Novel
Cerita Pendek

Genre

Semua
Romansa
Realistis
Manusia Serigala
Mafia
Vampir
Mitologi
Fantasi
Kehidupan Sekolah
Imajinasi
Reinkarnasi
Gairah
Misteri/Thriller
Mistis Rakyat
Romansa Sejarah
POV Pria

Karakter

27
Teman Masa Kecil×
Semua
Mandiri
Pelakor
Psikopat
Munafik
Wanita Kuat
Mafia
Istri Muda
Cinta Pertama
Kejam
Teman Masa Kecil
Dokter
Cinta Sejati
Pengasuh
Bestie
Pengganti
Guru
Bucin
Menantu
Sekretaris
Identitas Tersembunyi
Tetangga
Influencer
Vampir
Ahli Forensik
Pilot
Selebriti
Teman Sekamar
Tampilkan lebih banyak

Alur & Latar

27
Penyesalan×
Semua
Penyesalan
Pernikahan
Selingkuh
Dewasa 18+
Menggoda
Karma
Hubungan Keluarga
Balas Dendam
Kesadaran Diri
Pura-pura Mati
Kriminal
Dunia Kerja
Perundungan
Penebusan
Sistem
Kehamilan
Nikah Kontrak
Cinta Lama Bersemi Kembali
Melawan Takdir
Kutukan
Dunia Hiburan
Dunia Paralel
Perjalanan Waktu
Kekuatan Super
Pusat Perhatian
One Night Stand
Petualangan
Tampilkan lebih banyak

Tema

15
Plot Twist×
Semua
Plot Twist
Drama
Cerita Enak
Reinkarnasi
Bangkit
Manis
Obsesi
Toxic
Healing
Cinta Terpendam
Motivasi
Pusing
Kocak
Semangat
Multi POV
Tampilkan lebih banyak

Cerita Pendek Plot Twist & Novel Teman Masa Kecil Penyesalan

Temukan kumpulan cerita pendek Plot Twist yang menarik dengan tokoh Teman Masa Kecil dan latar Penyesalan, alur cerita yang memikat, dan penceritaan yang imersif. Sempurna untuk pembaca yang mencari cerita pendek satu jam dan bacaan cepat yang imersif secara online.
Pilihan Terakhir: Cerai - undefined novel & cerita
Sasri Tasmirah
Adik iparku, Gina, bersikeras ingin berlibur ke Pantai Nirwana saat Natal, jadi aku memutuskan untuk mengajak seluruh keluarga pergi berlibur bersama. Namun, saat teman wanita suamiku mengetahui tentang rencana tersebut, dia memaksa untuk ikut dan membawa anaknya juga. Tanpa basa-basi, suamiku langsung membeli tiket pesawat. Namun, dia malah menyuruhku membawa barang-barang dan mengemudi sendiri ke sana. Semula, aku mengira seluruh keluarga akan mendukungku, tetapi ternyata mereka semua mendukung keputusan suamiku. Baiklah. Kalau begitu, kita urus urusan masing-masing saja. Namun, mereka semua menjadi ketakutan.
Meski Lupa Ingatan, Hati Tak Bisa Bohong - undefined novel & cerita
Sofia
Tunanganku adalah ilmuwan otak terkemuka di dalam negeri. Kekasih masa kecilnya, Yuki, didiagnosis kanker dan hanya bisa hidup selama sebulan. Demi menemaninya melewati hari-hari terakhirnya, Oscar memaksaku meminum obat penghapus ingatan yang baru dikembangkan agar aku melupakannya selama sebulan. Dalam sebulan itu, dia menikahi Yuki, berbulan madu, dan berjanji untuk bertemu kembali di kehidupan berikutnya di tengah lautan bunga. Sebulan kemudian, Oscar menangis darah, berlutut di tengah hujan. Dengan suara serak, dia bertanya kepadaku. "Obat itu seharusnya hanya bekerja selama sebulan. Kenapa kamu melupakanku seumur hidup?"
