Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Hot Mother

Hot Mother

Setelah memastikan wajahnya sudah kembali normal. “Baiklah kita turun!” . . . . . Nicholas membawa Sofia duduk di salah satu sudut Coffee Shop itu. Coffee Shop yang memiliki desain minimalis serta interior kayu menambah kesan tersendiri bagi pengunjung di sana. Konsep semi bar yang ada di Coffee Shop itu membuat kenyamanan tersendiri bagi para pengunjung. Mesin espresso La Marzocco Strada tampak menghiasi bar mereka. Nicholas langsung memesan 2 gelas hot cappucino untuk mereka nikmati.
1050.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai hold coffee
Tampilkan Ulasan (65)
Baca
+Pustaka
Savitri
novel ini keren banget sih kalo kata gue ya... Melihat sisi lain dari kehidupan seorang wanita yang memang seringkali tuh kompleks banget. Apalagi seorang single parent yang memang ga mudah. Nice book to read nih, guys!!
Amy_Asya
Halo, kali ini datang bawa cerita baru lagi, loh! Buat yang penasaran, kalian bisa ketik judul "30 Hari bersama Ceo Angkuh" di kolom pencarian, ya, atau bisa ketik nama pena aku. Cerita kali ini lebih fresh, dan lebih manis. Jangan lupa kasih dukungan kalian juga, ya. Aku tunggu!!
Baca Semua Ulasan
Rahasia Kekayaan Sang Barista

Rahasia Kekayaan Sang Barista

Pertanyaan itu terus bergema di benaknya, menyisakan misteri yang belum terjawab. “Kopi?” tanya Clara, sambil menyodorkan espresso yang masih mengepul dalam cangkir kaleng berlapis enamel, sederhana namun estetis. Xander menerima cangkir itu tanpa banyak bicara. Ia menyesap espresso tersebut perlahan, merasakan aliran hangat kafein menyusuri tenggorokan, turun ke lambung, berusaha mengusir rasa pening yang tersisa. Pahitnya khas, menenangkan pikirannya yang masih diselimuti rasa penasaran.
1037.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.5K kali sebagai hold coffee
Baca
+Pustaka
Magang Di Pelukan CEO

Magang Di Pelukan CEO

tawarnya. Aurelie mengangguk kecil. Mereka jalan ke coffee corner. Shaquelle dengan skill barista dadakan, menyodorkan dua cangkir. “Satu kopi hitam buat kamu. Biar tambah berani.” Aurelie tersenyum tipis, mengambil kopi itu. Di coffee corner itu, banyak tech geek dan CEO sedang berbincang santai. Shaquelle mengenalkan Aurelie ke beberapa orang.
1039.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 832 kali sebagai hold coffee
Baca
+Pustaka
Legenda Master Roh

Legenda Master Roh

Memang benar minuman hangat dapat membuat orang merasa tenang, apalagi minuman itu adalah cofi yang sangat enak. "Ini Lin qi minumannya." Lu nie mengarahkan satu cangkir cofi kearah Lin qi. Menyikapi hal itu Lin qi pun berkata. "Terimakasih ya aku tidak menyangka bahwa kau mau membelikanku minuman." Dia pun meminum cofi yang masih hangat dengan perlahan.
1014.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 553 kali sebagai hold coffee
Baca
+Pustaka
180 Hari Menuju Akad

180 Hari Menuju Akad

ucap Andika sembari menyodorkan minuman kepadaku. Ya, dari aromanya, itu adalah coffelate, minuman kesukaan Arya, sesuatu yang mengingatkanku kepada lelaki bernama Arya itu, walaupun hati dan pikiran ini sangat ingin sekali melupakannya. "Minumlah, aku sengaja membelikannya untukmu," ucap Andika dengan senyuman. Mau tidak mau, suka tidak suka, aku harus mengambil kopi itu, karena aku harus menghormati dan menghargai kebaikan dan niat tulus orang lain kepadaku.
103.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 71 kali sebagai hold coffee
Baca
+Pustaka
Rintihan Menggoda di Kamar Adikku

Rintihan Menggoda di Kamar Adikku

“Lho, kamu suka kopi emangnya? Ya, udah. Kamu mau juga? Pesan apa? Nih, ada kopi susu, kapucino, kopi matcha, kopi hitam arabika. Semuanya enak, kok.” “Mas, kamu mau apa?!” tanyaku agak sinis kepada Mas Refal. “Mau apa? Mau apa, apanya, sih?” Mas Refal bingung. Dia makin mendekat ke arahku. “Bunda lagi di kafe On The Spot. Nawarin kopi buat kamu. Ada kopi susu, kapucino, dan kawan-kawannya. Kamu pengen apa?!” Aku agak membentak. Tidak sabaran dan inginnya buru-buru memutuskan sambungan telepon.
1023.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 927 kali sebagai hold coffee
Baca
+Pustaka
Mr. Mint And Miss Coffee

Mr. Mint And Miss Coffee

Gadis itu tertawa, dengan santainya dia bercakap-cakap dengan barista seakan lupa kalau Andy pun sedang menunggun kopi miliknya untuk dibuat. “Ini kopi espresso milikmu,” ujar barista sembari memberikan segelas kopi pada gadis cantik tak tahu aturan. Dia menerimanya, kemudian buru-buru berbalik, tanpa sengaja dia tersandung kaki panjang milik Andy, membuatnya berputar dengan segelas espresso yang isinya agak keluar dari bibir gelas. Gadis itu berusaha menahan keseimbangan, tapi gagal.
101.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 52 kali sebagai hold coffee
Baca
+Pustaka
Suami Idaman

Suami Idaman

Mungkin ia mengerti. “Oh….jadi sekarang enggak minum kopi lagi nih?” godanya. “Libur dulu dah.” Sahutku. “Kita bisa minum bareng. Tapi aku bisa skip kopi dan menggantinya dengan minuman lain. Bagaimana?” “Okeee….kebetulan matcha disana juga cukup enak.” “Setuju.” Sahutku bersemangat. “Tapi, apa tidak aneh ketika kamu memiliki café sendiri, dan pergi ke café lain hanya untuk ngopi?”
1011.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 347 kali sebagai hold coffee
Baca
+Pustaka
TERPAKSA MENIKAH

TERPAKSA MENIKAH

Ucap Yeara yang melihat satu cup Americano dimeja bar yang baru sempat Aksa minum satu kali. Jefffan menoleh, "oh itu...I iya Aksa emang suka itu." Sahut Jeffran. Gavin lantas membawa minuman Yeara bersama satu cup coffee milik Aksa. Laki-laki itu melotot pada Gavin karena membawa kopinya. "Nih minum aja." Ucap Gavin. Yeara pun menerima keduanya, ia menyeruput coffee hangat miliknya lalu beralih meminum coffee satunya.
2.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 74 kali sebagai hold coffee
Baca
+Pustaka
The Calendula

The Calendula

Sudah sejak tadi gadis korea itu berekspresi seperti itu "Ah, aku tahu. Apa kau ingin makan saja? Atau minuman yang lain? Black Coffee, Royal Regal, Pandan Lattee, Earl Grey? Kau tidak usah ragu, Tif! Tempat ini sudah juaranya dalam urusan kopi! Percaya padaku!"
106.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 230 kali sebagai hold coffee
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status