงดงามขาวผ่องไปทุกส่วนก่อนจะจับปลายเท้าเรียวขึ้นมาแล้วจรดจุมพิตไปบนหลังเท้าขาวสะอาดแผ่วเบา ยิ่งทำให้หัวใจของหลินจื่อเยว่เต้นรัวแรงหนักกว่าเดิม แม้นจะอยากดึงเท้ากลับ ทว่าก็มิอาจทำได้ เนื่องจากเซี่ยวจวินมิยอมปล่อยริมฝีปากหยักไล่พรมจูบขึ้นมาตั้งแต่ปลายเท้า ท่อนขา จนมาถึงต้นขาด้านใน เซี่ยวจวินขบเม้มมันเบา ๆ จนเกิดรอยสีกุหลาบ เซี่ยวจวินผละใบหน้าออกมาแล้วสบมองดวงตาคู่สวยครู่หนึ่ง จังหวะเดียวกันก็สอดก้านนิ้วแกร่งยาวเรียวชำแรกแทรกเข้าไปในกลีบผงางาม เรียกเสียงครางหวานจากคนตัวเล็กได้เป็นอย่างดีเซี่ยวจวินมิได้หยุดเพียงเท่านั้น ยังคงโน้มลงไปตวัดดูดดึงยอดปทุมสีหวานราวกับมันเป็นของหวานเลิศรสจากสวรรค์ก็ไม่ปาน“ภรรยาข้างดงามและหอมหวานเสียจริง”“อึก ท่านพี่”ความร้อนในกายแล่นปลาบไปทั่วเรือนร่าง ยิ่งยามที่ลิ้นของสามีดูดึงยอดปทุม คล้ายกับความร้อนยิ่งเพิ่มสูงขึ้นจนกายบางบิดเร่าไปมา ยิ่งก้านนิ้วที่สอดแทรกเข้าไปภายในกายขยับเข้าออกในจังหวะท
วันต่อมาเซี่ยวจวินเดินทางเข้าวังตั้งแต่ช่วงเช้าพร้อมด้วยหลินจื่อเยว่ หากแต่วันนี้บุตรชายมิได้มาด้วย เพราะเจ้าตัวอยากไปเที่ยวตลาดกับท่านป้าอาเยียนหลังจากได้เผยความรู้สึกของกันและกันให้ได้รับรู้ และทำการแยกห้องนอนกับหลินเสวี่ยอี้ ทั้งสองก็ช่วยกันทำงาน ให้คำปรึกษากันและกันในทุกเรื่อง แม้ว่าเซี่ยวจวินจะยกอำนาจการตัดสินใจเรื่องภายในจวนให้กับหลินจื่อเยว่ ทว่านางก็ยังถามไถ่จากพ่อบ้าน ด้วยว่าที่ผ่านเขาเป็นคนดูแลจวนนี้มาตลอดเมื่อเข้ามาถึงวังหลวงทั้งเซี่ยวจวินและหลินจื่อเยว่ก็ตรงไปยังตำหนักหลงเสวียนทันที เหิงกงกงยังคงต้อนรับทั้งสองด้วยใบหน้าแย้มยิ้มปรีดา เพราะนับจากวันที่หลินจื่อเยว่แนะนำให้หลี่เซียนแช่น้ำสมุนไพรเพื่อขับพิษ ดูเหมือนหลี่เซียนก็ค่อย ๆ แข็งแรงขึ้น“เซี่ยวจวินหรือ มา ๆ เข้ามา” เสียงของหลี่เซียนดูสดใสขึ้น“เซี่ยวจวินถวายพระพรฝ่าบาท”“จื่อเยว่ถวายพระพรฝ่าบาท”ทั้งสองเอ่ยขึ้นพลางยอบกาบย่อตัวลงคารวะตามพิธีการ“นั่งเถอะ”“พระอาการเป็นอย่างไรบ้างพ่ะย่ะค่ะฝ่าบาท&rdqu












reviews