Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Menikahi Kakakku yang Koma

Menikahi Kakakku yang Koma

Aku menyalakan teko air panas. Tanganku bergerak otomatis—menuang teh ke cangkir, memperhatikan uap tipis yang naik perlahan. Aromanya hangat, menenangkan, tapi pikiranku terus kembali pada satu nama yang tak ingin kusebut terlalu lama. Tama. Aku membawa cangkir itu ke meja makan kecil. Di sana sudah terbuka beberapa buku dan kertas.
102.0K viewsOngoingAdded to Library 66 Times as a cup of tea
Read
+Library
Jenderal dan Pembunuh Bayaran Wanita

Jenderal dan Pembunuh Bayaran Wanita

Setelah urusan mereka selesai, mereka kemudian berpisah jalan. Cahaya siang hari menyelinap masuk melalui jendela yang setengah terbuka, menonjolkan warna kemerahan pada teko tanah liat di atas meja. Di depannya, sebuah cangkir sederhana mengepulkan uap tipis ke udara, membawa aroma pekat dari daun teh yang baru diseduh. Tuan Kedua Wu mengambil cangkir, meniupnya pelan sebelum meminumnya.
1012.4K viewsCompletedAdded to Library 459 Times as a cup of tea
Read
+Library
Desember Ke-30

Desember Ke-30

Pesan itu hanya berisi satu kalimat singkat dan sebuah foto. “Terima kasih sudah datang, Kana. Secangkir teh ini kudedikasikan untuk babak baru dalam hidupmu.” Di bawah kalimat tersebut terdapat foto secangkir teh panas dengan kepulan uap tipis di atas meja kayu jati yang sama, dengan latar belakang deretan cangkir keramik buatan tangan khas Chiang Mai. Tidak ada tanda tangan, tidak ada sapaan berlebihan. Hanya sebuah penutup yang sangat pas.
104.1K viewsOngoingAdded to Library 159 Times as a cup of tea
Read
+Library
Gardenia

Gardenia

"Tentu saja, aku akan menaruhnya di dalam mangkuk terlebih dahulu. Kau bisa membuat teh yang Duke minta." Gardenia menganggukkan kepalanya pelan. Setelah melihat Lillian menuju tempat kukis yang telah matang, ia melangkahkan kakinya menuju sisi lain dapur. Di sana terdapat banyak cangkir dan piring kecil, juga terdapat beberapa teko dan perlatan untuk membuat teh dan kopi. Gardenia segera membuka rak bagian atas dan mencari teh yang ia cari. Setelah menemukan apa yang ia cari, ia segera memasukkan bubuk teh ke dalam filter saringan berbentuk bulat dan meletakkannya ke dalam teko keramik. Mengambil teko besar berisi air panas, dengan hati-hati dan perlahan ia menuangkan air panas ke dalam tek
103.5K viewsOngoingAdded to Library 138 Times as a cup of tea
Read
+Library
Legenda Raja Serigala

Legenda Raja Serigala

Tedja dengan tenang menunjuk ke secangkir teh lagi di atas meja dan berkata, "Ini adalah Teh Jubah Merah yang dikenal sebagai raja dari segala teh, sangat sulit didapat. Kamu cobalah." Saat berbicara ... Tedjadengan cepat melemparkan cangkir teh dengan satu gerakan tangan. Cangkir itu berputar di udara, sangat stabil dan tidak ada yang tumpah. Tedja tetap terlihat santai, seolah tidak memedulikan kemarahan Teguh. "Brak!" Teguh mengerutkan keningnya, memukul cangkir teh hingga pecah dengan satu pukulan. Saat ini, dia dengan dingin berkata, "Kaisar, aku datang ke sini untuk satu pertanyaan."
9.5369.2K viewsCompletedAdded to Library 9.6K Times as a cup of tea
Show Reviews (54)
Read
+Library
Hamfa Merman
"Selingkuh? Aku hanya ingin hidup bersama pria yang layak untukku! Kamu suami rendahan tak pantas untukku!" bentak Alya dengan arogan. Ikuti perjalanan Bara menghadapi perselingkuhan istrinya Alya. Mampukah Bara membalas dendamnya? Langsung baca di novel DERITA WAJAH JELEK
Rich 77
hai pembaca, yuk kepoin cerita tentang seorang dewa perang yang menjadi menantu tidak berguna di keluarga istrinya. Simak kisahnya setelah dia mendapati istrinya berselingkuh di ulang tahun ke tiga pernikahan mereka
Read All Reviews
Seumur Hidup Terlalu Lama

Seumur Hidup Terlalu Lama

Uma mencegah Bik Iyah yang ingin meraih cangkir keramik. Uma lalu mengambil cangkir yang paling dekat dengannya. Mengisinya dengan satu kantong kecil teh melati, gula dan menuang air panas ke cangkirnya. Ia menatap uapnya naik perlahan. Mengubah air bening menjadi coklat muda. Ia mengaduk teh perlahan dan menyesapnya sedikit demi sedikit. Rasa manis dan harumnya aroma melati sedikit menenangkannya. Karena Bik Iyah sedang sibuk memasak nasi goreng, Uma menghampiri Bik Sumi yang membawa alat-alat pembersih rumah.
1021.8K viewsCompletedAdded to Library 589 Times as a cup of tea
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status