Kejutan Untuk Pengkhianat Cinta - undefined novel & cerita
Charmy
"Bu Adele, maksud Anda proses pernikahannya tetap berjalan seperti rencana semula, tapi pengantinnya akan diganti dengan orang lain? Begitu, ya?" Menghadapi tatapan bingung dari staf, Adele sama sekali tidak ragu. Dia langsung mengangguk. "Benar. Pernikahan tetap digelar setengah bulan lagi seperti rencana awal. Semua materi pernikahan yang perlu diubah akan saya serahkan dalam beberapa hari ke depan." "Baik. Lalu ... apakah saya perlu menghubungi Pak Darren untuk memberitahukan hal ini ...." "Nggak perlu!" Belum sempat lawan bicaranya menyelesaikan kalimat, Adele langsung memotong dengan nada tegas dan sedikit emosional. Saat melihat ekspresi kaget dari staf itu, dia berusaha menenangkan diri dan menjelaskan dengan lebih lembut. "Dia cukup sibuk. Untuk urusan pernikahan selanjutnya, cukup langsung dengan saya saja." Pernikahan ini adalah hadiah terakhir yang ingin diberikan Adele untuk Darren. Berhubung karena ini hadiah, tentu saja baru terasa mengejutkan kalau diberikan di saat terakhir.
Mereka Menyesal Setelah Aku Menikah - undefined novel & cerita
Langar
Donny akhirnya menyetujui permintaanku untuk menikah. Dia secara khusus memintaku untuk berpakaian rapi dan mengatakan jika dia sudah menyiapkan kejutan untukku. Namun, saat aku datang dengan pakaian terbaikku, ternyata tidak ada pengantin pria di acara pernikahan. Donny berbalik dan tersenyum kepada adik tiriku di sampingnya. "Kamu bilang pernikahan itu rumit dan membosankan. Hari ini, aku tunjukkan pernikahan yang seru padamu, bagaimana menurutmu?" Pembawa acara pernikahan pun mengumumkan dengan suara lantang, "Pernikahan ditunda." Sahabat masa kecilku bahkan menarik bola air yang sudah disiapkan sebelumnya dan menjatuhkannya di atas kepalaku, hingga membuat seluruh tubuhku basah kuyup. Donny tersenyum nakal sambil mengangkat alisnya kepadaku. "Kirana, ini cuma lelucon saja. Kamu benar-benar mengira aku akan menikahimu?" Pernikahan ini hanyalah sandiwara yang mereka buat untuk menyenangkan adik tiriku yang menderita depresi. Melihatku diam, Donny kembali tertawa dan berkata, "Kalau kamu memang begitu ingin menikah, pilih saja salah satu tamu yang ada di sini dan menikahlah dengannya." Namun, ketika aku benar-benar berjalan bersama pengantin pria ke pelaminan …. Mereka malah jadi panik.
Berhenti Memaksakan Cinta yang Melelahkan - undefined novel & cerita
Atlanta
Emran yang sedang perang dingin denganku mengunggah sebuah postingan di media sosial. [ Seratus orang pertama yang like dapat uang karena aku baru putus! ] Dalam sekejap, sudah ada 99 repost dan like. Aku tahu dia sedang menungguku mengalah, seperti sepuluh kali sebelumnya, memohon padanya untuk menghapus postingan itu. Namun kali ini, aku langsung repost dan memberi komentar. [ Aku juga mau! ] Kemudian, aku memblokir semua kontaknya. Tiga hari kemudian, adiknya mengirim pesan. [ Tiket untuk pertunjukan kelulusan Kak Emran sudah disisakan buat kamu. Katanya asal kamu datang, dia mau memaafkanmu. ] Aku melirik tiket pesawat di atas meja, lalu membalas. [ Nggak sempat. ] Aku memang benar-benar tidak sempat, karena aku lulus seleksi dan diterima sebagai mahasiswa pascasarjana di Universitas Bajira. Malam itu juga, aku akan terbang untuk mendaftar ulang. Sejak saat itu, aku dan dia terpisah ribuan kilometer, tak pernah bertemu lagi.
