LOGINหรงจือจืออดทนคุกเข่าไปแล้วสามพันขั้นบันได เพื่อขอโอสถวิเศษมาช่วยชีวิตผู้เป็นสามี กลับคิดไม่ถึงว่า เมื่อสามีกลับมาพร้อมชัยชนะ จะพาองค์หญิงจากแคว้นอื่นที่กำลังตั้งครรภ์กลับมาด้วย มิหนำซ้ำยังลดขั้นหรงจือจือจากภรรยาเอกเป็นแค่อนุ! “ม่านหวาเป็นองค์หญิง ซ้ำกำลังตั้งครรภ์บุตรของข้าอยู่ เจ้าแค่ยกตำแหน่งภรรยาเอกให้นาง จะเป็นไรไป?” “บุตรชายข้าไม่หย่ากับเจ้า แค่ขอให้เจ้าไปเป็นอนุ นั่นก็นับว่าเมตตาเจ้าแล้ว หากเจ้าออกจากจวนโหวไป ใครที่ไหนเล่าจะไม่รังเกียจดูแคลนเจ้า?” “แม้ท่านพี่จะลดขั้นท่านจากภรรยาเอกเป็นอนุ ทว่าตราบใดที่ท่านยอมยกสินเดิมของท่านให้ข้าใช้เป็นสินติดตัวเจ้าสาว ข้าจะยอมเรียกท่านว่าพี่สะใภ้ก็ได้!” “ในฐานะที่เจ้าเป็นสตรี ก็ควรจะเสียสละเพื่อสามี! ก็แค่ขอให้เจ้าเป็นอนุภรรยา แค่ขอสินเดิมของเจ้าเพียงเล็กน้อยก็เท่านั้น เจ้าจะโวยวายอะไรหนักหนา?” ต้องเผชิญหน้ากับครอบครัวพรรค์นี้ หรงจือจือทำได้เพียงแค่คิดว่า ความทุ่มเทตลอดสามปีที่ผ่านมาของตนเอง ก็ถือเสียว่าโยนให้หมามันกิน ไม่ว่าอะไรที่ติดค้างนางไว้ พวกเขาต้องชดใช้คืนให้หมด! นางตัดสินใจหย่าขาด ทำลายครอบครัวสามีเก่าให้พังพินาศ เอาสินเดิมทั้งหมดของตนเองกลับไป และนำโอสถช่วยชีวิตอีกครึ่งที่เหลือของสามีเก่า ไปมอบให้คนอื่น… ภายหลัง สามีเก่ากลับกลายเป็นคนพิการอีกครั้ง ต้องกลายเป็นที่ขบขันของคนทั้งเมืองหลวง ส่วนนางได้แต่งงานใหม่กับขุนนางผู้มีอำนาจ กลายเป็นฮูหยินของท่านราชเลขาธิการผู้ยิ่งใหญ่ทรงเกียรติ แม้แต่ฝ่าบาทยังต้องยกย่องนางเป็นมารดาบุญธรรม!
View MoreDunia saat ini berada di-era kekuasaan hierarki 11 perguruan ilmu beladiri yang melindungi para manusia dari invasi kaisar ibis kegelapan.
Perguruan Tapak Putih, Tapak Racun, Singa Kumbang, Langit Malam, Puncak Jaya, Es Abadi, Hutan Bambu, Lembah Suci, Awan Tenggara, Awan Barat, dan Awan Selatan.
11 sesepuh dari perguruan tersebut dijuluki sebagai Dewan tertinggi yang telah mencapai puncak kekuatan.
Di Pimpin oleh Brahma Arya, 11 perguruan ini membentuk pasukan tempur dari para murid terpilih sebagai pertahanan menyambut perang besar yang akan datang.
**
Awal cerita kita akan diperlihatkan pada seorang anak kecil bernama Lintang yang hidup di wilayah kekuasaan perguruan Awan selatan.
