Novels
Short Stories

Genres

All
Romansa
Realistis
Manusia Serigala
Mafia
Vampir
Mitologi
Fantasi
Kehidupan Sekolah
Imajinasi
Reinkarnasi
Gairah
Misteri/Thriller
Mistis Rakyat
Romansa Sejarah
POV Pria

Characters

27
Wanita Kuat×
All
Mandiri
Pelakor
Psikopat
Munafik
Wanita Kuat
Mafia
Istri Muda
Cinta Pertama
Kejam
Teman Masa Kecil
Dokter
Cinta Sejati
Pengasuh
Bestie
Pengganti
Guru
Bucin
Menantu
Sekretaris
Identitas Tersembunyi
Tetangga
Influencer
Vampir
Ahli Forensik
Pilot
Selebriti
Teman Sekamar
Show more

Plot & Setting

27
Karma×
All
Penyesalan
Pernikahan
Selingkuh
Dewasa 18+
Menggoda
Karma
Hubungan Keluarga
Balas Dendam
Kesadaran Diri
Pura-pura Mati
Kriminal
Dunia Kerja
Perundungan
Penebusan
Sistem
Kehamilan
Nikah Kontrak
Cinta Lama Bersemi Kembali
Melawan Takdir
Kutukan
Dunia Hiburan
Dunia Paralel
Perjalanan Waktu
Kekuatan Super
Pusat Perhatian
One Night Stand
Petualangan
Show more

Themes

15
Plot Twist×
All
Plot Twist
Drama
Cerita Enak
Reinkarnasi
Bangkit
Manis
Obsesi
Toxic
Healing
Cinta Terpendam
Motivasi
Pusing
Kocak
Semangat
Multi POV
Show more

