Setelah Kamu Pilih Dia
Ia mengetik cepat:
“Udah makan kok. Makasih, Han. Besok kita ngopi lagi ya.”
Di luar, langit mulai cerah. Bintang-bintang perlahan muncul dari balik awan yang biasanya muram. Dinda memandang ke atas, lalu memejamkan mata.
“Besok aku mulai hidup baru. Kali ini beneran,” ucapnya dalam hati.
Luka itu mungkin belum sepenuhnya hilang. Tapi malam ini, ia tahu satu hal: ia sudah berdamai. Dengan masa lalu, dengan dirinya sendiri, dan dengan kenyataan bahwa kehidupan terus berjalan.