Bara Dendam Sang Prabu Boko
"Kabar yang hamba bawa ini sangat berat, Tuanku. Sebuah pukulan telak yang akan mengguncang semangat kita."
Kumbayoni menghela napas. "Sampaikan, Windri. Sekalipun pahit, aku ingin mendengarnya dengan jujur. Jangan ada yang kaututupi."
Windri menelan ludah, mengumpulkan keberaniannya. "Hamba... hamba menyaksikan sendiri dengan mata kepala hamba, Tuanku. Di perbatasan Kedung Wulan, di dalam iring-iringan upacara yang sangat mencolok... Mayang Salewang, dia telah dinikahi oleh Mahamentri I Halu Pangeran Balaputeradewa. Permaisuri untuk seorang Balaputeradewa!" Air mukanya memucat, seolah berita itu juga melukainya secara pribadi. "Pesta pernikahan akbar itu akan segera digelar di Poh Pitu, mun
Hot Chapters