Malam Pertama dengan Dosenku
Dengan satu sentuhan, suara Alya seperti memenuhi indra pendengaran Kaivan.
"Assalamualaikum, Mas. Maaf, kalau aku menghilang tanpa kabar. Akhirnya hari itu aku merasa lelah menumpuk kesabaran lagi. Mas gak perlu khawatir, aku baik-baik saja. Mas, gak perlu sibuk-sibuk buat cari aku. Untuk saat ini, aku butuh waktu, untuk berdamai dengan semua rasa. Jadi, untuk sekarang, jangan cari aku dulu. Aku kasih kesempatan Mas untuk bersama Aira dulu, aku harap kamu gunakan sebaik-baiknya. Beri dia kesempatan untuk belajar memahami kehidupanmu, dia pasti bisa merawatmu lebih baik dari aku."
Suara itu terkesan datar, meski tenang.
Hot Chapters