Lintang adalah seorang anak yang terlahir cacat tanpa memiliki inti energi di dalam tubuhnya, dimana setiap manusia yang tidak memiliki inti energi pada era ini dianggap sebagai sampah.
Orang tuanya merupakan petani miskin yang hidup dari menjual bahan obat hasil perburuan mereka di dalam hutan.
Terlahir sebagai manusia cacat, Lintang tidak memiliki banyak teman, kesehariannya dihabiskan dengan membantu sang ayah mencari tanaman obat.
Sudah dua bulan Lintang mencari tanaman obat seorang diri karena kedua orang tuanya mengalami sakit yang sukar disembuhkan, mereka hidup di sebuah desa terpencil bernama Desa Selayu.
Sebuah desa yang terkenal sebagai tempat peracik obat terbaik di wilayah perguruan Awan Selatan.
Hampir setiap penduduk di sana merupakan tabib peracik obat, sebagian lain merupakan petani biasa yang berkerja mengolah ladang dan berburu tanaman obat seperti kedua orang tua Lintang.
Hari ini Lintang pergi ke dalam hutan dengan ditemani sahabat satu-satunya bernama Sugi, keduanya sama-sama penduduk miskin yang hidup bergantung pada hasil penjualan tanaman obat.
Sugi adalah anak berbakat dengan inti energi sempurna, sudah beberapa kali cabang perguruan Awan Selatan menawarinya untuk masuk menjadi murid, namun Sugi selalu menolak karena tengah merawat ibunya yang sudah tua.
Bersama Sugi, Lintang kali ini berniat mencari jamur Katumbar yang tumbuh di sisi tebing hutan Manula di sebelah barat desa.
Jamur itu memiliki harga cukup mahal karena keberadaanya yang sangat langka dan hanya tumbuh di tempat yang sulit dijangkau manusia.
Keduanya bahu membahu mencapai tebing dengan saling mengikatkan diri pada batang pohon menggunakan sulur dari akar rambat.
Cukup lama mereka bergelayutan pada tebing demi mengambil 4 jamur yang tumbuh hanya sekali dalam setahun di hutan itu.
Setelah berhasil mendapatkannya dengan pertaruhan nyawa, Lintang dan Sugi segera naik kepermukaan agar dapat kembali pulang.
Saat itu hari telah senja membuat mereka harus berlarian keluar dari hutan Manula karena malam disana sangat berbahaya dimana terdapat banyak binatang buas.
Tetapi baru beberapa saat keduanya berlari, mereka dikejutkan oleh sebuah ledakan besar yang terdengar dari arah desa.
Lintang dan Sugi segera menuju tempat tinggi untuk memastikan apa yang terjadi, namun langkah mereka harus kembali terhenti ketika langit tiba-tiba berubah gelap mencekam.
Gema guntur menggelegar memekakan telinga, petir menyambar dimana-mana membuat beberapa pohon seketika tumbang terkena sambarannya.
Lintang dan sugi yang ketakutan memutuskan berlarian menghindari sambaran petir, tetapi sebuah cahaya terang melemparkan tubuh mereka sejauh puluhan depa hingga menghantam bebatuan.
Sugi langsung pingsan seketika, sementara Lintang terbaring tidak berdaya, sekujur tubuhnya terasa sakit dipenuhi luka lebam.
Dengan susah payah Lintang berusaha bangkit dan menarik tubuh sugi mendekati sebuah pohon untuk bersembunyi, dan dari sana dia dapat melihat ada dua orang yang sedang bertarung di atas langit.
Seorang pria botak berjanggut tebal dengan memakai jubah berwarna kuning, melawan seorang berpakaian merah yang terlihat mengenakan topeng berbentuk harimau menutupi wajahnya.
“Petapa tua, cepat berikan batu jingga itu kepadaku, jika tidak, riwayatmu akan berakhir di sini.” ucap manusia bertopeng yang terlihat sangat kesal.
“Hahaha, 200 tahun aku menjaganya, tidak akan kubiarkan batu ini jatuh pada manusia laknat seperti dirimu, ambil saja jika kau mampu.” jawab pria botak nampak tenang.
