Perjalanan Patah Hati
"Maaf ganggu waktu makan siangmu, ya. Kalau mau chat, nomor kamu masih yang lama?"
"Masih kok, text me anytime." Gavin mengangguk. "Salam buat Mas Haris dan temen-temen yang lain, ya."
"Oke. See you, Mas." Renata berjalan mundur, melambai sekali, lalu keluar dari warung makan setelah mengambil bungkusan plastik besar di meja kasir.
Asta mengangkat alis. Ada seringai jahil di wajahnya. "Text me anytime?" Ia mengulangi kalimat terakhir Gavin saat pria itu mendaratkan bokongnya ke kursi.
Bab Populer