Plot Twist Short Stories & Wanita Kuat Karma Novels

Discover a collection of engaging Plot Twist short stories featuring Wanita Kuat and Karma, with compelling plots and immersive storytelling. Perfect for readers seeking one-hour short stories and quick, immersive reads online.
Perceraianku Dimulai Saat Mertua Didiagnosis Kanker - undefined novels & stories
Hasya Nazwa
Pada hari ibu mertuaku didiagnosis kanker rahim, dia membawa koper dan pindah ke rumahku. "Ibu nggak punya banyak waktu lagi, hampir nggak ada harapan," dia terisak, "Kalau kalian usir Ibu, kalian bukan manusia." Aku melihat suamiku yang diam tanpa kata, lalu beralih ke putraku yang selama ini kubesarkan dengan penuh kasih. "Kalian mau bilang apa?" Suamiku yang diam itu tampak muram, lalu menarik tanganku. "Soal waktu pasca melahirkan itu, mau kamu ingat sampai kapan? Ibu sudah seperti ini." Putraku juga ikut mendukung, "Nenek hampir tiada, merawatnya di masa tua itu kewajiban kita." Aku tersenyum menatap suami dan putraku. "Kalau begitu, silakan kalian yang merawat."
Calon tunanganku yang direbut adik angkatku - undefined novels & stories
Amrita
Hari ketika aku mengambil foto pernikahan, putri angkat di keluargaku melepas tudung pengantinku dan berkata dengan suara yang keras: "Adik, bukankah kamu putri angkat keluargaku, kenapa kamu kesini?" "Hari ini adalah hari yang aku mengambil foto pernikahan dengan Felix, sikapmu yang seperti ini bukankah akan mempermalukan Grup Setiawan?" Jika ini sebelumnya, aku pasti sudah kabur sambil menangis. Tapi kebetulan, aku sudah hidup kembali. Aku menampar wajah Maudy: "Apa hakmu untuk berbicara denganku? Siapa kamu, berani-beraninya mengambil foto pernikahan dengan Felix?" "Menurutmu apakah kamu mampu memikul tanggung jawab atas nama Grup Setiawan!"
Antara Cintanya dan Hartaku - undefined novels & stories
Jyoti
Dalam perjalanan ke bank untuk menyetor uang, aku tidak sengaja menemukan sebuah postingan: [Pernahkah Anda melakukan sesuatu yang sulit diungkapkan tanpa diketahui pasangan Anda?] Di bawah postingan, seorang netizen berkomentar : [Aku diam-diam mendaftarkan pernikahanku dengan cinta pertamaku, tapi pacarku masih menyetor uang ke rekening bersama kami. Dia benar-benar bodoh. Dia kira aku benar-benar ingin menabung untuk membeli rumah dan menikahinya.] [Sudah ada 1,3 miliyar di dalam rekening, ketika dia sudah menabung sampai 1,6 miliyar, aku akan diam-diam menariknya!] Aku melihat komentar itu banyak disukai, lalu melihat saldo rekeningku. Tidak lebih, tidak kurang, pas 1,3 miliyar. Ternyata pacarku dan cinta pertamanya telah mendaftarkan pernikahan mereka!
Penyesalan Abang dan Calon Suami - undefined novels & stories
Eman Nina
Pada kehidupan sebelumnya, demi sahabat baikku, abang dan calon suamiku bersekongkol untuk menghancurkan perusahaanku. Ketika melihat aku yang gulung tikar berdiri di tengah hujan deras, mereka berdiri di samping sahabat baikku sembari mentertawakanku. “Rose, kamu seperti seekor anjing saja!” Saat aku membuka mataku kembali, aku kembali ke acara tender proyek pada tiga tahun silam. Awal berdirinya perusahaan pada kehidupan sebelumnya, abang dan calon suamiku memperingatiku. Mereka tidak mengizinkan aku memanfaatkan kekuatan Keluarga Tiara dan Keluarga Qindara. Katanya, perbuatanku tidaklah adil bagi orang lain. Namun di balik itu, mereka justru menggunakan berbagai alasan untuk memberikan proyek kepada sahabat baikku demi mengembalikan senyum manisnya. Saat aku terlahir kembali, aku melihat mereka berdua sama seperti kehidupan sebelumnya, diam-diam mengambil proyek yang seharusnya menjadi milikku kepada sahabat baikku. Akhirnya aku pun telah patah semangat. Sewaktu mereka mengetahui kabar aku hendak ke luar negeri, abang dan calon suamiku memasang kembang api semalaman demi merayakan akhirnya terbebas dari beban sepertiku. Namun pada acara tender Grup Arkava pada tiga tahun berikutnya, aku menggunakan statusku sebagai istri presdir berpidato di atas panggung. Kedua mata mereka berdua malah memerah.
Tunanganku Menyesal Setengah Mati - undefined novels & stories
Jena
Pada hari mengurus akta pernikahan, nama pengantin pria di akta malah berubah. Tunangan pacarku, si putri mafia itu memeluknya sambil menatapku dengan senyuman penuh kemenangan. "Penipu cinta dan tuan muda palsu, bukankah sangat serasi? Aku tak meladeninya dan hanya menatap pacarku. Dulu, saat dia baru saja dijemput kembali oleh keluarga mafia sebagai tuan muda yang asli, dia bahkan sanggup menanggung hukuman keluarga selama tiga hari tiga malam demi bisa menikahiku. Namun, dia malah mengangguk setuju hari ini. "Hanya bercanda saja, kamu nggak akan marah, 'kan?" "Ini hanya akta pernikahan, tunggu sampai Tasya sudah puas dan senang, kalian bisa cerai. Setelah itu kita bisa membuat akta pernikahan baru." Aku tersenyum. Lalu berbalik dan melangkah ke arah tuan muda palsu itu. "Akta pernikahan sudah di tangan, suamiku. Sudah saatnya kita merencanakan pernikahan kita baik-baik."