“Bangsat, jangan salahkan aku jika kau tewas ditanganku hari ini.” Manusia bertopeng kembali menyerang.
Pertarungan tingkat tinggipun kembali terjadi, setiap serangan mereka memiliki daya hancur yang sangat besar.
Terlihat cahaya terang dari pertemuan serangan mereka, angin bertiup sangat kencang layaknya badai, ledakan demi ledakan terjadi di ketinggian.
Manusia bertopeng bertarung menggunakan pedang panjang berwarna hitam, sementara pria botak yang dipanggil petapa bertarung tanpa senjata.
Saat pedang panjang akan berhasil membabat kepala pria botak, pria itu menangkis serangan tersebut dengan lengannya, membuat ledakan besarpun kembali terjadi diangkasa.
Seluruh tubuh pria botak terlihat dilindungi oleh cahaya keemasan, membuat dirinya mampu menahan senjata tajam hanya dengan tangan kosong.
Manusia bertopeng terlempar sejauh 50 depa, sementara pria botak hanya terpundur sejauh 5 depa, kekuatannya sangat tinggi membuat manusia bertopeng terlihat kewalahan.
Namun beberapa tarikan nafas berikutnya, pria botak terlihat memuntahkan darah hitam, dirinya beberapa kali menotok tiga jalan nadi pada leher, sendi bahu dan ulu hati.
“Hahaha, tubuhmu telah terkena racunku dari lembah neraka, sebentar lagi kau akan mati petapa.” Manusia bertopeng tertawa senang karena musuhnya kini mulai melemah.
“Licik kau manusia laknat, baiklah, jika aku mati, maka kita akan mati bersama.”
Pria botak merubah kuda-kudanya menjadi berdiri tegak dengan merapatkan kedua telapak tangan membentuk posisi tapa, cahaya keemasan yang menyelimuti tubuhnya segera menyembar, membesar dan semakin besar.
Energi alam berwarna hijau ditarik oleh cahaya emas itu membentuk wujud naga raksasa yang terlihat sangat besar dan mengerikan.
Manusia bertopeng sangat terkejut mendapati musuhnya mengeluarkan jurus tertinggi untuk mengakhiri pertarungan.
“Kurang ajar, petapa tua itu benar-benar berniat mati membawaku.” tubuhnya bergetar berusaha menahan tekanan berat yang dipancarkan oleh sosok naga raksasa.
Manusia bertopeng dengan cepat mengangkat pedangnya tinggi, dia menarik semua petir yang ada dilangit masuk pada pedangnya.
“Dengan jiwa dan darah, pedang petir kebinasaan, Murkalah!” Manusia bertopeng berteriak lantang.
Pedang petir di tangannya berubah menjadi cahaya terang yang membentuk sosok burung gagak sangat besar bermata merah.
Manusia bertopeng berdiri dalam tubuh burung besar menatap tajam kearah naga raksasa yang meraung keras menyelimuti pria botak.
Pria botak selanjutnya meninjukan kedua tapaknya kearah depan, membuat naga raksasa melesat menyerang manusia bertopeng.
Melihat serangan musuh melaju dengan kecepatan tinggi, manusia bertopeng segera membuka kuda-kuda lebar untuk bertahan.
Dua serangan maha dahsyatpun bertemu, Naga raksasa dan burung besar saling mendorong menciptakan cahaya terang memenuhi angkasa.
Sang naga yang ukurannya lebih besar berhasil melilit tubuh burung tersebut dan menghancurkannya menjadi serpihan, ledakan besar maha dahsyat pun terjadi tak terelakan, mengguncang langit dan bumi secara serentak sebagaimana alam sedang mengalami keruntuhan.
Tubuh manusia bertopeng hancur menjadi debu, sementara pria botak terlempar kedaratan jatuh tepat di depan Lintang yang saat itu tengah mematung tidak percaya dengan apa yang baru saja dia saksikan.
