Kehidupan Setelah Perpisahan
“Kalau sudah mantap, nanti Mas hubungi lagi pemilik tanahnya. Kita urus kelanjutannya. Surat-surat, waktu bayar, semuanya.”
“Baik, Mas,” jawab Aini. “Aku ikut arahan Mas saja.”
Beberapa kalimat penutup diucapkan, lalu sambungan telepon terputus. Aini menurunkan ponselnya perlahan. Sore semakin merambat, bayangan matahari memanjang di lantai rumah.
Dina mendekat, matanya penuh tanya. “Gimana, Bun?”
Bab Populer