Membela Anak dari Tuduhan - undefined novels & stories
Peachy
Aku hanya menghadiri satu pesta di lingkungan baruku yang kaya. Tidak lama setelah itu, tetanggaku Nadia menuntutku. Di pengadilan, dia menggendong putrinya Tiffany yang tubuhnya penuh memar dan luka. Dia menuduh anak lelakiku telah memperkosa putrinya. Di tengah persidangan, Tiffany menarik kerah bajunya ke bawah dan bekas merah melingkar jelas di lehernya. "Dia mencoba merobek celanaku," katanya terisak. "Dia mencoba memperkosaku dan aku melawan. Jadi dia memukulku dan merusak wajahku!" Di luar gedung pengadilan, para demonstran mengangkat papan-papan bertuliskan hinaan, menyebut putraku sampah, dan anak orang kaya manja. Di dunia maya, sebuah memorial hasil editan fotoku menyebar luas. Tulisannya berbunyi: [Ibu yang tidak layak seharusnya mati bersama putranya.] Saham perusahaanku mengalami penurunan drastis. Namun aku tetap duduk di sana, wajahku tanpa ekspresi. Aku hanya meminta agar Rian dibawa masuk. Pintu ruang sidang terbuka. Semua orang terdiam ketika Rian melangkah masuk.
Tetangga, Kamu Baru Saja Pilih Musuh yang Salah - undefined novels & stories
Liora Z
Seseorang tandai akunku di aplikasi komunitas Arisan Tetangga. "Hei, kamu masih lajang, kan? Buat apa punya taman di atap seluas itu? Suamiku akan adakan pesta. Mulai besok kita akan pakai tempat itu." "Tenang saja, kita akan kasih kamu 3,2 juta sebulan sebagai biaya perawatan. Dapat uang jutaan tanpa harus ngapa-ngapain. Seharusnya kamu senang." Aku menatap layar HP dengan ekspresi nggak percaya. Bercanda yah? Aku adalah pewaris Ketua Mafia Keluarga Rahani, sejak kecil dipersiapkan untuk pimpin seluruh Daerah Selatan. Namun aku pilih tinggalkan dunia itu demi sebatang kuas dan kanvas. Apartemen ini adalah tempat perlindunganku. Satu-satunya sudut dunia yang benar-benar tenang. Taman di atap itu bukan fasilitas bersama milik gedung. Itu milikku. Aku bayar tunai 8 miliar demi peroleh hak kepemilikannya saat beli penthouse ini. Kemudian tempat itu aku ubah jadi studio kaca yang dipenuhi cahaya matahari, ruang di mana aku bisa melukis tanpa bayang-bayang Keluarga Rahani ikuti aku. Dan sekarang ada orang yang kira bisa ambil itu hanya dengan bayar 3,2 juta sebulan? Aku balas pesannya dengan dua kata singkat. [Mimpi saja.] Nggak nyangka, keesokan harinya manajer gedung datang ketuk pintuku bersama dua orang petugas keamanan. Seseorang telah laporkan aku karena dianggap telah "salah gunakan fasilitas bersama." Sekarang, demi alasan "jaga keharmonisan antar warga," mereka minta aku untuk serahkan kunci tamanku. Oke. Mereka mau buang semua kesopanan? Mereka akan segera tahu seperti apa rasanya berhadapan dengan kekuatan yang sesungguhnya.
Diceraikan Saat Malam Natal, Aku Mewarisi Kekayaan Triliunan - undefined novels & stories
Santhy
Menjelang Natal, suamiku mengumumkan secara resmi hubungannya dengan selingkuhannya yang ke-49. [ Cinta abadiku, @Jocelyn. ] [ Cinta abadiku, @Dalton. ] Setelah itu, dia berbalik dan menghiburku. "Gadis itu kalah di permainan Truth or Dare, jangan dimasukkan ke hati." Semua orang mentertawakanku, tetapi aku tidak marah ataupun membuat keributan. Mereka tidak tahu bahwa aku pernah membuat sebuah kesepakatan dengan sistem. Kalau Dalton berselingkuh sekali, satu tahun masa hidupnya akan dipindahkan kepadaku. Kalau dihitung-hitung, dari masa hidup 80 tahun yang dimiliki Dalton, kini hanya tersisa satu tahun. Asalkan aku bertahan sampai pergantian tahun, dia akan meninggal lebih dulu. Sementara aku akan membawa ketiga anakku untuk mewarisi kekayaan Keluarga Widjaja yang mencapai triliunan.
Apa yang Terjadi Pada Suamiku? - undefined novels & stories
Melody
Pada hari ketiga perjalanan dinasku, suamiku mengunggah sembilan foto sekaligus di Onstagram. Semua foto itu berisi momen-momen hangat saat dia seorang diri menjaga putri kami yang baru berusia satu tahun di rumah. Keterangan foto yang ditulisnya: [Istri sedang tidak di rumah, Putri Kecil pintar sekali.] Aku tersenyum lalu membuka foto itu dalam ukuran penuh. Namun, ketika sampai pada foto ketiga, wajahku seketika pucat pasi. Seluruh tubuhku gemetar saat aku menelepon polisi. “Pak Polisi, cepat ke rumah saya! Suami saya sudah meninggal!” Polisi yang bertugas di wilayah kami segera mendobrak pintu rumah. Tidak lama kemudian, mereka menghubungiku lewat panggilan video. Di layar, suamiku sedang menggendong putri kami yang tertawa cekikikan. Dengan nada pasrah, dia menjelaskan kepada polisi bahwa akhir-akhir ini tekanan pekerjaanku terlalu besar sampai-sampai aku mengalami paranoid akan ancaman pembunuhan. Polisi yang memimpin tim itu memperingatkanku dengan tegas agar tidak membuat laporan palsu dan membuang-buang tenaga kepolisian. Namun, aku hanya menatap lekat-lekat pria di layar yang sedang membujuk anakku dengan suara lembut. Dalam keputusasaan, aku menjerit, “Suruh dia letakkan anakku! Cepat tangkap dia! Suamiku sudah meninggal!”
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status