**
นี่คือคำพูดที่ออกมาจากปากท่านแม่ได้จริง ๆ หรือ? ไม่ว่าจะว่าอย่างไร หรงจือจือก็เป็นลูกที่ท่านแม่อุ้มท้องมาสิบเดือนจนคลอดนะ!หรงเจียวเจียวเอ่ย “แต่ว่าท่านแม่ หากท่านพ่อรู้เข้า จะดีได้อย่างไร?”หรงจือจือมองหรงซื่อเจ๋อทีหนึ่ง แล้วหัวเราะเย้ยหยันทีหนึ่ง “น้องรองพูดถูก พวกนางสนใจข้าด้วยใจจริงจริง ๆ”และไม่ได้มีความตั้งใจจะกดน้ำเสียงแต่อย่างใดนางหวังและหรงเจียวเจียวที่อยู่ด้านใน พลันเงียบเสียงไปทันใดหรงจือจือย่างเท้าเดินเข้าไปนางหวังหันกลับมาด้วยความไม่สบอารมณ์ พลางมองหรงจือจือแล้วกล่าวว่า “เจ้ามาทำไม?”หรงจือจือ “ข้ามีบางอย่างอยากจะพูดกับน้องสามเป็นการส่วนตัว แต่คิดไม่ถึงว่าจะมาได้จังหวะพอดี ถึงกับทำให้ฮูหยินกับน้องสามเสียเวลาในการหารือวางแผนทำร้ายข้า”“แต่พวกท่านไม่ต้องร้อนใจไป เดี๋ยวพอข้าออกไปแล้ว พวกท่านปรึกษาหารือกันต่อก็สิ้นเรื่องแล้ว”คิดวางแผนทำร้ายคนอย่างไรก็ไม่ใช่เรื่องดีอะไร ครั้นนางหวังกับหรงเจียวเจียวได้ยินถึงตรงนี้ หน้าก็เต็มไปด้วยความหวาดกลัวเล็กน้อยยิ่งอดไม่ได้ที่จะถลึงตาใส่สาวใช้ของพวกนาง เจ้าพวกไร้ประโยชน์ ไม่คิดเลยว่าจะประมาทเลินเล่อขนาดนี้ ไม่รู้จักเฝ้าอยู่ข้
ดังนั้นตอนที่นางเซี่ยบอกให้เขาพิจารณาจงเจิ้งอวี๋ดู เขาจึงปฏิเสธไปทว่าสภาพของพี่ใหญ่ในวันนี้...ในจวนแห่งนี้มีบุตรชายสายตรงเพียงพวกเขาสองคน เรื่องมีลูกหลานสืบสกุล คงหวังพึ่งได้แค่ตนแล้ว พูดตามตรง ในเรื่องนี้พี่ใหญ่ยังไม่เข้าใจสถานการณ์โดยรวมเท่าตนบางทีผู้ที่รู้รสชาติแห่งความรัก ถึงได้เป็นเช่นนี้กระมังเขาเพียงโชคดี โชคดีที่ตนไม่เข้าใจความรัก!นางเซี่ยมองเขาทีหนึ่ง ก่อนจะพยักหน้าอย่างเหนื่อยล้า มีบุตรชายทำตามการจัดการของตนสักคนก็ดี บุตรชายคนโตคงบีบไปมากกว่านี้ไม่ได้แล้วจริง ๆ...จวนสกุลหรง หลังจากอ่านราชโองการจบคนสกุลหรงรับพระประสงค์พร้อมกัน กระทั่งหรงเจียวเจียวที่ถูกเฆี่ยน ไม่ให้คนประคองลุกขึ้นมาจากเตียงไม่ได้ และคุกเข่าร่วมฟังด้วยกันครั้นฟังจบสีหน้าของนางก็ซีดเผือดไปหมดเพียงเพราะฝ่าบาทมีพระราชโองการมา คิดว่าเรื่องที่จะสลับเกี้ยวเกรงว่าจะไม่สำเร็จแล้ว เช่นนี้จะเป็นการหลอกลวงฮ่องเต้สีหน้าของนางหวังเองก็ปั้นยากเช่นกันไหนเลยเฉินเยี่ยนซูจะสนใจความรู้สึกของพวกนางสองแม่ลูก มองไปที่หรงจือจือเท่านั้น พร้อมเอ่ยขึ้นทั้งหูที่แดงเล็กน้อย “เช่นนั้นข้าขอตัวกลับก่อนนะ”หรงจือจือ “