Setelah Akhir Cerita Ceo: Cinta Sejati Menjadi Pembunuh - undefined novel & cerita
Mimi
Setelah aku menolak mendonorkan rahim untuk kakakku, sahabat masa kecilku membenciku setengah mati. Dia menjebak dan mengirimku ke ranjang sang Tuan Muda penguasa ibu kota. Kabarnya, pria itu sangat membenci wanita yang mencoba mendekatinya. Semua orang menunggu kehancuranku, namun dia justru sangat memanjakanku. Tiga tahun berlalu. Saat aku mengira diriku hamil dan pergi ke rumah sakit untuk memeriksakan diri, tanpa sengaja aku mendengar percakapannya dengan dokter, "Andrew, tiga tahun lalu kamu menyuruhku memindahkan rahim Evelin Dumma ke kakaknya secara diam-diam, dan sekarang kamu menyuruhku berbohong bahwa dia mandul sejak lahir. Bagaimana kamu bisa tega bersikap sekejam itu pada wanita yang mencintaimu?" "Mau bagaimana lagi, Everin memenangkan hati keluarga suaminya. Dia nggak boleh menderita kalau nggak bisa punya anak. Hanya rahim Evelin yang cocok dengannya." Suara pria yang familier itu terdengar begitu dingin hingga terasa asing. Ternyata, cinta dan rasa aman yang selama ini kuyakini hanyalah sebuah penipuan belaka. Jika memang begitu, aku akan pergi saja.
Cinta yang Kutunggu Tak Berakhir Di Pernikahan - undefined novel & cerita
Tiana
Di era tahun 80-an dan tepat seminggu sebelum pernikahan, tunanganku diam-diam lolos seleksi agen rahasia tanpa memberitahuku. Dia buru-buru masuk ke tim dan hanya meninggalkan satu kalimat yang menyuruhku untuk menunggunya. Aku menuruti ucapannya dan menunggunya dengan sepenuh hati. Namun selama tiga tahun ini, semua jatah kunjungan keluarga bulanan tunanganku itu selalu diberikan pada orang lain. Bahkan saat ibuku sakit keras dan kami kekurangan uang sekalipun. Padahal, aku sudah menangis hingga hatiku terasa dicabik-cabik, hanya untuk bertemu atau meneleponnya sekali saja. Setelah menyampaikan pesanku, satpam hanya bisa memberitahuku dengan tak berdaya, "Hari kunjungan Pak Gunawan sudah dipakai, tunggu bulan depan saja." Aku pun memasang wajah murung dan bersiap untuk pergi. Namun pada detik berikutnya, sahabat masa kecil tunanganku itu malah masuk dengan semudah itu. "Pak Gunawan sudah berpesan khusus, kamu boleh langsung cari dia di kantornya. Dia baik sekali sama kamu. Meskipun kamu sudah patah hati selama setahun, dia masih khawatir suasana hatimu buruk sampai sengaja kosongkan jatah hari kunjungannya untukmu," kata satpam itu pada sahabat masa kecil tunanganku itu. Melihat aku masih ingin menerobos masuk lagi, satpam buru-buru menghalangiku. "Sudahlah, jangan berharap lagi. Pak Gunawan mana punya uang, semua uangnya sudah kasih ke sahabat masa kecilnya itu." Malam itu, ibuku bahkan tidak sempat meminum obat pereda nyeri. Semua ini salahku ... aku memang tidak berguna. Aku benar-benar tidak ingin menunggu tunanganku itu lagi. Saat dia akhirnya selesai belajar dan pulang ke kampung halaman, aku juga sudah menjadi istri orang lain.
