Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
MILIARDER TAMPAN ITU SUAMIKU

MILIARDER TAMPAN ITU SUAMIKU

Beberapa orang tampak sibuk menatap laptop dengan secangkir kopi di hadapannya, beberapa lainnya sibuk membicarakan pekerjaan, sangat New York sekali. "Kopi jenis apa yang ingin kamu minum hari ini?" tanya Calvin sambil menyeka cangkir yang baru saja selesai dicucinya. "Aku sedang bersenang-senang hari ini, jadi aku akan minum Caramel Macchiato daripada Espresso," katanya dengan senyum manis yang selalu memikat setiap pria yang ditemuinya. "Wow, sepertinya kamu diterima?" tanya Calvin, terdengar senang.
103.6K viewsOngoingAdded to Library 98 Times as a cup of coffee
Read
+Library
FATED

FATED

[Im Aerum’s POV] Aku masuk ke dalam sebuah kafe bernuansakan vintage. Mencium aroma yang tajam yang berasal dari kopi itu sendiri. Kalau dilihat-lihat lagi kafe ini memiliki kesan mewah pada furniturnya. Aku membayangkan betapa mahalnya minuman dan makanan yang dijual di kafe ini. Tiba-tiba aku teringat bahwa aku tidak membawa uang lebih, hanya ada sisa 30.000 won. Itu pun ongkos untuk naik taksi, aku juga tidak akan menghabiskan uang sakuku hanya untuk minuman mahal di sini.
104.4K viewsCompletedAdded to Library 95 Times as a cup of coffee
Read
+Library
Sang Penguasa Arthur Gardner

Sang Penguasa Arthur Gardner

Di sebuah kafe yang terletak di atas rooftoop sebuah gedung, Arthur duduk dan menikmati secangkir cappuccino yang ada di hadapannya. Dia menyesapnya dengan perlahan dan merasakan kelegaan yang memenuhi tenggorokannya saat rasa manis espresso menyelimuti indra perasanya. "Ah.. ini enak sekali," gumamnya pelan sambil mendesah puas.
1062.5K viewsOngoingAdded to Library 2.4K Times as a cup of coffee
Read
+Library
Secret of the "Black"

Secret of the "Black"

Hye Jin terpaku menatap kopi susu yang tersuguh di cangkir kecil terbuat dari keramik mahal. Matanya tak bergeming melihat minuman berkafein itu, belum ada niatan untuk menikmatinya walau aroma kopi itu terus menggodanya.
3.6K viewsCompletedAdded to Library 79 Times as a cup of coffee
Read
+Library
Terpaksa Menikahi CEO Dingin

Terpaksa Menikahi CEO Dingin

tanyanya singkat. Jack mengangguk. “Americano.” Sofia tersenyum samar, lalu memesankan satu cangkir kopi dan satu cokelat panas untuk dirinya. Saat menunggu, Jack berdiri di dekat stroller, matanya tanpa sadar memperhatikan Sofia. Ada sesuatu pada cara wanita itu memegang gelas kertas hangat dengan kedua tangan, lalu meniup pelan uapnya sebelum menyesap. Sederhana, tapi entah mengapa, Jack merasakan ketenangan yang jarang ia dapatkan.
61.5K viewsOngoingAdded to Library 49 Times as a cup of coffee
Read
+Library
Neng Zulfa

Neng Zulfa

Sejak tadi Zulfa yang terus menjadi pihak yang bersuara. Adhim masih tidak menjawab. Ia menatap cangkir kopi yang baru saja ia jatuhkan setelah menghela napas kasar. Cangkir itu tidak pecah. Namun tumbukannya yang keras membuat isi cangkir kopi itu muncrat dan sedikit mengotori pakaiannya juga karpet berbulu putih yang ada di bawah kakinya.
106.5K viewsOngoingAdded to Library 129 Times as a cup of coffee
Read
+Library
Akad Dadakan: Suami Penggantiku Ternyata Sultan

Akad Dadakan: Suami Penggantiku Ternyata Sultan

Café itu tidak terlalu ramai sore itu. Hanya terdengar suara mesin espresso yang berdengung lembut dan denting sendok yang sesekali beradu dengan cangkir. Di sudut paling pojok, Isvara duduk sendirian. Kedua tangannya melingkar di gelas cokelat panas yang uapnya mulai menipis, seakan mengalirkan sedikit ketenangan pada dirinya yang tengah berkecamuk.
10158.2K viewsCompletedAdded to Library 4.9K Times as a cup of coffee
Read
+Library
Oh...Jandaku tersayang.

Oh...Jandaku tersayang.

Sahut Handoko pelan. Pria itu mendudukkan tubuh pada sebuah kursi tak jauh dari ranjang, meraih sebuah cangkir dan menuangkan kopi dari teko kecil, yang terpasang pada stopkontak listrik pada bagian bawanya. "Kopi di sini lumayan." Sambungnya lagi.
7.312.0K viewsOngoingAdded to Library 360 Times as a cup of coffee
Read
+Library
Benih Papa Sahabatku

Benih Papa Sahabatku

"Minumannya udah datang..., " seru Alea membawa tiga cangkir kopi. Dua cangkir berisi kopi, satu cangkir berisi teh manis. Alea meletakkan cangkir teh manis di depan Arfan. "Makasih, Lea."
10109.5K viewsCompletedAdded to Library 2.4K Times as a cup of coffee
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status