ครั้นเฉินเยี่ยนซูเห็นนางทำเช่นนี้ และยังได้ยินคำพูดเช่นนี้ ความเย็นเยียบที่กลอกไปมาอยู่ในนัยน์ตาหงส์ ก็พลันสลายไป เป็นความกระตือรือร้นและรอยยิ้มไม่ขาดสายจากนั้นก็พลิกไปจับมือของนางด้วยความทะนุถนอมเป็นอย่างมาก พร้อมเอ่ยขึ้นอย่างขึงขังว่า “แน่นอนอยู่แล้ว ข้าจะขอให้แต่งตั้งเจ้าเป็นฮูหยินแห่งแคว้นขั้นหนึ่ง”“ฮูหยินตราตั้งขั้นหกอะไร ไม่คู่ควรกับเจ้าเลยแม้แต่น้อย”ครั้นเขาพูดจบ รถม้าก็หยุดลงพอดีคนขับรถม้าเปิดประตูรถม้าออก คำพูดนี้ของเขาย่อมเข้าไปในหูของเซิ่งเฟิงที่อยู่ด้านนอกเช่นกัน เซิ่งเฟิงอดไม่ได้ที่จะเงยหน้าขึ้นแล้วกลอกตาขาวทีหนึ่งอีกครั้งเยี่ยมไปเลย นี่ท่านเสนาบดีเหยียบขึ้นไปบนอดีตสามีของท่านหญิงแล้ว!ไหนเลยที่หรงจือจือจะไม่เข้าใจ จู่ ๆ เขาก็เอ่ยถึงฮูหยินตราตั้งขั้นหกเพื่ออะไร? วันนี้ก็เพิ่งรู้เช่นกัน ดูท่าท่านเสนาบดีที่อยู่เหนือผู้คน เย็นชาและลำพอง ไม่คิดเลยว่าจะมีความคิดเปรียบเทียบพวกนี้ด้วยนางกลั้นขำ ไม่ให้มีเสียงออกมาส่วนเฉินเยี่ยนซูมองไปนอกรถ แล้วเอ่ยขึ้นด้วยน้ำเสียงชืด ๆ ว่า “ราชโองการสมรส ประกาศเสียตอนนี้เถอะ”เซิ่งเฟิง “ขอรับ”...ในขณะที่คนสกุลหรงรับราชโองการน
เมื่อครู่นางเอ่ยขึ้นมาด้วยน้ำเสียงแผ่วเบาว่า “ได้รับความหนาวเย็นเล็กน้อย แต่ไม่ได้เป็นอะไรมาก หลังกลับไปท่านเสนาบดีจะต้องกินน้ำขิงติดต่อกันสามวัน หนึ่งวันไม่ต่ำกว่าสามครั้ง”เฉินเยี่ยนซูยังเม้มริมฝีปากบาง ในใจกระวนกระวายไปหมดหรงจือจือ “ท่านเสนาบดี?”เขาได้สติกลับมา ในตอนนี้ถึงพยักหน้าอย่างไม่แยแส “ดื่มน้ำขิงสามวันใช่หรือไม่? ข้าจะจำเอาไว้”เห็นอีกฝ่ายแสร้งทำเป็นสงบนิ่ง หรงจือจือก็คิดว่าอย่างไรตนก็ควรไว้หน้าเขาสองสามส่วน ฉะนั้นครานี้นางจึงไม่ได้โพล่งหัวเราะออกมาอีกหลังเงียบอยู่ครู่สั้น ๆท่านราชเลขาธิการก็อดกลั้นเอาไว้ไม่ไหว อดกลั้นเอาไว้ไม่ไหวจริง ๆ ก็ยังเอ่ยถามขึ้นว่า “นางเซี่ยยังไม่ละทิ้งความคิดชั่วร้ายเช่นเดิมหรือ?”