Rasa Lelah yang Mencapai Puncah, Aku Tak Ingin Lagi Menikah - undefined novel & cerita
Bagel
Pacar mafiaku, Fendy, selalu bertengkar dengan sahabat masa kecilnya, Amanda. Di hari ulang tahunku, Amanda memberiku sebuah bullet vibrator. "Nih. Buat ronde kedua, kalau-kalau perlu. Aku lebih tahu stamina dia daripada siapa pun." Fendy melemparkan sebotol foundation berwarna pucat ke arahnya. "Pakai yang lebih banyak lagi. Siapa tahu akhirnya ada yang mau sentuh kamu." Mereka saling mendorong saat keluar, lalu membanting pintu di belakang mereka. Lilin di atas kue ulang tahunku habis meleleh hingga padam, sementara aku duduk sendirian di meja makan. Saat kedua keluarga kami pertama kali mengadakan makan malam resmi bersama, Amanda tersenyum dan menyelipkan sebotol kecil pelumas ke tangan Fendy. "Ambil. Biar kamu nggak bikin gadis malang itu menderita." Ekspresi Fendy langsung menjadi muram. "Masih lebih baik daripada kamu yang menangis malam-malam sambil memeluk guling." Kali ini, Fendy mengatur liburan ke sebuah pulau pribadi. Seorang teman kami diam-diam memberitahuku bahwa dia berencana melamarku di atas tebing saat matahari terbenam. Setelah tujuh tahun menjalin hubungan, aku berkata pada diri sendiri bahwa inilah akhirnya. Garis akhir yang selama ini kutunggu akhirnya sudah di depan mata. Aku berdandan dengan sangat teliti, mengenakan gaun termahal yang kumiliki, lalu berjalan menuju helipad. Aku membuka pintu helikopter. Amanda sudah duduk di kursi kopilot. Dia mengangkat alis saat melihatku. "Chloe, kamu datang? Aku agak klaustrofobia, jadi kamu nggak keberatan kalau aku duduk di depan, 'kan?" Fendy yang sedang memegang kendali helikopter menoleh dan mengamatiku. "Chloe, kamu duduk di belakang saja. Aku khawatir dia tiba-tiba mengamuk, lalu mulai mencakar dan menggigit. Nanti suasananya jadi rusak." Sebelum aku sempat mengatakan apa pun, Amanda sudah lebih dulu membalas, "Apa maksudmu? Aku ini beban buatmu?" "Bukan baru hari ini aku mikir begitu. Kenapa kamu drama sekali hari ini?" Perdebatan mereka berlangsung begitu alami, seolah-olah mereka telah mengulang naskah yang sama ribuan kali. Pada saat itu, kelelahan yang telah menumpuk selama tujuh tahun terakhir tiba-tiba menghantamku. Untuk pertama kalinya, aku menyadari bahwa aku tidak lagi ingin menerima lamarannya.
Penolakan Untuk Lamaranku yang ke-18 - undefined novel & cerita
Anonima
Saat lamaranku yang kedelapan belas kalinya, Linda lagi-lagi menolakku karena sahabat masa kecilnya. Selama delapan tahun kami berpacaran, aku sudah melamarnya sebanyak delapan belas kali. Namun setiap aku melamarnya, Linda selalu menolak dengan alasan dia tidak bisa meninggalkan sahabat masa kecilnya yang sedang depresi. Aku memandang cincin di tanganku, kali ini aku tidak bisa menahan diri untuk bertanya, “Kalau depresinya sampai seumur hidup, apa berarti kamu tidak akan menikah denganku seumur hidup juga?” Mendengar itu Linda langsung marah, ia merebut cincin yang ada di tanganku lalu melemparnya ke lantai. “Priya, dia itu sahabatku sejak kecil, dia tumbuh bersamaku. Apa kamu ingin aku mengabaikannya begitu saja?” “Lagipula, selama ini kamu sudah bersabar. Kalau mencoba tahan sekali lagi, memangnya kamu tidak bisa?”
