Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Nona, Pangeran Jatuh Cinta Pada Anda!

Nona, Pangeran Jatuh Cinta Pada Anda!

Lalu memasukkan beberapa daun teh kering ke dalamnya. Uap tipis mengepul dari cangkir tanah liat yang Allea pegang. Aroma teh hangat menyebar pelan, bercampur dengan wangi kayu bakar yang masih menyala di tungku dapur. Allea melangkah keluar dengan hati-hati. “Silakan, Yang Mulia. Tehnya mungkin tidak semewah yang biasa Pangeran minum di istana,” ucapnya pelan, sedikit canggung.
1.0K viewsCompletedAdded to Library 34 Times as a cup of tea
Read
+Library
Duke Magnus, Lady Elyana Membutuhkanmu!

Duke Magnus, Lady Elyana Membutuhkanmu!

Leon mengangkat cangkir teh, menyesapnya dengan perlahan. Gerakannya tenang, hampir terlalu santai untuk seseorang yang baru saja menyelesaikan sesuatu yang tampak penting. Uap tipis dari teh itu naik perlahan, mengaburkan sebagian wajahnya sesaat sebelum menghilang ke udara. Di pangkuannya, Mariana masih duduk kaku.
104.0K viewsOngoingAdded to Library 129 Times as a cup of tea
Read
+Library
Jenderal! Istrimu Bukan Pajangan

Jenderal! Istrimu Bukan Pajangan

Tatapannya terarah ke pintu, seakan menunggu seseorang pulang. Wajahnya terlihat santai, tetapi kesabaran di matanya semakin tipis dari waktu ke waktu! Yu Li masuk pelan, menutup pintu secara hati-hati. Dia meletakkan poci panas di atas meja, lalu menata dua cangkir kecil di depan nyonyanya. Uap tipis mengepul lembut. Yu Li menuangkan teh dengan gerakan terlatih. Warna keemasan cairan itu mengisi cangkir perlahan.
1037.9K viewsCompletedAdded to Library 870 Times as a cup of tea
Read
+Library
Sang Villainess Memikat Tiga Pria!

Sang Villainess Memikat Tiga Pria!

Kenapa rasanya seperti dirinya sedang dilayani sesuatu yang mustahil terjadi? “Gula aja,” jawabnya pelan. “Satu setengah sendok teh.” Kai mengangguk kecil. Pria itu menuangkan air panas perlahan ke dalam cangkir hingga aroma teh hangat langsung menyebar di udara dapur. Lalu tanpa banyak bicara lagi, Kai membawa cangkir tersebut kembali ke meja makan dan meletakkannya tepat di depan Yuna.
107.5K viewsCompletedAdded to Library 202 Times as a cup of tea
Read
+Library
Sentuh Aku, Renshu!

Sentuh Aku, Renshu!

​Uap panas mengepul dari cangkir porselen putih, membawa aroma teh melati yang bercampur dengan wangi bunga teratai dari taman paviliun. ​Liying menuangkan teh itu dengan gerakan yang luar biasa anggun dan terukur. Tangan mungilnya yang biasa menggenggam gagang pedang kayu hingga melepuh di malam hari, kini bergerak gemulai layaknya seorang dewi seni yang tak pernah menyentuh pekerjaan kasar. Ia meletakkan cangkir itu tepat di hadapan Yuchen, sengaja menggunakan teko dan nampan teh sebagai barikade fisik di antara mereka agar pria itu tidak memiliki ruang untuk meraih tangannya lagi.
103.9K viewsCompletedAdded to Library 135 Times as a cup of tea
Read
+Library
DENDAM CINTA MASA LALU

DENDAM CINTA MASA LALU

Mungkin dia bisa minum tehnya. Eva menarik punggung kursi utuk duduk, kemudian meraih sendok kecil untuk mengaduk cangkir teh. Eva duduk seorang diri, mengaduk cangkir teh yang baru dia tambah sedikit gula sambil menatap pemandangan laut biru berkilauan oleh cahaya matahari pagi. Suara dentingan sendok logam bertemu porselen sempat menciptakan rasa tenang tapi cuma sejenak.
1055.6K viewsCompletedAdded to Library 2.2K Times as a cup of tea
Show Reviews (30)
Read
+Library
Jemyadam
Terimakasih buat teman-teman pembaca yang sudah setia ngikutin semua ceritaku. LUV U PULLL buat kalian semua. Cerita ini sudah tamat. Maaf kalau aku gak bisa balas komen pembaca satu-persatu. Untuk cerita selanjutnya bisa ikuti infonya di 1G JEMYADAM8. Buat pertanyaan silahkan DM, ya... ^•^
intan
kenapa deskripsinya seakan-akan jelasin telah terjadi kegiatan nananina yg maha dahsyat.... aargghhhh....jangan sampe huhu.... ini bukan masalah Kamu nananina bang, tapi aku takut eva terluka sangat parah nnti...
Read All Reviews
Partner Life

Partner Life

sahutnya sambil melirik Catharina yang masih duduk di atas ranjang. *** Seorang wanita tengah duduk di kursi yang menghadap ke sebuah taman. Dia duduk menyilangkan kakinya. Tampak di atas meja sebuah cangkir berisi teh hangat dan sebuah piring dengan dua telur rebus di atasnya. Tangan kanannya meraih cangkir teh yang masih mengepul. Dia mengangkat cangkir itu dan mendekatkan pada bibirnya. Lalu bibir itu meniup kepulan asap. Beberapa kali tiupan, lalu dia meneguk berulang teh hangat itu.
9.88.5K viewsCompletedAdded to Library 272 Times as a cup of tea
Read
+Library
Skandal Pengawal Dan Nona Muda

Skandal Pengawal Dan Nona Muda

Mira meletakkan nampan itu di atas meja di dekatnya, menuangkan teh itu ke dalam satu cangkir dan menyerahkannya ke tangan Candra. "Terimakasih," ucap Candra, matanya menyipit melihat warna teh yang terlihat cantik coklat keemasan dengan helaian saffron di dalamnya. Aromanya begitu menenangkan dan dia suka menghirupnya lama-lama. Mira tersenyum dan hanya diam memperhatikannya.
1012.8K viewsCompletedAdded to Library 459 Times as a cup of tea
Read
+Library
Miss Villainess Is Wealthy

Miss Villainess Is Wealthy

Suara ketukan itu membentuk irama kecil untuk mengusir rasa bosan yang dirasakannya. Di atas meja yang ada di hadapan Valerie, sebuah cangkir kosong beserta tatakannya terletak di sana, cangkir itu tidak benar-benar kosong karena di dalamnya ada sedikit sisa teh susu beraroma manis. Dan di samping cangkir kosong itu terlihat sebuah piring lebar berisi dua buah kudapan yang tersisa di atasnya.
6.3K viewsCompletedAdded to Library 170 Times as a cup of tea
Read
+Library
A DEAL WITH COLD PROFESSOR

A DEAL WITH COLD PROFESSOR

sapanya sambil menuntunku duduk di kursi makan. Di depanku, ia menaruh secangkir teh chamomile yang uapnya mengepul lembut. Aku menghirup aroma menenangkannya, lalu meneguk sedikit. Hangat, lembut, namun tak cukup menenangkan badai yang berputar di dalam dadaku.
1.3K viewsOngoingAdded to Library 26 Times as a cup of tea
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status