หรงจือจือมองเขาทีหนึ่งเขารีบแสร้งทำเป็นไม่แยแส “ข้าเพียงแค่เอ่ยปากถามส่ง ๆ เท่านั้น อันที่จริง...”ทีแรกเขาอยากจะเอ่ยว่า อันที่จริงตนไม่ได้สนใจอะไร ปิดหูปิดตาหรงจือจือต่อ ซ่อนความคิดของตนทว่าเมื่อคำพูดนี้มาถึงข้างปาก ท่านราชเลขาธิการก็รู้สึกว่า หากบอกว่าตนไม่สนใจ ก็ฝืนตัวเองเกินไปจริง ๆกระทั่งดูปลอมจนเขายากจะรับไหวเล็กน้อยจึงหยุดไปทั้งดื้อ ๆหรงจือจือเ
ทว่าหรงจือจือกลับไม่ประหลาดใจกับการกระทำของนางหวังเลยแม้แต่น้อย แอบคิดเอาไว้ในใจอยู่แล้ว บางทีครั้งหน้าตนอาจต้องหลบให้เร็วกว่านี้หน่อย แบบนี้ไหล่ก็คงไม่ถูกปาจนบาดเจ็บ แตกต่างจากนางหวังที่เต้นเร่า ๆ ด้วยความโกรธอารมณ์ของหรงจือจือเรียบเฉย “ฮูหยินหรง น้องรองไม่อยากเจอข้า และพวกท่านก็บอกว่าข้าอัปมง
“ส่วนเรื่องที่บอกว่าเป็นน้องหญิงแท้ๆ? ข้าดูจากการกระทำของคุณหนูสามแล้วเหมือนนางมองท่านหญิงเป็นศัตรูมากกว่า ยังเหลือความเป็นพี่น้องที่ใดกัน?”“ท่านมหาราชครูลงโทษเบามากแล้ว หากให้ข้าลงมือ เกรงว่าคงถึงขั้นตัดลิ้น”หรงจือจือรู้สึกซับซ้อนภายในใจ นั่นเพราะตั้งแต่ที่นางกลับมาอยู่จวนเพื่อสืบคดี นางจะได้ยิ
เซิ่งเฟิงผู้รักในความถูกต้องทนมองไม่ได้! แต่ถึงอย่างนั้นก็ไม่ได้เปิดโปงเจ้านายตัวเองหรงจือจือมีสีหน้าเป็นกังวลหลังจากฟังเฉินเยี่ยนซู “ท่านราชเลขาธิการ เรื่องนี้จะส่งผลกระทบในทางไม่ดีต่อท่านหรือไม่?”เห็นนางเป็นห่วงตัวเองอย่างเห็นได้ชัดแบบนี้เฉินเยี่ยนซูก็มีความสุข ตอบอย่างเรียบนิ่ง “ไม่ต้องกังว
หากท้ายที่สุดแล้วผู้ที่ท่านพี่เลือกให้หรงเจียวเจียว เป็นคนเช่นจีอู๋เหิง นางหวังก็คงไม่เกิดความคิดนี้ขึ้นมาเพราะนางคิดว่า คุณชายที่ดีพร้อมทุกด้านอย่างจีอู๋เหิง ก็คู่ควรกับบุตรสาวของตนทว่าบุตรชายของหยางซื่อหลาง นับเป็นอะไรกัน จะคู่ควรกับเจียวเจียวแก้วตาดวงใจของตนได้อย่างไร?ครั้นหรงเจียวเจียวได้ย












Ratings
reviewsMore