Bunga yang Layu Sebelum Ujung Jalan - undefined novel & cerita
ZZ
Shania Nando dulu merupakan gadis yang paling membuat iri seantero SMA Nogara. Tidak hanya karena wajahnya yang cantik dan prestasinya yang gemilang, tetapi juga karena di belakangnya selalu ada Yuga Adrian. Pria populer sekolah yang bersinar sekaligus pemberontak itu hanya sudi sepenuh hati memanjakan Shania. Mereka sudah berteman dekat sejak kecil, berjanji untuk kuliah di universitas yang sama, bahkan sudah menyiapkan nama untuk anak mereka kelak. Sampai hari itu tiba, saat ayah Yuga dan ibu Shania kepergok tidur bersama dengan pakaian berantakan. Ibu Yuga langsung terguncang hebat saat itu juga, lalu melompat dari balkon hingga darahnya menciprat ke seragam sekolah Yuga yang putih bersih. Hanya dalam semalam, keluarga mereka hancur berantakan. Yuga yang tadinya kesayangan semua orang langsung jatuh ke dalam neraka, tatapan matanya kepada Shania hanya menyisakan kebencian yang menusuk tulang. Yuga membenci Shania, membalas dendam kepadanya, merobek semua foto berdua dan membatalkan janji mereka, lalu menyuruh Shania pergi dari hidupnya. Shania pun pergi sesuai kemauan Yuga, dengan cara yang paling telak, yaitu menghilang selamanya dari dunia Yuga! 10 tahun kemudian, Yuga sudah sukses besar. Kini, di sampingnya ada seorang tunangan yang memiliki latar belakang keluarga sepadan serta berwajah menawan. Sampai suatu hari tanpa sengaja, Yuga kembali ke sekolah lamanya. Di bagian dalam laci meja kelas yang sudah lama terbengkalai, dia menemukan sepucuk surat kematian yang terlambat datang selama bertahun-tahun. Kalimat terakhir di surat itu berbunyi, [Yuga, aku udah nebus dosa pakai nyawaku, sekarang, kamu udah bisa maafin aku, belum?]
Aku Menikahi Pamannya, Baru Dia Menyesal - undefined novel & cerita
sago pudding‌
Seminggu sebelum hari pernikahan, Liam Suwanto diam-diam ganti nama calon mempelai pria di formulir pendaftaran pernikahan. Nama yang semula miliknya diganti jadi nama pamannya sendiri, Edwin Suwanto, ketua mafia baru Keluarga Suwanto. Seorang temannya menatap dia dengan wajah terkejut. "Kamu sudah gila, yah? Selena sudah tunggu kamu selama tujuh tahun. Di mata semua orang, dia hampir dianggap perawan tua! Dan sekarang kamu justru serahkan dia ke pamanmu yang paling kejam itu?" Liam hanya tersenyum santai. "Lena dan aku kalah dalam sebuah taruhan. Aku sudah janji akan penuhi satu permintaannya." "Lagian, begitu Selena tahu namanya diganti, dia pasti akan panik lalu lari cari aku untuk minta perbaiki semuanya." "Dan lagi, mana mungkin pamanku beneran mau nikahi Selena? Begitu tahu kesalahan itu, dia pasti langsung batalkan pertunangannya. Dan pada akhirnya, Selena tetap akan jadi istriku." Nada suaranya terdengar begitu ringan, seolah semua itu cuma permainan saja. Teman-temannya langsung tertawa terbahak-bahak. Sementara itu, aku telah berdiri di balik pintu cukup lama, dengarkan setiap kata yang mereka ucapkan. Sedikit demi sedikit, hatiku jadi beku. Hari pernikahan akhirnya tiba. Aku tetap datang seperti yang telah direncanakan. Sementara itu, Liam, pria yang selama ini selalu angkuh dan merasa segalanya berada dalam genggamannya justru jadi gila saat berusaha terobos masuk ke dalam gereja. "Aku pengantin prianya! Aku yang seharusnya jadi pengantin prianya!"
