SAHABAT DAN KISAH CINTAKU
“Cepat sembuh ya Kak?”
“Iya, besok sekolah kan?”
“Ehmmm, bang Masril, yang di jenguk mendadak langsung sembuh.”
“Hust, Iya Sin Aku besok masuk kok.”
Rahmat, adik Masril pun meledekku dengan senangnya, Rahmat sama kelas 1 denganku, hanya saja berbeda kelas. Dan baru hari ini aku tahu kalau dia adik kak Masril, semoga saja tidak mengadu -mengadukan kelakuan iseng dan jailku ke kakaknya, selama ini.