Jujur atau Tantangan: Aku Pilih Pergi - undefined novel & cerita
Bagel
Setiap kali bermain game "Jujur atau Tantangan", Clara, teman masa kecil pacarku, selalu menantang Ronan untuk mengerjaiku, sedangkan Ronan tidak pernah menolak, dia berpura-pura melamarku. Terakhir kali, aku sempat percaya dengan tipuan mereka. Aku mengulurkan tangan dengan senang hati, tetapi komponen di dalam cincin itu tiba-tiba menjepit jariku, seketika itu juga aku menjerit kesakitan. Ronan dan Clara tertawa terbahak-bahak, mengabaikan jariku yang sudah membiru karena terjepit. Setelah itu, Ronan menahanku di dinding dan bersumpah bahwa dia akan serius melamarku tahun ini. Sehingga ketika pengawalnya mengantarku ke klub elite tempat kami pertama kali bertemu, aku mengenakan gaun sutra putih yang mahal, menata rambut, bahkan berdandan secantik mungkin. Aku juga membayangkan momen lamaran yang mengharukan, membayangkan aku menganggukkan kepala dan menjawab, "Ya, aku bersedia." Namun begitu aku membuka pintu ruang VIP, betapa terkejutnya diriku, ada seseorang yang mengguyur segelas anggur merah ke wajahku. Minuman itu menetes dari dagu dan membasahi gaunku. Tawa seorang wanita langsung pecah di tengah kerumunan. "Sudah kubilang, Aurora pasti datang, 'kan? Ronan, kamu kalah!" Ronan menghampiriku dengan wajah pasrah. Pria itu mengusap wajahku menggunakan tisu dengan lembut, nada suaranya masih selembut biasanya. "Kamu dandan demi aku, ya? Sayang sekali, gaunmu jadi kotor." "Clara menantangku bertaruh apakah kamu berani datang ke klub kita malam ini, aku yakin kamu pasti datang. Taruhannya seperti ini: Kalau kamu nggak datang, aku akan melamarmu besok. Sebaliknya, kalau kamu datang, maka lamaran ini diundur tahun depan." "Maaf, Sayang. Karena kamu datang, jadi kita batal menikah tahun ini." Aku menatapnya. Setelah terdiam lama, aku bertanya, "Apa kamu ingat besok itu hari apa?" Pria itu mengangkat bahu sambil tersenyum. "Tentu, besok adalah hari jadian kita yang keenam tahun, aku nggak mungkin lupa." Anggur merah itu mengalir melewati tulang selangkaku, rasa dingin dan lengketnya membuat tubuhku menggigil. Tiba-tiba, semua terasa sia-sia. Hari jadian kami tidak berarti apa-apa dibandingkan dengan salah satu lelucon mereka ini. Orang sepertiku tidak pernah bisa menang melawan teman masa kecilnya, Clara. Aku melepaskan gelang perak yang terus kupakai selama enam tahun dari pergelangan tanganku. "Semua sudah berakhir, kita putus!"
Ketika Cinta Tinggal Kenangan - undefined novel & cerita
Feli
Sehari sebelum ujian masuk perguruan tinggi, aku sengaja merekam sebuah video. Isinya adalah percakapan antara diriku sepuluh tahun lalu dengan diriku sepuluh tahun kemudian. Siapa sangka… Video itu benar-benar terhubung dengan diriku di masa depan. “Apa aku berhasil masuk program sarjana-magister terpadu di Universitas Kahyangan?” “Adam Lewis masih jadi sahabat terbaikku, ‘kan? Meski sifatnya menyebalkan, selain aku, memangnya ada orang lain yang mau memperlakukannya setulus ini?” “Kalau semuanya berjalan lancar, sekarang aku pasti sudah lulus S2.” “Aku juga pasti sudah menjalani kisah cinta dari bangku kuliah sampai ke pelaminan bersama Mika Damyong, ‘kan?” “Mungkin saja… kami bahkan sudah punya anak yang lucu.” “Aku sudah menyiapkan namanya sejak lama.” Aku membayangkan masa depan dengan penuh semangat. Namun, saat diriku sepuluh tahun kemudian mendengar nama Mika, emosiku langsung meledak. “Mika sengaja menyiapkan pena bertinta menghilang untukmu supaya Adam jadi juara umum tingkat kota!” “Kamu gagal masuk Universitas Kahyangan dan terpaksa mengulang ujian setahun kemudian!” “Di depanmu, Mika berpura-pura sedih.” “Dia bahkan setuju menjalani hubungan jarak jauh denganmu.” “Tapi begitu di kampus, dia justru terang-terangan berpacaran dengan Adam” “Mereka menjadi pasangan serasi yang membuat semua orang iri.” “Rafael Mananta…” “Kamu benar-benar bodoh!” “Kamu sudah diselingkuhi…” “Masih saja berterima kasih sama Adam karena sudah menjaga pacarmu!”
Sepanjang Hidup Ini, Kuharap Kita Tak Bertemu Lagi - undefined novel & cerita
Ever
Selesai ujian masuk perguruan tinggi, aku tidak sengaja melihat sebuah unggahan. [Kalau bisa mengulang, jurusan apa yang akan kamu ganti kali ini?] Di kolom komentar, banyak sekali orang yang ingin berganti jurusan dan alasan penyesalan mereka juga bermacam-macam. Ada satu komentar yang terlihat begitu berbeda di antara sekian banyak jawaban. [Aku akan memilih jurusan Sastra dalam negeri.] [Dengan begitu, aku dan dia nggak perlu melewatkan empat tahun yang harusnya bisa kami lalui bersama tiap waktu, cuma karena mikirin si beban itu.] Aku pun tersenyum. Baru saja hendak menggeser layar, tiba-tiba aku melihat foto profil dan akun yang sama persis dengan Nadya Jiandra, teman masa kecilku. Saat aku mengekliknya, profil pribadinya juga sama persis, hanya saja usianya sepuluh tahun lebih tua. Hatiku langsung terasa hampa. Ternyata, inilah Nadya sepuluh tahun kemudian. Pantas saja, saat tahu kami diterima di jurusan yang sama, hanya aku satu-satunya yang bersorak gembira. Pantas saja, saat melihat teman masa kecilku, Aldo Prasetya, menerima surat penerimaan dari jurusan Sastra dalam negeri, Nadya terdiam begitu lama. Ternyata, akulah yang menjadi beban bagi Nadya, yang menyebabkan begitu banyak penyesalan dan kekecewaan di hatinya. Jika seperti itu …. Aku dengan tenang mengeklik tombol konfirmasi dan menerima surat penerimaan kuliah yang seluruhnya ditulis dalam bahasa asing itu. Jika seperti itu, biarkan aku mengakhiri kesalahan ini sepuluh tahun lebih awal.
Sebatang Pensil Hampir Membawa Petaka - undefined novel & cerita
Coco
Ujian masuk perguruan tinggi akhirnya selesai. Saat acara perayaan kelulusan, wali kelas menerima sebuah telepon. Setelah menutup telepon, dia memasang wajah serius dan memberi tahu semua orang bahwa ada seorang siswa di kelas kami yang seluruh lembar jawabannya kosong untuk semua mata pelajaran. Teman-teman sekelas langsung ramai membicarakannya. Semua menebak-nebak siapa orang itu. Saat semua orang masih kebingungan, ketua kelas, Sheva, menghampiriku dengan mata memerah dan terus meminta maaf. Dia mengatakan bahwa di antara pensil ujian yang dibelinya, ternyata ada satu yang cacat. Bekas arsiran dari pensil itu akan menghilang sepenuhnya setelah tiga jam dan kebetulan pensil itulah yang diberikan kepadaku. Dengan kata lain, orang yang dianggap mengumpulkan lembar jawaban kosong itu adalah aku. Sebelum aku sempat bicara, Rico langsung menarik Sheva ke belakangnya untuk melindunginya. "Mikha, Sheva nggak sengaja. Dia cuma ceroboh. Toh kamu juga memang dasarnya sudah pintar, sekalipun harus mengulang setahun, tahun depan kamu tetap bisa masuk universitas. Jangan terus nyalahin dia." Melihat Rico membelanya seolah itu hal yang sudah sewajarnya, dadaku terasa sesak dan getir. Hanya saja, Rico mungkin sudah lupa. Sebelum memasuki ruang ujian, aku dan dia sempat bertukar pensil ujian.
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status